Julie yang dibawa oleh Killiian ke tempat Cameron itu menjadi gelisa, dia berada di tengah-tengah para werewolf. Mereka menatap Julie dengan tatapan mata yang tajam dan ingin penjelasan dengan segera, mereka tidak memiliki hubungan yang baik. Mereka berharap kalau wanita manusia ini tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi.
“Aku dengar dari Killian kalau kau mengatakan kalau Federick adalah orang yang bertentangan dengan ayahmu.” Cameron bicara, membuat Julie langsung memahami apa yang sebenarnya terjadi di sini. Atmosfer berat dan tegang ini pastinya berhubungan dengan apa yang dia katakan pada pilihan sebelumnya, informasi yang dia berikan itu pasti kekinian sampaikan hingga membuat dirinya dipanggil.
Julie menguatkan dirinya sendiri karena dia tahu dia harus menjadi sosok yang kuat dan tenang untuk menghadapi situasi ini. Dia cukup terlatih dalam hal itu.
Matanya dengan sangat tenang menatap ke arah Cameron, sekarang adalah kesempatan untuknya menjelaskan semua apa yang terjadi. Dia ingin mengatakan semua yang terjadi dalam dirinya dan mengambil kesempatan ini sebagai kesempatan untuk dia hidup bebas.
Seperti sebelumnya yang terjadi pada dirinya, dia bersikap menjadi sangat berani.
“Federick memiliki kelompok yang menentang apa yang dikatakan oleh Hugo tentang hukum p********n para werewolf.”
Julie mengatakannya dengan lantang, membuat yang ada di sana menatapnya dengan tatapan tajam.
“Mungkin kalian menganggap apa yang kau katakan ini adalah bohong, tapi dengan ayahku, tidak sedekat yang di rumor kan. Semenjak kematian ibuku, dia seringkali menyiksaku dan itu terjadi sepuluh tahun yang lalu yang lalu.”
Julie mulai mengangkat tentang cerita kesedihannya, di mana Dia memiliki hubungan yang sangat buruk dengan Hugo, dia hanya berharap agar para werewolf itu akan mempercayai apa yang dia katakan, cerita ini dimulai dari penyiksaan Hugo pada dirinya dan werewolf.
"Kami tidak ingin mendengar kisah sedihmu!” Irvin membentak.
Julie melihat ke arahnya, dan menatapnya tenang. Kemudian Juli tersenyum tipis pada Irvin yang membuat Irvin bingung.
“Ya, tapi apakah kalian tidak menyadari bahwa swpuluh tahun yang lalu itulah pergerakan baru Hugo dalam pertentangannya melawan werewolf?”
Semua yang ada di sana terdiam, mereka memikirkan ucapan Julie dengan hati-hati, dan ketika mereka menemukan jawabannya mereka membelalakkan mata mereka. Masing-masing diantara mereka saling menatap orang di sebelahnya dan menganggukkan kepala, apa yang dikatakan Julie itu benar.
“Saat itulah juga aku menerima penyiksaan seperti kalian, mungkin kalian bertanya-tanya kenapa aku tidak memiliki bekas luka, karena setiap kali ayahku menyiksaku dia akan meminta seorang pendeta untuk menyembuhkanku dengan air suci.”
Mendengar itu para werewolf meremas tangan mereka, itu terdengar sedikit tidak masuk akal tapi mereka memahami efek air suci yang tidak bisa mereka beli itu. Air suci itu memang memiliki kekuatan yang sangat hebat dalam menyembuhkan luka apakah bisa membuat tanpa bekas luka sama sekali.
“Aku mendengar percakapan ayahku dengan rekan yang lain, Federick mereka tahan agar dia tidak bisa mengalahi rencana mereka. Kalian harus melepaskan Federick dan Federick akan bisa membantu kalian. Dia memiliki kelompoknya sendiri, dan aku tahu dia menyembunyikannya. Ayahku pernah mengatakan itu, dan mungkin kalian akan bertemu dengan para werewolf lainnya yang bisa membantu kalian di Rubellian.”
Mereka mendesis mendengar ucapan Julie, ucapan itu seolah meminta mereka untuk tertangkap oleh para prajurit.
“Jadi, bagaimana caranya kami bisa mencari tempat Federick?”
