Langit malam sudah berkuasa, Michael memasuki kamar tidurnya dengan sikap acuh dan wajah datar namun setelah berpakaian dibantu beberapa pelayan di hadapan Anne, pria itu memilih menggacuhkan anne dan sibuk dengan kegiatannya sendiri.
Anne yang sedang di rundung rasa kesal sekaligus ketakutan karena melihat perubahan Michael tadi sore, hanya mencuri-curi pandang untuk mengetahui apa yang Michael lakukan sedangkan Michael, tanpa memusatkan pandanannya pada Anne, Michael tahu setiap pergerakan Anne tetapi tetap saja diam dan menggacuhkan Anne yang berstatus sebagai istri sekaligus Luna dari kerajaan yang sedang di pimpinnya.
“tidur” kata Michael singkat lalu membaringkan tubuhnya di samping anne yang tidak kunjung bisa memejamkan matanya.
“tidurlah Anne” Tegur Michael lagi namun anne tidak kunjung menuruti perintah Michael.
Anne memilih beranjak dari tempat tidur lalu duduk di kursi baca sembari menatap sebuah buku yang ada di tangannya dengan pandangan kosong. Anne sedang bermain-main dalam pikirannya sendiri tapi tanpa Anne ketahui, apa pun yang terbersik dalam pikiran Anne bisa di dengar dan di ketahui Michael.
“Anne, apa yang kau pikirkan?” tanya Michael berbasa-basi.
“tidak ada” jawab Anne singkat sekaligus berbohong pada Michael.
Melihat respond Anne yang menjaga jarak dengan dirinya, Michael beranjak dari tidurnya lalu meraih sebuah kotak yang tersimpan di dalam laci. Ketika sudah menggeluarkan beberapa benda berbentuk pil, Michael menyerahkannya pada Anne.
“untukku?” tanya Anne
“jelas. Minum ini dan tidurlah” perintah Michael singkat namun matanya menatap Anne Intens seolah ingin memastikan agar Anne memasukkan beberapa pil itu ke dalam mulutnya.
Tangan Anne bergetar saat menerima beberapa pil dari Michael selain itu Michael juga menyodorkan segelas air pada Anne. Anne menerima dengan tangan semakin bergetar bahkan berkeringat. Sangat terlihat jelas jika Anne enggan memasukkan benda itu dalam mulutnya namun karena Michael terus mengawasi dan menuntut, akhirnya bendai itu tertelan oleh anne.
“Istirahatlah” Kata Michael lembut lalu mencium kening Anne cukup lama.
Kini anne sudah membaringkan tubuhnya di tempat tidur, namun Michael yang berada di ranjang yang sama, bukannya ikut berbaring lalu memejamkan mata, dirinya malah menyusun bantal sebagai sandaran lalu menyandarkan punggungnya ke bantal itu dan tersenyum sangat puas ketika anne sudah menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya
Jujurnya Anne merasa curiga dengan sikap Michael namun tidak berani bertanya apa lagi menjauhui Michael. Sejak perbincangan mereka tadi sore dan berakhir dengan ancaman Michael yang sangat jelas jika dia tidak main-main, anne memilih menggikuti keinginan Michael saja.
Mata Anne sudah terpejam, kantuk seketika menyapa dan tidak lama setelahnya anne seolah berada di dunia lain namun kali ini, anne melihat dirinya sedang berada di lokasi yang sangat gelap layaknya trowongan yang sangat panjang dan gelap.
Kegelapan ini tidak saja membutakan matanya tapi seluruh indranya juga. Karena gelap, Anne di buat ketakutan setengah mati tapi tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak seorang pun yang bisa menolongnya kali ini.
dirinya terus bertanya-tanya apakah dia sudah mati apa belum karena seingatnya, dia baru saja bertengkar dengan Michael lalu dia memilih tidur sebagai pengalihan namun bukannya bermimpi indah, anne malah tersesat dalam kegelapan yang terasa sangat menyesakkan.
Anne merasa nafasnya terputus-putus, tubuhnya seolah sangat sulit untuk di gerakkan dan jantungnya berdetak kencang tak karuan. Dalam kegelapan Anne berusaha menghirup udara yang banyak, menggapai-gapai agar tubuhnya tetap terasa seimbang dan berusaha menemukan apa saja bisa membuatnya yakin jika dirinya masih hidup.
Setelah mencoba meraba dan menebak, anne bisa merasakan tangannya menyentuh dia sisi jadi dia berpikir jika tempat ini sebenarnya tidak terlalu luas jika dia terus bergerak dan meninggalkan posisi awalnya. Yang Anne lakukan sekarang hanyalah melangkah dan terus melangkah, setelah beberapa meter berjalan, anne merasa jika tempatnya sekarang semakin sempit bahkan dia bisa merasakan langit-langit yang tidak terlalu jauh dari kepalanya.
Tempat ini berbau tidak enak Anne sampai harus menahan nafasnya beberapa saat dan lembab bahkan beberapa kali anne tersandung sesuatu. Biarpun anne semakin ketakutan, tapi dirinya tidak kunjung menyerah untuk melangkah.
