Rambut panjang Julie diikatnya dengan rapi, dia mengingatnya menggunakan tali gaun yang dia lepas karena merasa begitu gerah.
Bajunya yang tebal dan berat itu sungguh menghalangi dalam melakukan aktivitas, sehingga dia lebih duduk dengan bermalas-malasan dan hanya memperhatikan keadaan keluar untuk menghilangkan rasa bosannya.
Dan seperti biasa, Killian datang dengan wajahnya yang terlihat dingin, tubuhnya yang tinggi dan tegap itu melihat ke arah Julie yang duduk di depan jeruji besi. Dia melihat Julie yang terlihat polos, kemudian dia membuka jeruji besi tersebut dan masuk yang membuat Julie terkejut. Mereka berdua saling melihat satu sama lain, rasa aneh dan waspada muncul pada mereka.
Killian memang telah memeriksa Julie, dia tidak menyembunyikan benda sihir yang bisa digunakan untuk Werewolf, tapi dia terus waspada karena Julie seolah mempengaruhinya dan membawanya dalam sesuatu yang tidak pernah dia pikirkan sebelumnya.
Mata Julie yang berwarna hijau melihat ke arah tangan kanan Killian, di sana dia melihat Killian memegang tas berwarna hitam yang membuat Julie heran.
“Ini baju untuk baju gantimu. Ann bilang dia tidak membutuhkannya lagi.”
Alis Julie berkedut ketika mendengar itu, Ann? Benarkah itu Ann.
Julie yang terdiam itu membuat Killian kesal, dia melemparkan tas hitam tersebut pada Julie.
“Kalau kau tidak mau itu kau bisa membuangnya, tapi kau sangat tidak terima kasih sekali akan kebaikan Ann.”
Killian mendengus ketika mengatakan itu yang membuat Julie semakin heran dengan sosok di depannya ini.
“Kenapa pria di depanku ini? Dia aneh sekali.” Julie berkata di dalam hatinya. Dia benar-benar tidak memahami Killian yang terkadang terlihat sangat baik padanya, dan lainnya dia terlihat sangat buruk.
“Aku berterima kasih pada Ann karena memberikanku baju-baju ini. Jadi, bisakah kau keluar, Killian?”
Julie berdiri, itu membuat Killian bisa mengukur tinggi Julie yang hanya sebagian, dia terlihat sangat kecil dengan tubuh pucat yang kecil.
“Kau sekarang berani memerintahku?” Killian menatap tajam pada Julie, dan Julie tersenyum kecil pada Killian.
“kurasa tidak sopan jika kau ada di sini saat aku hendak mengganti bajuku, bukan?”
Julie bertanya dengan suara yang lembut tapi menusuk, itu membuat Killian membelalakan matanya, dia tanpa sadar melihat ke arah tubuh Julie yang membuatnya berpikiran aneh. Ya, dia aneh sekali karena bisa memikirkan hal tidak bermoral pada mangsanya sendiri.
Tatapan yang tadinya tenang sekarang berubah menjadi kacau, seperti air tenang yang mengalami riak. Killian benar-benar mengalami distorsi di dalam pikirannya sendiri.
Tanpa mengatakan apa pun, Killian keluar dari kurungan itu, dan dia pergi meninggalkan Julie untuk menenangkan pikirannya sendiri.
Gill yang sejak tadi ada di bagian atas kurungan melihat Killian yang terlihat aneh, dia menyipitkan matanya karena dia juga mendengar percakapan antara Julie dengan Killian yang membuatnya berpikir dengan cara yang aneh.
“Ketua kau tidak berpikir seperti itu kan?” Gill bertanya sendiri sambil menautkan keningnya dan membuat wajah penuh curiga.
Di dalam kurungan kecil itu, Julie dengan wajah yang senang dengan segera membuka bajunya dan mengambil baju yang ada di dalam tas. Dia akan melepaskan baju tidak nyaman ini dengan baju Ann yang terlihat nyaman. Tubuhnya tidak terlalu jauh dengan Ann, dan dia tahu kalau baju Ann sendiri tidaklah ketat, jadi Julie yakin kalau dia akan sesuai menggunakan baju yang sama dengan Ann.
