Langit kala itu benar-benar gelap, aku terdiam diatas kudaku mengikuti mereka yang melangkah entah kemana bersama dengan yang lainnya. Tidak dengan tanpa alasan kami akhirnya menuruti perintah Minor, percekcokan antara aku, Rason dan Minor sempat terjadi. Mengenai ketidak terimaanku terhadap keputusan Rason dan Minor serta pengakuan mengejutkan dariku yang sempat membuat mereka semua terdiam. Ya.. aku mengakui bahwa didalam tubuhku bersarang ribuan monster mengerikan hingga membuat Minor membentakku cukup kencang.
“Adrea, tak ada satupun monster didalam tubuhmu… buku itu hanyalah kiasan semata, karena kenyataanya tak ada paduan untuk menguasai mereka dalam buku tersebut.. buku itu dibuat hanya untuk menakuti mereka para musuh!” itulah kata-kata yang kuingat darinya sebelum akhirnya Rason