"Wah, kau menggunakan baju baru. Apakah kau mencuri pakaian itu?”
Claire datang sambil memakan apel di tangannya, dia terlihat sangat menggemaskan. Julie menduga kalau umur dari Claire adalah 7 tahun. Dia terlihat sangat kecil dan menggemaskan. Claire memiliki mata indah yang seperti lautan.
Danny juga mungkin berada di umur yang sama dengan Claire walaupun Claire sering kali memarahi Danny.
Kali ini Claire datang sendirian yang membuat Julie heran.
“Aku mendapatkan baju ini dari Ann. Dia baik sekali karena memberikan bajunya untukku.”
Julie menarik kerah bajunya sendiri untuk memperlihatkan baju yang sedang dia pakai. Julie merasa beruntung karena baju yang dia pakai sekarang lebih nyaman dibandingkan baju sebelumnya. Baju ini lebih tipis dan lebih ringan, sehingga Julie merasa lebih adem saat ada di kurungan ini.
“Ann sungguh memberimu baju itu? Tidak mencurinya?” tanya Claire sekali lagi untuk menyakinkan kalau dia sama sekali tidak salah dengar.
"Ya, kata Killian, Ann memberikan baju ini padaku agar aku bisa menjadi lebih nyaman lagi.”
Julie tersenyum manis pada Claire yang menganggukan kepalanya ketika mendengar penjelasan dari Julie.
“Di mana Danny?” tanya Julie. Mereka berdua biasanya selalu bersama dan Danny selalu merengek pada Claire yang terlihat lebih kuat dibandingkan Danny.
“Dia sedang melakukan ekspedisi?”
Julie memiringkan kepalanya karena ucapan Claire sangat aneh. Walaupun mereka berdua adalah werewolf yang kuat, tidak mungkin kan anak kecil telah melakukan ekspedisi. Itu terdengar begitu kejam, dan Julie masih menatap Claire, seolah dia tidak akan melepaskan Claire yang tidak bicara sejujurnya.
Claire menghentikan gigitannya pada apel, dan melihat ke arah Julie dengan canggung.
“Ekspedisi mencari harta Karun. Dia sedang bermain, Julie.”
Claire memutar bola matanya ketika bicara pada Julie. Dia sekarang bahkan memanggil Julie dengan nama seolah tidak ada jarak lagi di antara mereka.
Julie juga senang dengan kehadiran Claire dan Danny, dia yang terkurung ini mendapatkan teman untuk bicara dan dia merasa lebih bebas.
Suara langkah kaki terdengar dan mereka berdua langsung melihat ke arah langkah kaki cepat itu terdengar, ternyata itu adalah Danny yang sedang berlari ke arah mereka dengan baju bagian bawah yang menggulung seolah sedang menampung sesuatu.
Danny berhenti di depan mereka, dan napasnya begitu berat. Dia tidak bisa bicara sama sekali setelah sampai dan hanya sibuk mengatur napasnya. Kerongkongannya terasa kering, dan juga dadanya naik turun dengan cepat. Napasnya sangat memburu.
“Ada apa, Danny? Apa kau di kejar monster laut?” tanya Julie.
Dia pernah membaca buku tentang bajak laut, yang menjelaskan tentang lautan yang tidak pernah dia lihat. Bagaimana bentuk lautan dan ada apa di lautan. Selain ada air biru yang begitu luas serta ikan, di dalam lautan juga ada monster laut.
Danny menggelengkan kepalanya dengan cepat.
“Bukan, aku tidak menemukan monster laut, tapi aku membawakan harta Karun!” Danny begitu bersemangat ketika dia mengatakannya, itu membuat Julie terkekeh pelan melihat reaksi dari Danny.
Danny kemudian menunjukkan apa yang dia bawa di dalam bajunya, itu adalah beri yang sangat banyak. Dan Julie baru menyadari kalau di atas kepala Danny ada ranting kecil yang tersangkut, Danny dan Julie saling bertatapan.
“Aku memberikan ini untukmu karena aku adalah pria baik.”
