“Di mana orangtuamu?” Ilana bertanya saat mereka menyelesaikan sarapan. Sejak semalam, ia tidak bertemu satupun keluarga gadis itu. Saat ia menanyakannya, gadis itu hanya bilang bahwa kedua orangtuanya sibuk, dan masih tidur sepagi ini. Mereka hanya sarapan berdua. Asistem rumah tangga Emma membuat nasi goreng sedangkan Emma menyantap serealnya.
Sejak semalam, mereka berdua banyak mengobrol. Membicarakan semua hal, mulai dari sekolah sampai hal remeh temeh lainnya. Ilana yang sebenarnya menyukai kesunyian merasa tak keberatan mendengarkan celotehan Emma. Dulu ia selalu menganggap bahwa Emma adalah gadis berisik. Gadis itu suka sekali berbicara dengan siapapun dan mengenai apapun.
Saat di sekolah menengah pertama, Ilana ingat bahwa Emma tak secerewet sekarang. Namun karena gadis itu sud