Sepanjang perjalanan Ajeng penasaran akan dibawa ke mana, tapi ia sengaja tak bertanya karena sudah dipastikan pria yang sedang mengendarai motor itu tidak akan memberitahunya.
"Kamu nggak akan tanya kita akan ke mana?" Abisatya memecah keheningan mereka.
"Kayak yang mau jawab aja!" sindirnya.
Lalu kedua orang yang duduk di motor vespa itu pun tertawa kecil, mereka sangat menikmati perjalanan sorenya.
Setelah melakukan perjalanan 45 menit, motor pun berhenti, dan Ajeng turun mengamati sekitarnya.
Di tempatnya berdiri ini hanya terlihat hamparan pohon cemara yang berjejer lebat.
"Sudah ayo jalan!" Abisatya mengajak wanita yang sedang terheran-heran itu untuk segera mengikutinya.
Ajeng segera mengekor di belakang pria yang membawanya ke tempat ini. Mereka berjalan menyusuri jal