Sikap Anne lambat laun berubah, Anne yang dulunya lemah lembut, sabar, dan selalu berusaha tersenyum walau ketakutan, sekarang malah lebih sering memasang wajah datar kepada semua orang. Tidak ada lagi anne yang berkata terimah kasi pada pelayan yang membantunya, dan tidak ada lagi respon pada Michael walaupun Michael memuaskan nafsunya pada tubuh Anne.
Anne layaknya patung yang bernafas dan bergerak. Jika tidak diwajibkan keluar karena protocol kerajaan, Seperti biasanya anne akan mempelajari banyak tentang negeri yang di tempatinya sekarang, menggenal kewajibannya sebagai Quen dan tidak lupa mempelajari tata krama, cara berdansa juga mencicipi beberapa anggur yang biasa di sediakan di pesta.
Anne di didik dengan sangat baik tapi semua yang ada di negeri ini sepertinya lupa jika anne terlahir sebagai manusia. Walaupun dirinya juga memiliki wolf dalam dirinya, Anne tetaplah manusia biasa yang tidak bisa menerima semua ke ajaiban yang ada di depannya layaknya sesuatu hal yang wajar sama halnya kali ini,
Beberapa prajurit melaporkan jika ada mata-mata yang sudah di kirim oleh musuh untuk mengawasi pergerakan kami, sialnya mereka ketahuan lalu di adili di hadapan public. Semua orang yang melihat tragedy berdarah itu seolah puas karena telah melenyapkan penyusup di antara mereka sedangkan Anne malah ketakutan tapi semenjak tinggal di negeri ini bisa menggontrol dirinya.
Anne tidak pernah lagi berbicara pada dirinya sendiri karena dia tahu jika Michael bisa membaca mimic wajah dan bisa mendengar isi hatinya dan sialnya, apa yang Michael lakukan seolah ingin membuat anne gila sebentar lagi.
Tidak sanggup melihat pertumpahan darah yang terjadi tepat di hadapannya, anne beranjak begitu saja lalu menggurung dirinya di kamar mandi. Entah pemikiran bodoh dari mana hingga anne memotong urat nadinya sendiri.
Rasa sakit, putus asa, sakit dan penyesalan jadi satu hingga lebih ingin menyerah pada semuanya yang mendominasi. Anne merasa jika hanya dia yang aneh di negeri ini. Hanya dia yang tidak bisa menerima hal-hal yang tidak masuk di akalnya hingga membuatnya nekat tapi anne lupa jika apa yang dia rasakan tentu juga di rasakan Michael.
Kesadaran Anne sebentar lagi hilang tapi walaupun samar, Anne bisa melihat Michael mendobrak pintu kamar mandi dan tidak lama tubuhnya melayang lalu kegelapan sekali lagi terjadi. Anne tidak tahu apa yang terjadi setelahnya namun kini anne merasa dia kembali kedalam kegelapan.
Ketika pertama kali berada di sini, anne menjerit, menangis, meminta pertolongan untuk di keluarkan di tempat ini namun sekarang anne malah memilih terduduk lalu memeluk kedua kakinya dan tidak lama setelah menjerit untuk menggumpati nasip sial yang menjerat lalu mempertemukan dirinya dengan Michael dan dunia dongeng ini.
Tangisan Anne seketika menggema dan makluk yang dulu anne anggap menyeramkan kini hanya menatap dengan wajah suntuk. Anne tidak tahu ada apa dengan dirinya sebenarnya tapi dia seolah tidak bisa menerima apa pun yang ada di hadapannya sekarang.
Anne sudah menetap cukup lama di istana ini namun bagaimana pun caranya dia ingin merasa nyaman dan menggangap tempat ini adalah rumahnya, dia selalu sadar jika hanya dirinya yang lemah, hanya dia satu-satunya manusia di tempat ini dan Michael terlalu mendominasi hingga tidak pernah memberinya pilihan sekali pun.
“sampai kapan kau akan menghancurkan tempatku ini?” tanya wolf yang ada di hadapan Anne.
