"Bagaimana bisa prajurit dari Rubelllian tidak bisa melacak pergerakan para werewolf sialan itu?!” Hugo berteriak sangat keras sekali karena ini telah satu minggu Julie diculik, namun tidak ada berita sedikitpun tentang perkembangan penculikan itu, yang dia dapatkan hanyalah potongan rambut Julie yang menyatakan padanya kalau para werewold sangat serius dengan hal ini.
Hugo telah mengambil simpati dari warga di Rubellian mengenai ini, dia bahkan bisa membuat hukum yang telah dia rencanakan untuk werewolf jalan dengan baik titik namun jika Julie tidak benar-benar di temukan, dia juga tidak menginginkan itu karena dia memiliki obsesi pada Julie.
Hugo mungkin tidak sayang pada Julie, namun dia menginginkan dirinya sendirilah yang menyiksa Julie. Julie baginya seperti mainan yang bisa melepaskan stresnya.
Dia adalah sosok Ayah yang sangat menakutkan bagi Julie.
“Kali ini mereka merencanakannya dengan sangat rapi, tampaknya mereka merencanakannya telah cukup lama dan mencari waktu yang pas untuk menjalankan aksinya sehingga ketika prajurit Rubellian bergerak sekalipun, mereka bisa menyesatkan para prajurit yang mencoba mencari keberadaan nona Julie.”
Hugo masih meremas tangannya dengan sangat kuat, dia benci hal seperti ini terjadi yang membuatnya tidak puas.
“Aku akan mengurusnya, akan kubuat para para werewolf itu membayarnya.”
Hugo berdiri dan dia langsung meninggalkan tempat duduknya, Dia menuju ke tempat sesuatu yang bisa membuatnya merasa lebih tenang dibandingkan ini. dia ingin membuat werewolf itu menderita sehingga pencarian maksimal dan sangat serius lah yang dibutuhkan.
Julie tahu kalau Killian menjaganya tidak jauh darinya, dia juga tahu kalau Killian mempunyai sensitif sehingga apa yang dia ucapkan akan bisa didengar oleh Killian.
Pengetahuan ini didapatkan oleh Julie secara tidak sengaja dari teman kecilnya. Saat itu mereka sedang bicara dan suara kecil terdengar, hanya saja Julie tidak mendengarnya sama sekali.
“Tentu saja kau tidak mendengarnya, karena telinga werewolf itu sangat sensitif dan bisa menangkap bunyi yang kecil sekalipun.” Danny membanggakan dirinya. Begitulah yang diingat oleh Julie.
“Apa menurutmu aku bahaya juga?”
Julie bicara pelan seperti itu, dan tidak mendapatkan respons, walaupun begitu dia terus saja bicara.
“Bagaimana kalau kau melepaskan rantai di kakiku ini? Aku telah terkurung di jeruji besi ini dan aku harus menggunakan pantai besi juga, rantai besi ini menyakiti kulitku dan kuharap kau bisa melepaskannya karena aku sama sekali tidak berbahaya.”
Julie sedang bernegosiasi pada Killian yang tidak dia lihat, dia melihat kulitnya yang tertempel oleh rantai kemerahan, dan di beberapa sisi juga terluka karena beratnya rantai yang mengikat kakinya.
“Aku hanyalah wanita kurus yang tidak memiliki senjata, tanpa rantai besi pun aku tidak bisa kabur dari sini. Dan kurasa jika aku seharusnya bisa keluar untuk berjalan-jalan di desa karena tempat ini sendiri telah sangat berbahaya untukku.”
Julie begitu penasaran dengan desa para werewolf ini, dia ingin mengetahui lebih banyak desa werewolf ini dan membuatnya merasa lebih bebas. ketika dia berada di dalam jeruji besi, pandangan Julie tidak bisa luas karena terkurung di dalam jeruji besi.
Dia ingin mengetahui banyak hal dan berteman dengan para Werewolf, karena dengan begitu dia merasa akan mengalami kehidupan yang lebih baik lagi. dia memang egois tapi jika keegoisannya bisa membawa dalam kebebasan, Julie tidak masalah dengan itu.
