"Hai," sapanya.
Secara mengejutkan Alfa tiba-tiba muncul di depannya setelah menghilang hampir satu minggu lamanya. Kerin baru saja bangun tidur, dan melihat lelaki yang ia cari beberapa hari ini muncul, lalu menyapanya dengan senyum ceria.
Entah, Kerin harus menunjukkan reaksi senang, atau malah sedih? Ini kedua kalinya Alfa menghilang, lantas tidak memberi kabar sama sekali. Iya, Kerin tahu mereka cuma berteman. Apa susahnya memberitahu di mana keberadaannya? Selama Alfa tidak terlihat, isi kepala Kerin hanya di isi dengan berbagai hal yang kurang baik.
Siapa yang tahu Alfa sakit, Alfa memiliki masalah. Kerin ingin menjadi orang pertama yang tahu. Karena Kerin pun, selalu mencari Alfa saat ia sedang gelisah.
"Wajah lo kayak nggak senang lihat gue, Ke," gumam Alfa bersedekap. Lela