Menempati kontrakan yang baru aku tinggali beberapa hari setelah paman memintaku untuk menjadi istri Khana. Suasana disini lebih baik karena dekat dengan warung.
Tidak terlalu berisik dengan kendaraan tapi, banyak orang nongkrong. Ini adalah tempat yang sempurna. Yaaa, walau pun katanya sih disini banyak yang sering kemalingan. Aku harus sering-sering kunci rumah.
Duduk di lantai, bersandar pada tembok dekat pintu dengan sebotol air minum, semangkuk mie rebus, telur setengah matang dan televisi yang menyala menjadi alasan aku menikmati malam ini.
Tempat ini sepertinya sangat cocok untukku kalau seperti ini tidak ada lagi