“Kau terlalu banyak keinginan, tidak ada yang akan mengizinkanmu untuk melepa rantai dan keluar dari jeruji besi ini.” Killian melompat tepat di depan pintu Julie. Tatapan mata sinis itu membuat Julie sadar kalau permintaannya terlalu banyak.
Itu sangat sulit, dia yakin itu dan Julie tidak membalas apa pun. Dia kemudian masuk lebih dalam agar Killian tidak bisa melihatnya.
Di tempat lainnya, Ann baru saja membuat makanan yang bahannya dia ambil dari kebunnya yang kecil. Kemudian dia mengingat Julie dan merasa ingin mendatangi Julie. Killian telah meminta baju padanya, kalau dia menemui Julie itu bukanlah sesuatu yang buruk, sehingga dia membungkus kue yang baru saja dia buat.
Kue itu adalah kue labu yang dibentuk bulan, cukup sederhana namun rasanya sangat enak. Ann cukup percaya diri dengan kemampuan masaknya, dia akan memberikan ini untuk Julie karena menganggap Julie adalah manusia lemah.
Julie juga tidak pernah menyakitinya, dan dia ragu Julie bisa melakukan itu.
Jeruji besi dibunyikan oleh Ann ketika dia Sampai di kurungan Julie dan dia memanggil nama Julie.
“Julie, ini aku Ann.”
Suara Ann yang terdengar itu membuat Julie terbangun dari tidurnya. Karena dia tadi sedih dengan apa yang dikatakan oleh Killian, Julie tertidur.
Dia dengan cepat mendekati pintu jeruji besi dan benar-benar melihat Ann di depannya. Ini kali pertama Ann datang ke tempatnya yang membuat Julie senang.
“Ann, terima kasih atas bajunya.”
Ann mengangguk.
“Itu semua permintaan Killian.”
“Serius?”
Julie terkejut, dan dia kemudian menutup mulutnya. Mungkin Killian tidak mau masalah ini diungkit, walaupun Julie senang di dalam hatinya. Killian sungguh memiliki kepribadian yang berbeda.
“jadi, untuk apa kau ke sini Ann?” Julie bertanya pada Ann yang masih terlihat ragu-ragu padanya. Dia memperhatikan apa yang dibawa Ann yang tertutupi 9leh kain berwarna hitam.
“Aku ingin memberikanmu kue labu, makanlah. Aku membuatnya dari hasil kebunku.”
Ann menyodorkan beberapa kue pada Julie dan itu membuat Julie begitu senang ketika menerimanya. Ini pertama kalinya seseorang memberikannya sesuatu. bahkan seseorang itu berasal dari bangsa lain darinya yang sebenarnya berkonflik dengan bangsa manusia.
“Terima kasih, Ann. Kau baik sekali, Aku sangat senang dengan ini. Dan aku rasa kalau kue lampu ini pasti rasanya sangat enak sekali.” Julie tersenyum sangat lebar ketika mengatakan itu, itu membuat Ann yang ada di depannya tertegun. Dia mengakui kalau Julie adalah wanita manusia yang sangat anggun. Dan dia memiliki kecantikannya sendiri yang sulit dijelaskan oleh Ann.
“Pantas saja.” Ann bergumam sendiri memikirkan Killian.
“Pantas apa, Ann?”
“Tidak. Ada sesuatu yang dingin tapi sekarang perlahan mencair.” Ann tersenyum dan berkata cukup aneh untuk menyembunyikan maksud sebenarnya, dan itu membuat Julie heran.
“Makanlah kue labunya,n karena kue labu itu baru matang dan dimakan hangat-hangat akan memiliki rasa yang sangat enak.”
Ann memberikan saran pada Julie untuk segera menikmati kue labu yang dia berikan.
Julie langsung memakan kue itu dan dia merasakan rasa yang begitu enak.
“Ini sangat enak, Ann. Kau memiliki bakat membuat makanan.”
Bicara Julie yang lembut serta pujiannya itu membuat Ann senang. Begitulah dia, dia memang sangat pintar dalam memasak.
Dari kejauhan interaksi mereka itu diperhatikan oleh Werewolf lainnya mereka tidak menyukai kalau Julie menjadi dekat dengan warga werewolf. Dia adalah anak dari Hugo, sosok yang paling buruk.