“Bisa tidak kau tidak membuatku malu” Tegur Michael dengan wajah datar untuk menuti kekesalannya pada Anne.
“Aku … aku takut.” Cicit Anne.
“Mereka tidak akan melukaimu. Jadi tenanglah”
“Kau yakin?”
“Mmm”
“Michael” Panggil Anne dengan nada Lirih.
“Apa lagi Anne” Jawab Michael dengan perasaan mulai jengah pada Anne.
“Aku … Aku ingin ke toilet” Kata Anne dengan malu-malu.
“Kau selalu saja merepotkan” Dengus Michael lalu memanggil seorang pelayan wanita untuk mengantar juga menemani Anne ke toilet.
Anne akhirnya pergi dengan pelayan wanita itu, bagi para makluk gaib untuk berpindah ke tempat lainnya adalah hal yang paling mudah hingga jarak antara ruangan satu ke ruangan satunya terasa sangat dekat sedangkan untuk Anne, menggelilinggi ruangan itu hampir mengguras seluruh tenaganya.
“Dugh aku hanya minta di ke toilet bukan memasuki libirin besar ini” keluh Anne.
“Itu karena kau yang lemah nyonya” Gerutu sang pelayan. Anne mendengarnya sangat jelas tapi tidak menanggapi serius.
“Apa masih jauh lagi”
“bagimu iya, bagiku hanya butuh sekejap mata” cemoh pelayan itu lagi.
“sudahlah. Aku sudah kehilangan rasa itu. Bisakah aku beristirahat sebentar?” tanya Anne.
“Terserah kau saja” kata wanita itu lalu pergi begitu saja di hadapan Anne.
Wanita itu telah pergi dari hadapan Anne. Awalnya Anne masih santai saja tapi ketika malam kian larut, udara terasa semakin dingin, Anne merasa ketakutan. Di langkahkan kakinya mencari jalan tapi betapa terkejutnya Anne menemukan seseorang yang sedang b******u di taman itu.
Seorang wanita dan seorang Pria saling berhadapan, bibir mereka sudah menyatu, tangan pria itu sudah bergrilya meraba semua bagian intim wanita sedangkan wanita itu hanya mengalungkan tangannya di leher pria.
Tidak ada yang salah awalnya namun ketika bibir mereka terpisah lalu pria itu terlihat mengendusi leher wanita, wanita mendesis aneh. Awalnya Anne tidak tahu wanita itu sedang menikmati cumbuan atau sedang mendesis sakit tapi ketika pria itu menggigit leher sang wanita dan beberapa tetes darah terlihat keluar dari bibir Pria itu, Anne sadar ada hal yang salah.
Wanita yang awalnya sehat bugar, cantik dan seksi itu seketika menjadi kering kurus bahkan untuk berdiri pun tidak bisa jika saja pria itu tidak memeluknya erat. Wanita itu menjerit keras jelas sekarang sedang merasa kesakitan tapi itu tidak bertahan lama karena setelahnya, sosok wanita itu lenyap dan menjadi debu yang lalu debu itu di bawa pergi oleh angin.
“Kau ingin menjadi selanjutnya nyonya?” Kata pria itu dengan smile devil di bibirnya.
Seketika lidah Anne terasa keluh, Anne bahkan hanya bisa menggeleng kuat sebagai jawaban dan pelan namun pasti menggerakkan kakinya untuk melangkah mundur sedangkan pria itu denga cepat sudah berdiri tepat di hadapan Anne.
“Ja … Jangan …. Ku mohon ja … jangan tuan” Ujar Anne terbata-bata dan terus berusaha menjaga jarak dengan Pria di hadapannya.
“kau terlihat sangat menarik. Kau ingin mencobanya pasti”
“tidak … tidak … tidak terimah kasih tuan” Elah Anne yang semakin terhimpit tubuh besar Pria yang ada di hadapannya.
“Kau cantik, sayang kau sudah memiliki suami” Ujar pria itu lalu menyentuh wajah Anne lembut lalu dengan pelan menggerakkan wajahnya untuk menyatukan bibirnya dengan Anne. Sebelum itu terjadi, Anne seketika menjerit dan berkata
“Michael” panggil anne dengan sekuat tenaga.
