Mint masuk kantor dengan lengan kanan diperban. Ada banyak goresan di mukanya. Untungnya luka-luka itu tidak membahayakan nyawanya. Luka gores bisa hilang dengan salep-salep khusus. Luka di lengannya juga bisa sembuh tanpa bekas. Dia hanya terserempet pengendara motor yang sayangnya bisa kabur sebelum Mint dan petugas yang bersamanya berhasil mengenali pengendara itu.
“Chang, tolong bukakan rotiku ini!”
Mint menyerahkan roti lapis rasa keju yang masih terbungkus plastik. Baru diambilnya dari kantong belanjaan yang dibelinya dari mini market terdekat. Chang mengambilnya, merobek plastik pembungkus dan mengeluarkan isinya. Mint mengulurkan tangan kirinya, tapi yang diterimanya hanya setengah roti saja. Chang memakan setengahnya lagi.
“Dimintai tolong saja minta imbalan!”
“Zaman sekarang