Keesokan harinya, ketika hendak berangkat ke kota bersama Ricko dan Yanti, ia kembali berusaha untuk menampilkan dirinya secantik mungkin. Anne tidak sedikit pun mengajak Ricko berbicara.
Ia sengaja merubah taktik, tidak mau memperlihatkan niatnya untuk mempengaruhi laki-laki itu, demkian pula ketika malam harinya, ia mengenakan gaun tak berlengan dengan sebuah bunga mawar bewarna merah jingga.
Anne kelihatan begitu anggun, matanya yang jeli bersinar cemerlang dan ia menata rambutnya dengan gaya yang pernah dikagumi oleh Ricko. Sehabis makan malam, mereka keluar mencari tempat teduh dipondopo. Rahma membuka percakapan.
“wah, tahu-tahu sudah tahun baru lagi. Ternyata tahun ini harinya cepat berlalu. Bayangkan yanti sekarang sudah tidak lagi duduk di bangku SLTA, dan aku merasa sudah mula