"Bisa?" Kerin agak menundukkan kepala, mengamati sosok di sampingnya, tampak kerepotan membawa empat kantong belanja sekaligus pada kedua tangannya.
Tujuan awal Kerin pergi belanja ke pasar, hanya untuk membeli bahan makanan yang akan ia gunakan memasak untuk hari ini saja. Kerin telah membuat catatan sejak semalam. Namun, begitu mereka berada di pasar, Alvo malah membayar belanjaan Kerin, dan menambah banyak bahan lainnya. Bukan cuma sayuran, ikan, dan bumbu. Tapi juga berbagai macam jenis buah, sampai daging ayam, dan sapi.
Berkali-kali Kerin meminta Alvo agar menyimpan dompetnya saja. Kerin berniat mengundang Alvo makan, sebagai ucapan terima kasih karena sudah menolongnya waktu itu. Tapi, kejadiannya malah sebaliknya. Alvo membayar semua bahan yang Kerin beli.
"Vo, ini terlalu ba