Langit malam membentang indah di atas kerajaan Dallas. Malam ini udara terasa sangat dingin tetapi dingin malam tidak menghalangi anne, keluar dari kamarnya lalu duduk di balkon kamar memperhatikan sekitar dengan intens.
Anne bisa mendengar suara teriakan, obrolan, tangis bahkan tawa yang berbaur mengisi malam, tapi semua itu terasa jauh. Langit malam kian kelam bersatu padu untuk meraih kemenangan atas kebencian dan kegelapan. Entah berapa lama anne hanya melihat kegelapan dan kini dia bisa melihat warna lain selain hitam adalah hal yang tidak hentinya dia syukuri.
Anne sangat sadar saat melewati malam ritual hingga penyatuaannya dengan pria asing di malam itu tapi anne tidak mengetahui dari mana asal muasal ukiran cantik yang berada di keningnya saat ini. Ukiran itu alih-alih menyakitinya rasa itu lebih seperti kehangatan yang tidak asing.
Taman yang di kelilinggi mawar terlihat seperti suar bagi cahaya keperakan. Bulan sabit bersinar terang cahaya lampu kuning memantulkan warna lain sampai-sampai es yang menutupi seluruh tempat di kerajaan Dallas terlihat berkilau seolah tempat itu baru saja di sentuh oleh tangan sang dewi.
“kau sudah tersadar rupanya” tegur seseorang dari belakang anne hingga membuat anne terkejut bukan main.
“kau … kau siapa?” tanya anne dengan perasaan takut yang terlihat jelas dari raut wajahnya.
“Matemu” Jawab Michael acuh tak acuh lalu menarik anne agar memasuki kamar dan segera mengunci pintu balkon tanpa harus menyentuh dengan tangannya.
“A … apa itu? Apa … apa saya menggenal anda tuan?” tutur anne sambil meneliti penampilan pria yang ada di hadapannya.
“tidak” kata Michael santai lalu membuka seluruh pakaiannya hingga tidak tersisa sehelai benang pun.
Anne tidak bersuara, dia hanya membalikkan badan lalu menutup matanya sangat kuat. Melihat itu Michael berdecih keras dan berkata
“kau sangat telambat untuk malu. Kau bahkan sudah menikmati semuanya hingga melahirkan dua pengeran dan satu putri untukku” Tutur Michael acuh lalu menarik tubuh anne agar berdiri dan mereka bisa saling berhadapan.
“Tu … tuan, tolong jangan bercanda pa .. pada saya, saya benar-benar tidak tahu siapa dan apa yang anda uc ucapkan” ujar anne terbata bata-bata serta tubuh yang bergetar ketakutan.
Michael mendengar jelas apa yang di ucapkan anne tapi memilih acuh. Michael kini melepaskan semua pakaian anne dengan mudah walaupun anne berontak nyatanya tidak menggagalkan apa sedang Michael kerjakan. Dengan cara paksa, Michael menarik anne kearah kamar mandi. Michael menggarahkan mereka ke bathtub.
Entah berapa lama Anne tidak bersentuhan dengan air hingga saat berendam, anne merasa sangat nyaman dan hampir tertidur tapi Michael menghalangi. Kini Michael mengakat tubuh anne ke tempat tidur lalu setelah mereka sampai kamar tidur, beberapa pelan sudah menanti mereka dengan semua pakaian, perhiasan, dan alat make up.
Anne bisa melihat jika pria yang mandi dengannya tadi tidak ada rasa malu masa sekali membuka lilitan handuk yang melingkari pingganya. Pria itu bahkan dengan santai membiarkan pelayan wanita yang melayani Michael menggoleskan cairan ke tubuhnya yang kokoh. Bagian intim Michael tidak luput dari tangan pelayan itu tapi Michael membiarkan saja dengan santai.
Apa yang pelayan itu lakukan pada alfa, nyatanya dua lakukan juga pada Anne. Anne awalnya kaku tapi saat melihat Michael berdecak seolah meremehkan Anne, anne mencoba biasa-biasa saja walaupun tidak suka saat orang lain menyentuh tubuhnya. wajah di dandani dengan punuh ke hati-hatian.
Kini tubuh Anne dan Michael telah di tutupi pakaian kebesaran dari kerajaan Dallas. Anne yang baru pertama kali di dandani begitu takjub memandangi wajahnya di cermin. Anne merasa jika wajahnya yang sekarang terlihat lebih muda di banding sebelumnya bahkan kulitnya yang bewarna gelap berubah menjadi putih pucat.