Pertanyaan yang sangat masuk akal sekali kau mau membuat Julieharus memutar otaknya.
“Kalian bisa menyuruh para werewolf untuk berkonsentrasi mencari Federick.”
Semua yang ada di sana berteriak, mereka tidak menyetujui apa yang dikatakan oleh Yuli yang sangat tidak masuk akal itu. Mereka bisa saja tertangkap dan terluka lebih parah gara-gara ide yang dikatakan oleh Julie.
“Atau kalian bisa melepaskanku, dan aku akan memberikan informasi pada kalian nantinya.”
Semua yang ada di sana semakin ribut karena ucapan Julie barusan, itu sama saja seperti Julie sedang memanfaatkan mereka, menganggap mereka bodoh ketika mengatakan ide tersebut.
“Kau bisa bebas seenakmu kalau begitu, ini rencanamu agar bisa bebas?!” Irvin marah, Killian menatap Julie dengan khawatir.
"Aku tidak memaksa kalian, aku memberikan kalian dua pilihan dan aku tahu kalian pasti bisa memilih dengan baik apa yang akan kalian lakukan. Kalian bisa saja merapatkan sihir padaku kalau mengkhawatirkannya.”
“Kita memiliki mantra untuk membuat mulutnya tertutup, dan sihir perjanjian. Kita bisa menggunakan itu, kan?” Casper bicara, dia tampak bersemangat mengatakan itu. Sedangkan Varrel sejak tadi mengamati Julie, dia melihat Julie sebagai sosok yang berani.
Bahkan Julie sendiri tidak tahu tentang sihir-sihir yang baru saja dia dengar tadi, dia setelah mendengar sihir itu merasa cukup tenang karena itu bisa saja mendukung ide darinya. Semua yang ada di sana mulai berdebar lagi.
Tapi berbeda dari yang lainnya, Killian memperhatikan Julie dan dia merasa khawatir dengan Julie. jika Julie kembali ke rumahnya bukan artinya dia akan mendapatkan siksaan lagi?
Killian ingin melakukan protes sekarang tapi dia tidak bisa membuka mulutnya di tengah situasi yang begitu ramai seperti ini, dia harus menjaga sikapnya dan agar tidak menyudutkan Julie.
"Aku akan bersedia untuk kerjasama dengan kalian, asalkan kalian membiarkanku bisa hidup bebas. Setelah hukum itu tidak terjadi lagi Aku harap kalian membawaku untuk tinggal di tempat yang jauh dari sini aku tidak ingin kembali ke mansionku lagi.”
Julie dengan tegas meminta bayaran dari apa yang akan dia lakukan, jika dia kembali ke rumahnya tentu saja ada banyak hal yang dia korbankan sehingga dia akan merasakan kesakitan yang seperti dulu lagi, jika hukum telah berubah dia hanya ingin untuk diselamatkan dan dibawa pergi dari rumahnya.
Dia tidak ingin bersama ayahnya.
“Kau berani sekali meminta sesuatu.” Irvin menyeringai.
“Bukan hanya kalian saja yang menginginkan hidup bebas, aku juga ingin hidup bebas. Jadi ini adalah solusiku dan kerjasama diantara kita." Julie memukul dadanya, dia sangat terus terang mengenai tujuannya. Sikap berani Julie dan tatapan matanya yang bersinar itu membuat yang lainnya terdiam, mereka memikirkan ucapan Julie dan Killian mengenai Julie yang tidak disayang oleh Hugo.
“Kami akan mendiskusikannya lagi Jika keputusan telah kami tentukan, kami akan memberitahumu.” Cameron menghentikan diskusi kali ini, mereka telah mendengar apa yang ingin mereka ketahui dan mereka perlu mendiskusikannya secara bersama agar mendapatkan jalan terbaik apa yang harus mereka pilih.
Cameron melihat ke arah Julie dan Julie menunduk.
“Terima kasih atas pengertianmu, ketua Cameron.”
Julie keluar di antar Killian, sedikit bisa bernafas legah di luar, Julie mengatur nafasnya menjadi lebih baik dan suara berat terdengar dari bibir Julie.
“Tekanan di dalam luar biasa.”
“Seperti itulah pertemuan, Julie.”