Ketika perasaan aneh menerpa Anne, udara di belakangnya serasa berubah menjadi sedikit hangat dan ketika anne berbalik, tiba-tiba terlihat sekelab cahaya. Cahaya itu tidak terlalu besar tapi sangat terang. Sebuah sosok pelan namun pasti terlihat keluar dari cahaya itu. seperti kilasan mata monster besar, bertaring, dan berbulu dan tinggi sudah berada tepat di hadapan anne.
Jujurnya sosok itu terlihat sangat cantik karena bulunya terlihat terang, lebat, outih bersih da nada sebuah mahkota indah di kepalanya namun hal itu tidak membuat Anne takjub. Hal pertama dilakukan Anne adalah menghirup udara dan melepaskannya bersamaan dengan teriakan yang paling kerasa yang bisa di keluarkan olehnya.
Jiwa Anne bergejolak ketakutan saat ini. Anne berusaha berlari dan terus berlari nyatanya anne seolah terkurung dalam tempat itu hingga tidak bisa pergi. walaupun dia sudah sering melihat Michael juga anak-anaknya dalam wujud Wolf Anne tetap ketakutakan dengan sosok yang baru saja di temuinya sekarang.
“tenanglah Anne” kata sosok wolf putih di hadapannya
“to … long jangan … tolong menjauh dariku hiks tolong” kata Anne dengan wajah yang sudah di banjiri air mata dan tubuh yang tidak kunjung berhenti bergetar sedari tadi.
“aku adalah kau, jadi menjauh seperti apa yang kau inginkan bodoh?” ucap sosok wolf putih itu lagi.
“maksud … maksudmu. Kau … kau menggenalku, apa aku pernah berbuat salah padamu” tanya anne lagi.
“bodoh” balas wolf itu dengan erangan suntuk.
“aku … aku tidak menggenalmu dan bisa … bisa kau bantu aku kembali?.” tanya anne dengan seluruh keberanianya.
“ya, kau memang tidak menggenalku, tapi aku sudah berada di dalam dirimu sebelum kau lahir”
“maksud … maksudmu?.” Kata anne terbata-bata “tolong-tolong biarkan aku pergi”
“aku tidak menggerti kenapa aku bisa beringkarnasi pada manusia bodoh dan lemah sepertimu” umpat wolf itu.
“ya … kau benar. Aku bodoh dan lemah. aku adalah manusia dan kau adalah makluk abadi. Tolong biarkan aku pergi” jerit Anne karena di dorong rasa muak sekaligus itu adalah pertahanan terakhirnya karena setelahnya anne merasa tubuhnya di goncang kuat oleh seseorang.
Mata anne tak kunjung terbuka jadi sosok yang mengguncang tubuhnya semakin kuat berusaha membangunkan Anne. Karena tak kunjung berhasil, sosok itu menyiram tubuh Anne dengan Air hingga anne tersadar dan langsung terduduk begitu saja.
“ibunda ratu, akhirnya anda bangun” ujar anak laki-lakinya bernama Darka.
“aku kenapa?” tanya anne binggung sambil membasuh wajahnya yang basah.
“anda terus saja menjerit dalam mimpi anda. Anda bermimpi apa?” tanya anak perempuannya yang beranam Chesty.
“aku bertemu wolf putih yang sangat cantik tapi sifatnya sangat mirip dengan Bitter” balas Anne lalu beranjak untuk ke kamar mandi di susul oleh beberapa pelayan yang siap sedia menyediakan kebutuhan Anne.
Baik, Darka, Bitter, Chesty, Michael dan beberapa prajurit yang bertugas tidak jauh dari mereka jelas mendengar tapi bukannya khawatir, mereka malah tersenyum tipis karena Luna mereka akhirnya bertemu dengan Wolf yang selama ini terkurung di dalam tubuh Anne.
Ketika Anne selesai mandi, berpakaian, dan di dandani, anne menyadari keberadaan suami dan anak-anaknya namun seperti mereka, anne juga acuh dan tetap tenang membiarkan pelayan menggerjakan pekerjaan mereka.
Anne tidak suka dilayani namun Michael selalu membantah dan mengatakan jika itu adalah kewajiban para pelayan sekaligus prokol dalam kerajaan jadi mau tidak mau, anne harus membiarkan semua berjalan sesuai peraturan yang ada. Jengah karena suami dan anak-anaknya tidak kunjung pergi, anne berkata
“jadi sampai kapan kalian di sini?”
“kami akan terus bertahan lama di sini jika anda tidak juga segera bergegas” jawab Chesty
“apa maksudnya dan ada perlu apa kalian denganku?” tanya anne binggung karena seingatnya, tugas yang harus dia kerjakan hari ini adalah menemani beberapa istri dari beberapa pejabat untuk mengunjungi rakyat mereka.
“Hari ini adalah hari kelahiran kami dan rakyat sudah mempersiapkan pesta untuk kita. Kami seharusnya sudah di sana sejak tadi jika bukan karena anda yang terlalu lelet” ujar Chesty dengan wajah ketus dan galak secara bermaan.
“jaga ucapanmu anak muda. Aku tidak tahu dosa apa yang telah kulakukan hingga terjebak di dunia kalian ini. Kalian tidak menghargai keberadaanku dan tidak juga membiarkanku mati. Kurasa p*****r drajatnya lebih baik di banding hidup dan terkekang bersama kalian” jerit Anne kencang lalu meninggalkan Michael beserta ketiga anak yang mengaku keluar dari rahimnya.