Gill mendapatkan tugas dari ketuanya untuk menjaga Julie. Apa yang pernah terjadi pada Julie itu membuat Killian waspada, dia meminta Gill agar tidak membiarkan Isaac mendekati Julei. Dia mempertimbangkan dengan sangat keras sekali.
Gill menganggukkan kepalanya, dia memberi kenyakina pada ketuanya itu kalau dia akan menjaga Julie dengan sanga baik, dia tidak berniat untuk membiarkan Isaac mendekati Julie dan berbuat kasar pada Jjlie. Dia sedikit merasakan keprihatinannya pada Julie ketika Julie berhasil menyelamatkannya dan para werewolf, dia menganggap mungkin Julie tidak seburuk Hugo.
Sudah banyak contoh kalau anak berbeda dengan ayahnya.
Karena itulah, Gill yang seperti berhutang budi pada Julie akan menjaga Julie dengan baik, bahkan dia sekarang menjadi lebih ramah pada Julie. Dia memahami kenapa Ann yang penakut itu menyukai Julie dan tidak masalah dengan bersama Julie. Ketika matahari belum terbit, Killian telah pergi bersama rombongannya, itu membuat hanya ada Gill, Ann, dan Julie saja di rumah Ann.
Mata indah Julie berkedip, dia bangun dengan tubuh yang terasa sakit, kenyataan tentang Killian yang meninggalkannya telah membuat tidur ya tidak nyenyak. Dan itulah kenapa Julie merasakan sakit di sekujur tubuhnya.
Dia melihat sekelilingnya, jendela telah terbuka dan dia sendirian di kamar Ann. Ketika dia keluar, Ann sedang bersiap untuk membangunkannya. Dia ingin mengajak Julie untuk belanja.
“Julie, bagaimana kalau kau cuci mukamu dulu.”
Ann mengatakan itu karena sadar Julie bisa saja ikut bersamanya dengan wajah yang berantakan dan rambut yang kurus, itu terlihat lucu, tapi Ann yakin kalau Julie pasti akan merasa malu dengan itu.
Julie menguap sekali lagi, dia melihat Ann dan menganggukam kepalanya. Kalau dia tidak mencuci wajahnya, maka dia akan terus menguap.
Tidak lama kemudian dia mendatangi Ann dengan wajah yang terlihat lebih segar dan juga rambut yang rapi. Dia terlihat canti 6ajg membuat Ann tersenyum.
Rambut merah yang seperti mawar, dengan kulit putih yang lembut, membuat Julie layak dikatakan sebagai wanita paling cantik di sini. Ketika dia bicara suaranya yang lembut terdengar sangat menyenangkan. Sayang sekali mereka yang membenci Julie, hingga sekarang saja, Ann tidak pernah melihat Julie bersikap kasar atau kejam.
Dia sudah membuat semua pikiran kalau setiap manusia itu jahat.
“Ann, biar aku yang membawa tasnya.” Julie merebut tas belanjaan yang dipegang oleh Ann, dia berjalan santai kemudian Gill ada di sebelahnya.
Ann berjalan dengan mempercepat langkah kakinya, dia ingin berjalan bersama dengan Julie. Ketika mereka keluar dari rumah Ann, Isaac terlihat melintas di depan mereka, tatapan matanya tajam dan dia dipenuhi dengan dendam yang sangat jelas.
Julie langsung mengalihkan perhatiannya, dia sama sekali tidak ingin merusak harinya yang indah karena memikirkan werewolf yang jahat itu.
Mereka bertiga berjalan dengan Julie yang ada di tengah, kewaspadaan ada di dalam diri mereka, dan Ann dan Gill berusaha keras agar kewaspadaannya itu tidak terlalu terlihat oleh Julie, karena itu bisa membuat Julie merasa tertekan nantinya.
Saat mereka tiba di pasar, julie mendatangi tempat yang menjual jepit rambut. Seorang werewolf wanita tua yang menjual itu melihat Julie, dia memiringkan kepalanya seolah dia menilai Julie hingga ke dasar hatinya.
“Aku ini werewolf tua.”
“Ya?”
Julie langsung merespons karena terkejut, kemudian dia melihat ke arah depannya, werewolf itu sedang mengamatinya dengan tatapan mata tanpa kebencian.
“Maggie, jangan menakutinya.” Ann bicara dengan suara yang sangat lembut, dia memegang tangan Maggie yang keriput.
“Jangan menfitnaku Ann, aku sama sekali tidak menakutinya, hanya sedang berbincang padanya.”
