"Dih, lo kenapa?" seru Ola heran.
Bagaimana tidak, Kakak sepupunya itu duduk di dekat jendela sembari menatap ke luar dengan tatapan memelas. Bibirnya cemberut. Wajahnya pucat akibat demam semalaman kata Sandra.
Ola baru saja tiba di rumah setelah diantar oleh Natan. Lelaki itu bahkan belum juga pulang, dan ikut masuk ke dalam sembari menunggu tantenya Ola sampai rumah. Natan tidak tega kalau harus membiarkan Ola hanya berdua dengan Langen saja. Kalau ada yang jahat, bagaimana?
Andai saja Langen dalam keadaan waras sekarang, mungkin Natan akan ditertawakan sangat kencang oleh perempuan itu. Orang jahat mana yang berani pada Ola? Yang ada justru Ola yang berbahaya. Lihat saja tingkahnya mirip preman pasar!
"Apa lo, diam aja deh!" balas Langen menatap Ola sinis.
"Gue tanya baik-bai