Dinding langit masih kelabu. Kota dallas belum betul-betul bangun dari tidur. Keledai-keledai belum meringkik, ayam-ayam pun hanya sesekali berkotek. Tetapi para lelaki yang taat telah berada dirumah tuhan, mendayung sempan doa berlanjur disamudra hati.
Rasa ragu menyelinap diantara relung hati, dia tidak terlalu yakin sang dewi sedang mengawasi dari atas sana. Dari kejahuan seorang wanita tengah berjalan dengan anggun di ikuti beberapa wanita dan pria dibelakangnya. Wanita itu merasa tubuhnya remuk, berdenyut-denyut dalam gelora rasa yang campur aduk. Ingin rasanya dia merebahkan raga letihnya diranjang mungil nan rapi.
Mata yang dipaksa terbuka semalam dalam resah, muali menuntut haknya namun dia tidak boleh tidur, sebentar lagi ritual agung keluarga yang masih dijaga keberlangsungan