Ann dia karena dia mendapatkan tatapan tegas dari Maggie.
“Aku dengar kalau kau yang telah menyembuhkan kami, sayang sekali kau lahir menjadi anak Hugo.”
“Ya, sayang sekali, Maggie.”
Julie tersenyum cerah yang membuat Maggie terdiam beberapa saat.
“Kalau kau mau jepit itu, ambilah. Aku memberikannya sebagai ucapan terima kasih.”
Maggie menggerakan tangannya, dan Julie langsung melihat jepit rambut yang ada di tangannya, jepit rambut itu sangat indah, terdiri dari tiga batu permata kecil berwarna biru.
“Sungguh?” tanya Julie senang.
“Ya, ambillah. Itu sangat sesuai untuk rambut merahmu.”
“aterima masih, Maggie, kau sangat baik sekali samaku.”
Julie berseru, dia langsung memakai jepit di rambutnya, bahkan dia meminta Ann untuk memastikan dia memakai jepit dengan benar. Karena ini adalah pemberian dari Maggie, dia yang tidak pernah mendapatkan hal seperti ini akan menjaga jepit yang diberikan Maggie dengan sangat serius.
“kenapa kau terlihat senang sekali? itu hanyalah jepit murahan yang aku juga.” Maggie yang sejak tadi mengamati Julie merasa sangat aneh sekali melihat Julie begitu senang dengan jepit kecil itu.
Julie yang dibesarkan oleh kemewahan dari Hugo, tentunya memiliki banyak hal mewa di hidupnya dibandingkan apa yang Maggie berikan tadi.
“Ini pemberian darimu, dan aku baru pertama kali mendapatkan hadiah seindah ini. Jadi, aku akan menjaganya dengan sangat baik, Maggie.” Julie tersenyum lebar ketika dia mengatakannya, jepit yang diberikan Maggie telah ada di kepalanya, memantulkan sinar matahari dengan sangat baik dan membuat Julie terlihat lebih berkilau dibandingkan sebelumnya.
Setelah mereka menghabiskan waktu bersama Maggie, mereka bertiga kembali pergi untuk ke tempat tujuan mereka. Ann akan membeli gandum untuk membuat makanan,dia selalu memiliki banyak keahlian yang membuat Julie iri.
Karena itulah Julie meminta Ann untuk mengajarinya membuat kue, ada satu orang yang ingin dia berikan itu, yang itu Killian, dia ingin sekali memberikan Killian kue sehingga setidaknya dia bisa mengatakan ucapan terima kasih pada Killian yang dingin itu.
Satu hal lainny, Julie ingin mempelajari sesuatu, dia sama sekali tidak bisa melakukan apa pun di rumahnya, dia kekurangan ilmu pengetahuan karena selalu diawasi dan dipersiapkan kebutuhannya. Sedangkan ketika dia ingin keluar, dia tidak bisa keluar karena larangan ayahnya.
“Julie, ayo.” Ann memanggil Julie karena mereka telah selesai belanja. Sekarang mereka hanya perlu kembali dan bersiap membuat kue dan lainnya
Jukie mengikuti Ann, mereka bergandengan tangan yang membuat Isaac tidak senang. Beberapa werewolf yang ada di desa telah menerima keberadaan Julie, tapi lebih banyak yang tidak menyukai keberadaan Julie. Andai saja Julie bukanlah tiket untuk mereka mendapatkan kebebasan, maka mereka pastinya telah menyentuh Julie dan menyiksa mereka.
“Akhirnya tiba juga.”
Julie bernapas lega setelah mereka tiba di rumah Ann.
“Kau seolah habis dari perjalanan jauh saja, Julie. Kita hanya berasal dari pasar yang tidak jauh dari tempat ini.”
Jukie tersenyum kecil mendengar Ann mengoceh tentang itu.
“Itu karena aku tidak pernah keluar rumah, Ann, makanya aku merasa kalau aku begitu lemah sekali.”
Julie tersenyum kecil, tubuhnya yang tidak pernah keluar rumah tentu saja berbeda dari yang lainnya, karena dia tidak pernah berjalan jauh
Kulitnya yang jarang sekali terkena sinar matahari menjadi sangat pucat, dia terlihat sangat memukau dengan kondisi tubuhnya yang terlihat berkualitas. Indah dan luar biasa.
“Kalau begitu kau harus berjalan-jalan bersamaku nanti, staminaku haris dikbangkan, Julie.”
Julie menganggukan kepalanya, dia sepakat dengan apa yang dikatakan Ann.