"Felix, apa kamu sudah tahu kabarnya?" tanya Yuan.
"Sudah!" Bella melirik ke arah Felix. Wajah laki-laki itu masih saja datar. Bella menyakitkan salah satu matanya. Dia merasa aneh dengan Felix. Kenapa dia masih saja diam saat dia sudah tahu semuanya.
"Ada apa?" tanya Felix. Tanpa menoleh ke arah Bella. Dua tahun Bella terus menatapnya. Dia juga tahu jika Bella ingin berbicara padanya.
"Apa yang kamu lakukan," tanya Bella. "Kenapa kamu tidak panik sama sekali. Bahkan kamu terlihat sangat datar. Kamu tidak peduli pada teman kamu sendiri? Dia hilang sudah hampir mati kenapa kamu tidak mencarinya." pekik Bella meninggikan nada suaranya satu oktaf. Tangan kanan ikut bergerak. Mengikuti setiap ucapannya.
"Kenapa?" Felix menggerakkan kepalanya pelan. Dia melirik sekilas ke arah Bella. Ta