“aku juga ingin pergi kalo bisa mati untuk selamanya”
“kau terlalu kekanak-kanakan Anne. Ketiga anakmu malah terlihat lebih dewasa di banding kau” kata wolf itu lagi.
“aku? Kekanak-kanakan?. Kau bukan aku, berhenti mendikte dan menjalani apa yang ku jalani. Kau tidak tahu bagaimana rasanya seperti normal di tengah makluk gila seperti kalian” umpat Anne keras hingga wolf bernama Faula itu seketika terdiam lama.
Faula sudah akan memuntahkan kalimat pada Anne tapi sosok anne seketika menghilang dari hadapan Faula. Menyadari itu, bukannya marah, Faula malah tersenyum lebar karena tanpa Anne sadari, pelan namun pasti dia sudah bisa mengguasai beberapa hal yang di pelajarinya selama ini.
Tanpa anne sadari, anne ternyata berada di kamar mandi dan tertidur dalam bathtub. Anne segera membasuh tubuh lalu melilitkan handuk untuk menutuhnya. Ketika anne sudah keluar, disana dia melihat Michael dan ketiga anaknya.
Memang setelah anne membentak mereka di hadapan Michael, Anne seolah menjaga jarak pada anak-anak itu selain itu anne tidak pernah lagi berbicara pada mereka berempat. Mereka berempat merasa bersalah dan tidak nyaman dengan kondisi mereka yang kembali layaknya orang asing. Awalnya mereka berniat untuk meminta maaf pada anne tapi karena kesibukan anne, nyatanya mereka harus menunda hingga matahari kembali terbit karena kegiatan anne sampai tengah malam.
Pagi ini, Semua orang sudah duduk nyaman di kursi mereka masing-masing. Hidangan sudah di tata rapi namun tidak ada seorang pun yang berniat memulai kegiatan makan sebelum Anne datang dan ikut bergabung dengan mereka lalu makan. Tepat pukul sepuluh lebih, akhirnya anne turun dengan di temani beberapa pelayan di belakangnya.
“kenapa kau lama sekali untuk bersiap?” ujar Michael sebagai sambutan ke datangan Anne.
“Manusia memang lambat dan lemah jadi wajar” kata Anne singkat namun sangat jelas di ucapannya tersimpan banyak makna yang tersirat.
“kami sudah menunggu sedari tadi, kami hampir mati kelaparan karena anda ratu” ujar Darka ikut sarkis.
“hehehe lawakanmu sangat menghiburku anak muda. Anda jelas tahu, jika sesuatu yang lebih dulu akan mati itu aku tapi sialnya kalian tidak membiarkan aku mati dengan tenang”
“Anne” panggil Michael dengan wajah marah dan aura membunuh.
Sedari kemarin Anne telah bertingkah semaunya, mereka berdua terus saja bertengkar menggenai suatu yang tidak pasti dan hal yang membuat Michael muak adalah perubahan sikap Anne yang menyerupai ibunya yang angkuh juga dingin.
Michael tidak menyukai anne yang seperti sekarang ini, Michael sudah terbiasa dengan Anne yang cenggeng, anne yang suka cemberut dan tertawa lebar dan suka sekali berlari sesukanya namun sekarang, anne hanya menjadi patung yang terikat oleh protocol kerajaan.
Sedari dulu Michael sudah terbiasa hidup dalam peraturan yang memuakkan namun ketika dia mendapati anne menjadi patung yang teramat patuh dengan semua peraturan itu, sisi kemanusiaan yang selalu anne bawa dari dunia menjadi hilang.
Anne selalu berkata dia tidak suka perbedaannya dengan seluruh makluk yang ada di kerajaan tapi Michael lebih tidak suka dengan Anne yang kaku. Aura di ruang makan ini semakin mencekam ketika anne dengan anggun menghabiskan makanannya dan setelah itu pamit pada Michael tanpa peduli Michael yang sudah sangat siap ingin menerkam dan memenjarakan anne di tempat tidur.
Michael segera bergerak menuju anne lalu dengan sekejap mata, mereka sudah berpindah ke kamar mereka yang tertutup rapat. Michael dengan cara kasar menghempaskan tubuh Anne ketempat tidur lalu tanpa kesulitan apa apun bisa membuat dia dan anne tidak menggunakan sehelai benarpun pada tubuh mereka.
