Abisatya mengerjapkan matanya tak percaya mendengar wanita di sampingnya melontarkan banyak pertanyaan pada dirinya dan itu adalah kalimat terpanjang yang pernah ia dengar darinya. Tapi, saat ini wanita itu sedang menyesali semua perkataannya itu. Dari situ ia menyimpulkan Ajeng adalah orang yang tak biasa mengungkapkan apa yang ada dipikirannya.
“Maaf aku bukan menuduhmu, hanya saja ya aku merasa bingung saja!” sesalnya sambil menunduk, serta merasa aneh juga kenapa tadi di sempat melupakan tujuannya pergi dengan pria ini, saking asyiknya mereka mengobrol dan menikmati suasana pantai.
Abisatya malah tersenyum simpul. "Tidak apa-apa, saat denganku kami boleh mengatakan semua yang ada dipikiranmu!"
Ajeng seketika menoleh pada pria yang masih memamerkan senyumnya itu. Baru kali ini ia m