Kuakui tak ada tempat yang senyaman dan seaman Serenus, pemandangan yang indah berupa ladang gandum, sawah hijau , dan beberapa kebun yang mereka buat sendiri untuk bertahan hidup benar-benar luar biasa. Tak ada habisnya kupandangi keindahan yang tergambar di kedua mataku, seperti saat ini aku terduduk di atas menara pemantau, terdiam memandang indahnya alam tanpa sedikitpun memiliki niatan untuk beranjak pergi dari sana.
Pemandangan ini sangatlah indah, pohon yang hijau terhampar dimana-mana, hingga sebuah pemikiran muncul mengenai seburuk apakah yang terjadi di masa ketika aku tertidur, hingga gedung-gedung dan sesaknya kota yang pernah kulihat kini kembali dikuasai oleh alam, seolah manusia belum memiliki kemampuan untuk membangun perkotaan? Pikiran itu terbesit begitu saja dalam be