Saat Julie mengambil baju yang diberikan tadi, Julie melihat apa yang ada di dalamnya, ada pakaian dalam yang membuat Julie merasa malu. wajahnya memerah karena itu dan dia memegang pakaian dal tersebut. Julie sangat tahu kalau pakaian dalam itu adalah pakaian baru.
“Dari Ann apa? Kau sungguh mengatakan kalau ini bekas pakaiannya?”
Jukie memperhatikan pakaian dalam yang ada di tangannya. Dia terlihat senang dan kemudian memakainya dengan cepat.
“Pas sekali.” Julie dengan gembira mengatakannya, lalu satu pikiran terlintas di pikirannya. “Tunggu,” ucap Julie pelan.
Wajahnya memerah langsung karena bagaimana bisa Killian memberikannya pakaian dalam yang begitu pas dengannya. Dia berpikir buruk tentang Killian yang selama ini menjaganya.
“Aku tidak menyangka kalau kau mesum.” Julie mendesis karena menduga Killian tahu hal ini pasti karena melihat tubuhnya, terus memperhatikannya hingga dia bisa mengira-ngira sendiri ukuran dadanya.
Di bawah pohon yang besar, Killian membaringkan dirinya di sana, dia menenangkan dirinya di tempat teduh dengan angin yang menerpanya lembut.
“Kenapa aku melakukan hal aneh lagi?”
Killian bertanya pada dirinya karena dia sungguh tidak tahu kenapa melakukan itu, dia meminta baju pada Ann dan menyuruh Ann untuk membeli pakaian dalam untuk Julie.
Saat itu Ann begitu bingung dengan Killian.
“kau menyuruhku membelikannya pakaian dalam?”
“Aku mengganti uangmu, Ann.” Killian dengan cepat menjawab ucapan Ann.
Ann menatap Killian dengan tatapan mata yang tajam, dia menggigit bibirnya sendiri, dan menyadari memang saat itu wanita manusia itu belum sama sekali mengganti bajunya, dia selalu memakai baju yang sama dan tentu saja menggunakan dalaman yang sama juga sangat tidak nyaman. Itu gerah, dan membuat tubuh gatal.
“Baiklah. Tapi aku tidak tahu ukurannya.”
Ann mengangkat kedua tangannya, dia memang takut pada manusia, tapi dihadapan Killian yang juga merupakan teman masa kecilnya, Ann sama sekali tidak takut.
“Sedikit lebih besar darimu.” Killian bersuara dengan ragu, dan dia tidak menatap Ann seberani tadi.
“Apanya yang sedikit lebih besar?” Ann sungguh bingung dengan apa yang dikatakan oleh Killian, Killian tidak menjelaskan semuanya dengan baik. Bisa saja nanti dia salah beli karena apa yang dikatakan oleh Killian.
“Itu.”
Killian menunjuk ke arah d**a Ann yang membuat Ann langsung menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya, untuk menutupi dadanya. Wajahnya begitu merah.
“killian! Kenapa kau menjadi tidak bermoral!”
Akibatnya, Killian mendapat teriakan dari Ann dan juga satu kali lemparan piring di kepalanya. Dia memang merasa bersalah karena wanita tidak mau kalau tubuhnya di tunjuk seperti itu, tapi Killian tidak tahu bagaimana membeli pakaian dalam wanita, dia hanya bisa mengandalkan Ann.
Sekarang, dia di bawah pohon besar itu sedang memejamkan matanya. Mencoba menenangkan jantungnya yang berdebar karena rasa malu tadi.
Sekarang di rumahnya, Ann masih merasa kesal dengan apa yang dikatakan oleh Killian. Dia melihat dadanya sendiri, kemudian memikirkan d**a Julie, dia merasa kalau ukuran keduanya tidak berbeda. Ann memajukan bibirnya karena dia kesal, dan sedetik kemudian dia mengingat Julie. Wanita manusia itu begitu lembut, dan itu membuatnya penasaran.
Bahkan Killian saja bersikap baik padanya, Ann menyadari itu, Killian mau bersusah payah hanya karena wanita manusia itu. Membawanya ke sungai, memberikannya pakaian dan memberikannya makanan dengan cukup layak.
Ann tahu kalau Killian adalah pria yang baik, tapi Killian juga seorang ketua yang keras.
“Apa yang sedang terjadi?” Ann bertanya-tanya di dalam hatinya sendiri.