Alih-alih merasa terancam karena merasakan kehadiran seseorang, pria itu malah semakin semangat mendekatkan tubuhnya pada wanita yang ada di hadapannya. Michael yang sudah melihat itu, bukannya melerai atau memukul pria yang sudah tidak sopan pada wanitanya malah dengan acuh berkata
“Sudahlah Dave, wanita hampir saja kencing di tempatnya kalo kau tidak segera menjahuinya”
“Kau memang suami yang jahat Michael” Decak Pria yang bernama Dave.
“Kemarilah Anne”
“Aku … Aku hiks hiks hik kau Michael” cicit Anne manja.
“Aku paling benci wanita lemat tapi kutukan ini akan memenjarakanku dengan wanita ini” Gumam Michael lalu mendekati dan meraih Anne untuk di dengong ala bridel Style.
“Kupikir kabar tentang wanitamu yang lemah hanyalah berita saja, nyatanya ak tahu kau memang adalah pria yang sial Michael”
“tutup mulut busukmu Dave atau kau mendapatkan kutukan yang sepadan dariku” ancam Michael dengan wajah datar.
“Waaw … Waaw ampun Tuan, ampun. Kau tahu, aku hanya bercanda” Kata Dave sembari mengangkat kedua tangannya ke udara sebagai tanda menyerah juga perdamaian antara dirinya dan Michael.
Michael tidak lagi menghiraukan Dave bahkan dengan santainya membawa Anne di tengah-tengah pesta. Ketika Michael menjadi pusat perhatian tapi Michael tetap acuh bahkan saat Michael berlalu mengambil makanan dan menyuapi Anne.
“Ibunda, kau sudah seperti hewan peliharaan Ayahanda saja” Decak anak keduanya.
“Diamlah.” Tegur anne tapi malah memeluk Michael makin erat.
“Pecundang” umpat anak itu lagi.
Mendengar kaliamat itu, seketika Anne melepaskan pelukannya lalu tiba-tiba bergerak untuk menjitak kepala anaknya. Di pelarlakukan seperti itu, Anak laki-laki itu melototi Anne tajam tapi tidak membalas malah berkata
“kau baru berani padaku karena ukuran tubuhku kecil. Tunggu saja sampai aku besar nanti” ancam anak itu.
“Dan sampai aku mati, aku tidak akan memberimu nama” Balas Anne tidak kalah galak sedangkan tubuhnya malah kembali menjadikan tubuh Michael sebagai perisai.
Melihat Pertengkaran antara anak dan anak keduanya, alih-alih melerai Michael malah bergerak melepaskan pelukan Anne. Anne menyadari hal itu tapi tanpa malu lagi, Anne semakin menggerahkan pelukannya bahkan berpindah ke atas pangkuan Michael hingga membuat Michael tertawa terbahak dan sekali lagi mereka menjadi pusat perhatian.
Setiap harinya, Anak-anak sedang memperlajari tentang silsilah kerajaan Dallas dan tata krama yang wajib di miliki oleh setiap anggota kerajaan. Untuk mempraktekkannya, Wanita yang bernama Maria lah yang mengajarkan itu pada Anne.
Maria mengajarkan Anne cara berjalan yang anggun, Cara bicara yang lembut namun tegas bahkan Maria mengajarkan pada Anne cara Berdansa. Mengajari Anne untuk berdansa sebenarnya adalah sebuah keharusan.
Para makluk di negeri ini hidup berdampingan hingga bukan hal aneh jika Negara yang di penuhi para vampire, atau penyihir menggundang raja dan ratu dari para wolf mengadiri pesta yang di adakan di negeri mereka.
Ini adalah kali pertama Anne meninggalkan kastil kerajaan Dallas lalu bertamu di salah satu pesta milik Vampir yang baru saja menikah. Layaknya pesta biasa, banyak pria dan wanita cantik berpakaian minim, terlihat anggun juga punya daya tarik sendiri hingga di kelilinggi pria tampan dan tidak kalah menariknya untuk di pandang.
Michael datang membawa Anne dan ketiga anak-anaknya. Anne memang sudah tahu jika Wolf yang selalu menggawasi Anne di taman adalah Michael dan ketiga anak-anaknya tetapi dia belum bisa meyakinkan dirinya jika dia adalah mate dari seorang pria bernama Michael.