“kena … aghh kenapa kau tidak melawan?” tanya Michael di sela-sela kegiatannya mendotong bagian intinya agar semakin memasuki tubuh anne dengan cara kasar.
Ditanyai seperti itu, anne hanya diam saja layaknya patung yang bernyawa di bawah kungkungan Michael. Michael terus mendorong dan terus mendorong agar semakin memasuki tubuh anne sepenuhnya tapi anne tak kunjung menunjukkan respon memalingkan wajah pun tidak.
Mata anne terus berpusat pada Michael namun saat Michael mencumbui bibir dan tubuh anne, anne tidak kunjung merespon. Michael tidak tahu anne menikmati atau tidak yang jelas dari nafas anne yang terputus-putus seiring dengan ritem dorongan yang tidak selalu sama, Michael tahu jika anne tidak mati rasa.
“aku membenci kau yang sekarang anne” kata Michael di sela-sela kegiatannya memaikan gunung kembar pada tubuh Anne.
“aku lebih suka kau yang selalu menangis” ujar Michael lirih sambil menatap mata Anne intens namun yang di tatap hanya menatap kosong kedalam mata Michael.
“apa yang merubahmu sebenarnya?” tanya Michael pada anne walaupun Michael tahu kalo anne masih tidak akan menjawab pertanyaanya.
“apa yang kau inginkan anne” kata Michael seketika berhenti mendorong tanpa melepaskan penyatuan mereka.
“mati” jawab anne lirih dan tidak pernah melepaskan tatapannya pada mata Michael.
“sebegitu tidak bisanya kah kau menerimaku?” tanya Michael datar namun anne kembali tidak menjawab lalu menggalihkan pandangan untuk pertama kalinya.
Mendapati respon Anne seperti itu, ego Michael terluka. Bukannya menghentikan kegiatan, Michael malah tetap ingin menyelesaikan apa yang mereka lakukan namun jika tadi Michael masih memikirkan kenyamanan Anne kini Michael tidak peduli lagi. di ubahnya tubuh anne layaknya hewan yang berdiri dengan keempat kaki mereka lalu membelakangi Michael.
Dari arah belakang, Michael kembali menyatukan tubuh mereka. Lalu mendudukkan tubuhnya agar kini Anne yang berada di atasnya. Dituntunya anne agar bergerak naik dan turun dengan ritme yang teratur tapi karena tidak puas, Michael kembali mengatur posisi seperti semula, diperlakukan seperti itu, anne membiarkan tubuhnya di atur sekaligus di permainkan sesuai keinginan Michael.
Michael menarik rambut anne agar anne menggadah lalu bibir Michael bisa mengabsen setiap gigi anne dan tidak lupa terus mendorong lalu menarik pusat intinya agar terus menyatu. Anne tidak menikmati atau menolak perlakuan Michael, Entah sudah berapa kali anne menggeluarkan cairannya hingga membuat tubuhnya semakin lemas begitu pun dengan Michael yang mendominasi permainan. Ini sudah ke dua kalinya menyemburkan benihnya ke dalam Rahim Anne namun sepertinya dia belum puas juga.
Anne sudah terkujur lemah tak berbusana di hadapan Michael tetapi Michael tidak menyimpan belas kasih padanya untuk hari ini. Ditariknya seorang pelayan untuk memasuki kamar mereka dan tepat dihadapan Anne, Michael memasukkan bagian tubuhnya pada pelayan wanita itu.
Michael yang melakukannya bersama pelayan itu, tapi kini anne yang menjerit-jerit kesakitan. Seluruh tubuh anne layaknya sedang di tikam belati berkarat hingga skitnya berkali-kali lipat. Anne menjerit, meraung karena kesakitan. Michael baru berhenti ketika melihat anne hampir saja kehilangan kesadarannya, tapi Sebelum itu terjadi, Michael menyempatkan diri berbisik pada anne dan berkata
“rasanya akan lebih sakit saat kau tidak patuh padaku seperti hari ini”