“Kampungan” Hardik Michael sarkis. Mendengar itu, anne hanya bisa menunduk takut bahkan hampir saja meneteskn air matanya jika saja tiga orang anak kecil tidak menerobos masuk ke dalam kamar tidur milik anne dan micgael.
“Ayahanda, kami telah siap dan bosan menunggu anda” ujar pria kecil yang wajahnya sangat mirip dengan anne.
“Ya, ini semua karena ibunda kalian. Ucapkan salam padanya” kata Michael acuh lalu memperhatikan bayangannya di cermin yang ada di hadapannya dan anne.
“Selamat bangun dari mimpi panjang anda Ibunda. Apa anda menggenali kami?” ujar tiga anak itu hampir bersamaan.
“agh?!” ujar Anne semakin binggung saja.
“kita akan semakin lama jika menungg ibunda kalian mengngerti. Ayo sekarang kita temui rakyat kerajaan Dalles” ujar Michael tegas lalu bergerak meninggalkan ruangan di susul tiga anak di belakang Michael.
Anna hanya memperhatikan kepergian mereka. Entah sudah berapa banyak langkah yang mereka lakukan tapi anne tidak kunjung menyusul. Anne masih terdiam lama untuk mencerna semua ucapan Michael dan anak-anak yang menyapanya sebagai ibunda. Kesadaran anne belum kembali tiba-tiba Michael datang dan menyeret anna pergi.
Di sana sudah ada banyak orang yang anne tidak kenal. Mereka menyambut kedatangan Anne dan Michael. Walaupun belum tersadar mengetahui apa yang terjadi, upacara pengangkatan segera di mulai. Seharusnya hal ini telah di lakukan tiga tahun tetapi karena anne baru tersadar sekarang, mereka tidak ingin menyia-nyiakan waktu karena tidak ada yang bisa memprediksi kondisi tubuh anne.
Hampir dua tahun Anne kembali tertidur setelah melahirkan. Dia bahkan sudah mendapatkan julukan sebagai putri tidur dari semua pelayan, mate dan anak-anaknya. Di upacara ini, selain untuk mengangkatan sebagai raja dan ratu, Michael juga meresmikan pernikahannya di hadapan seluruh rakyatnya.
Seluruh rakyat Negara Dallas sebenarnya tidak terlalu menyukai Anne mereka ragu jika Negara mereka masih bisa makmur dan sejahtera seperti sebelumnya. selain butuh ratu untuk mendampingi raja, mereka juga membutuhkan ratu yang bisa di andalkan tapi berhubung anne adalah manusia yang di pilih sebagai pendamping sekaligus bentuk dari kutukan itu.
Acara penobatan berjalan dengan lancar. Michael telah bersumpah menjaga Negeri Dallas dengan seluruh jiwanya di susul Anne yang menggucapkan sumpah walaupun dengan terbata-bata tetapi semua masyarakat memahami itu. Setelah anne selesai mengucapkan sumpahnya, dua anak laki-laki dan satu anak perempuan pun ikut menggucapkan sumpah mereka.
Ritual di pimpin oleh tabib ahli. Tabib ahli juga memimpin para tabib lainnya melapalkan matra lalu memperlihatkan sebiah cawan dimana cawan itu berfungsi untuk menampung semua darah anggota kerajaan. Tabib memberikan sebilah pedang kecil berukiran symbol kuno pada Michael, tanpa ragu Michael menyayat tangannya hingga menggeluarkan darah.
Setelah darah tertampung cukup banyak, Michael memberikan pedang itu pada Anne tapi anne menggeleng keras sebagai tanda penolakan. Wajah anne menjadi pucat pasih seketika tapi Michael tidak peduli hingga tetap menyayat tangan Anne hingga menggeluarkan darah.
Anne menjerit sakit tapi bukannya perihatin, semua orang yang mendengar anne menjerit dan menitihkan air mata malah tertawa menggetahui jika bangsa mereka memang lebih unggul di banding kaum manusia.
“untunglah aku mewarisi darah Wolf. Bukan darah manusia yang lemah” ujar anak laki-laki yang berwajah sangat mirip dengan wajah anne.
“Diamlah. Dia adalah wanita yang melahirkan kita, jangan terlalu banyak bicara sebelum kau tahu kutukan apa yang akan menantimu di masa depan” balas seorang anak perempuan yang sangat miripp dengan wajah Michael.