Danny langsung memberikan dua genggam beri pada Julie, dan Julie menerimanya dengan rasa senang. Dia berbunga-bunga dengan apa yang baru saja dilakukan oleh Danny.
“itu cukup untukmu. Karena ini untukku dan Claire.” Danny tersenyum lebar pada Claire, dia terlihat begitu menyukai Claires, sedangkan Claire langsung berbalik dengan cara yang menggemaskan.
Dri tempatnya berada, Julie tahu kalau mereka berdua memiliki hubungan yang manis dan sekarang dia melihat beri yang ada di tangannya.
Julie tersenyum senang dengan apa yang diberikan oleh Danny, dia merasa ada teman di sini.
“Terima kasih.”
Julie menikmati waktunya dalam rasa bahagia yang tidak pernah dia dapatkan dari ayahnya. Ayahnya menentang werewolf karena menganggap kalau werewolf adalah bangsa yang kejam, tapi mereka memperlakukan Julie dengan sangat baik dan tidak hanya itu, ayahnya yang malah memperlakukannya dengan buruk.
“Ketika aku memberimu baju dan apel, kau tidak pernah membuat wajah seperti itu.”
Kilkain datang secara tiba-tiba dan mengejutkan Julie.
Ketika Killian baru datang tadi, dia telah memerintahkan pada Gill untuk beristirahat. Sekarang hanya dialah yang menjaga Julie dan tatapan matanya yang biru menatap ke arah Julie, dalam dan lurus.
“Jadi, kau ingin aku tersenyum padamu?”
Setelah Julie bertanya dia langsung tersenyum, tapi senyum itu sangat berbeda dengan yang dia berikan pada Danny dan juga Claire.
“Lupakan saja. Kau terlihat sangat menyebalkan.”
Julie menghela nafas panjang dari mulutnya, dia menatap ke arah Killian yang melihat ke arah lain. Setelah dia meletakkan beri yang ada di tangannya di dalam mangkuk yang ada di dalam kurungannya, Julie melakukan sesuatu yang mengejutkan.
Dia sendiri tidak tahu bagaimana bisa dia menjadi seberani ini, tangannya yang kecil itu melewati celah jeruji besi dan menarik lengan baju Killian.
Wajah mereka berdua saling bertemu, mata mereka yang saling bertatapan itu terlihat begitu jernih satu sama lain, yang menarik mereka ke dalam keindahan si pemilik mata.
“Terima kasih atas kebaikanmu, Killian.”
Julie tersenyum dengan sangat tulus, dan itu sungguh mengejutkan Killian dia benar-benar tidak bisa berkutik dengan apa yang baru saja dilakukan Julie, Padahal dia sendiri mengutuk dirinya ketika dia mengatakan itu pada Julie. Ternyata Julie malah mengabulkan permintaannya tadi. yang benar-benar membuatnya kebingungan. Apa yang terjadi di antara mereka berdua sebenarnya?
Mereka berdua adalah tawanan dan seorang penculik. Namun hubungan keduanya cukup aneh.
“Kau manusia aneh, Julie.”
Mulut Julie terbuka mendengar ucapan Killian.
“Ya, aku Julie.”
Killian sekarang menutup mulutnya, dia telah melakukan kesalahan Karena memanggil nama Julie. Sebelumnya dia tidak pernah memanggil nama itu hanya menggunakan nama manusia untuk memanggil Julie.
Semakin lama dia di sini, Killian yakin akan semakin aneh. Killian menghembuskan napas berat dari mulutnya, dan kemudian menatap tajam ke arah Julie salat Julie sedang melakukan kesalahan yang sangat fatal.
“kuharap ayahmu cepat merespon apa yang kami inginkan titik sehingga kau bisa pergi dari sini dengan segera.” Killian menatap dingin Julie namun Julie terlihat sedih yang membuat Killian merasa aneh.
“Aku tidak ingin kembali jika kesepakatan benar-benar terjadi, lebih baik kalian lepaskan aku di tempat yang jauh bukan pada ayahku.”
Julie menunduk, dia menyembunyikan kesedihan di matanya pada Killian. Menakutkan, mansionnya sangat menakutkan.