“Diamlah anak-anak” tegur Michael sambil memeluk anne yang berusaha menyembunyikan wajahnya di dalam dekapan Michael.
Saat Pedang itu di berikan pada anak-anaknya, Ketiga anak yang belum di beri nama itu menerimanya dengan santai bahkan mereka tanpa ragu membuarkan tabib menampung darah mereka di wadah yang telah terisi darah kedua orang tuanya.
Setelah ketiga anak itu melakukan ritual, bekas sayatan yang melukai lengan mereka tertutup dengan sendirinya seolah tidak terjadi apa pun sedangkan luka di tangan anne harus di bacakan mantra oleh tabib agar anne tidak lagi merasa kesakitan.
Ritual di lanjutkan dengan Para tabib meletakkan darah tersebut di atas kain mereka bertuliskan symbol kuno lalu setelah para tabib membaca mantra, symbol itu menyala terang. Darah yang tertampung awalnya bergerak pelan seolah sedang bercampur satu sama lain dan tidak lama setelahnya darah itu seolah di serap oleh langit.
Langit seketika menjadi makin gelap, namun bulan berubah menjadi merah terang. Anne tidak menggerti apa yang terjadi tapi seluruh rakyat bersuka cita atas selesainya ritual yang mereka lakukan. Tabib utama lalu berkata
“Dewa telah menerima sesembahan kita dan mereka mengakui seluruh keturunan dari Raja Michael. Kemakmuran untuk kita semua” ujarnya dengan suara keras hingga suasana semakin riuh saja. Setelah semua orang sudah tenang, Michael baru membuka mulut dan berkata
“wahai rakyatku. Saat ini, sudah genap setahun setelah penyatuanku dengan manusia bernama Anne Sullivan” ujar Michael dengan suara lantang dan wajah datar.
“kami telah melakukan pernikahan secara ritual kuno dan dari penyatuan itu, aku mendapatkan dua orang putra dan seorang putri” sambungnya lagi.
“Anne adalah mate yang di takdirkan untukku. Setelah penyatuan kami, sosok wolf telah hidup dalam dirinya namun masih butuh penyempurnaan.” Jelas Michael pada semua Rakyatnya.
“untuk segala tugas sang ratu hanya di situasikan sesuai kemampuan ratu dan jika ada yang menentang silahkan datang padaku” tuturnya acuh lalu mengangkat gelasnya. Kali ini Michael berkata
“mari bersulang atas terangkatnya ku sebagai raja kalian dan resminya anne sebagai ratu sekaligus masa kedewasaan anak-anakku akan di mulai dari sekarang”
“bersulang” teriak Michael yang menggelegar menembus telinga semua yang ada di sana.
“bersulang” jawab semua orang yang ada dan tidak lupa mengangkat gelas mereka yang berisi arak berkualitas tinggi.
Pesta penyambutan sangat meriah bahkan anak-anak yang memanggil anne sebagai ibunda ikut bersuka cita sedangkan hanya anne yang layaknya orang aneh di tengah kerumunan orang yang sedang berbahagia. Anne juga ingin ikut serta tapi semakin dia berpikir, semakin dia tidak menggerti apa yang harus dia rasakan.
Pikirannya seketika kembali menggingat kembali dimana dia harus berlari memasuki hutan demi menghindari orang-orang yang menculiknya, jatuh dalam lubang yang serasa dalam, terbangun dalam kegelapan, dinyatakan buta, di siksa lalu terbagun dan melihat wajah orang yang sedang mengagahi tubuhnya dengan penuh hasrat. Anne pikir semua itu sudah sangat buruk nyatanya kala terbangun kembali lalu di katakana memiliki pendamping hingga memiliki tiga orang anak adalah hal yang paling gila menurut anne.
“aggggrh” jerit Anne keras sembari memeganggi kepalanya yang akan pecah sebentar lagi.
Suasana pesta yang tadi riuh dengan suka cita seketika hening karena mendengar suara jeritan dari sang ratu yang baru saja di perkenalkan pada semua rakyat Negara Dallas. Mengetahui apa yang terjadi, Michael lalu mendekati Anne lalu berujar
“kau hanya lelah dan terlalu banyak pikiran. Mari ku antar kau kembali ke kamar kita” ujar Michael lembut.
Mendengar itu, Anne menatap bola mata Michael intens. Anne tidak tahu maksud perkataan Michael tapi anne tahu jika hanya Michael yang bisa menyelamatkannya atau bisa saja pria itu yang akan semakin menyengsarakan hidupnya.