“ halo gw butuh bantuan lo!”
“ bantuan apa Ar?” tanya Ken.
Ya aku menelpon Ken, untuk sekarang aku butuh saran dan bantuan dia. Selain dia sahabatku, dia juga kakak dari Sam..
“ Ken, sore ini, kira- kira Sam ada acara, atau ada kesibukan?” tanya Arjuna.
“ hm.. kemarin dia bilang, kalau sore ini dia mau ke skatepark.” Jawab Ken.
“ skatepark?” tanya Arjuna, bingung.
“ skatepark itu, tempat latihan skateboard.” Jawab Ken.
“ gw kan pernah bilang sama lo, kalau Sam itu suka skateboard.” Kata Ken, lagi.
Ya ampun aku baru ingat, kalau patung cantik itu suka skateboard..
“ sorry Ken, gw lupa.” Kata Arjuna, yang tepok jidat.
“ memangnya kenapa Ar?” tanya Ken,
“ jangan bilang, lo mau kesana?” tanya Ken, lagi.
“ iya rencananya begitu.” Jawab Arjuna.
“ hm.. begitu”
Ken tiba-tiba ada ide ..
“ oiya kalau lo kesana, bawa makanan dan minuman!” saran Ken,
“ Sam itu kalau latihan apapun, dia selalu lupa bawa air dan makanan, makanya dia selalu tahan haus dan lapar. Ya karena dia malas singgah di minimarket, dia lebih memilih pulang dirumah baru makan dan minum.”
“ jadi ini kesempatan lo, kalau mau dekati dia.” Kata Ken.
“ oke bro, thank’s infonya.” Kata Arjuna.
“ dan satu lagi, lo kesana jangan pake pakaian kerja..” kata Ken,
“ itu karena Sam orangnya gak suka jadi pusat perhatian dari teman-teman yang baru dikenalinya.” Sambung Ken.
“ siip kawan!” kata Arjuna, mengerti.
“ oiya satu lagi, lo bawa saja air mineral dan roti sandwich. Jangan bawa yang lain, oke!” kata Ken lagi.
“ oke siip bro..” kata Arjuna.
Lalu telpon dimatikan…
“ hm… skatepark..
“ sampai ketemu disana, patung cantik..
Setelah istirahat, bukan sebenarnya bukan istirahat, aku yang minta jeda sebentar. Karena jujur saja, aku tidak bisa konsentrasi gara-gara Samantha Florensia Pratama memenuhi otakku.
“ tapi sekarang, gw sudah siap lanjutkan meeting..
“ karena gw sudah tahu harus ngapain..” bathin Arjuna.
Sore itu, Arjuna sengaja pulang cepat. Sampai di rumah, segera Arjuna mandi, lalu ganti baju. Kali ini, dia mengenakan pakaian santai, kaos blong, selana jeans belel yang sobek, dan sepatu kets putih. Setelah dia rasa pas, Arjuna turun ke bawa.
“ mama, Ar pergi dulu!” pamit Arjuna.
“ mau kemana lagi kamu?” tanya mama Widya.
“ Arjuna, mau ketemu patung cantik!” jawab Arjuna, lalu segera pergi.
“ patung cantik? Siapa orang yang dibilang patung cantik?” tanya mama, yang sebenarnya menuntut jawaban. Tapi dia cuma bisa menatap punggung tegap Arjuna.
Ken sudah WA alamat skeatpark yang biasa didatangi oleh Sam, ke Arjuna. Ya setelah Ken bertanya ke Sam, dengan beberapa alasan, yang tidak membuat Sam curiga.
Sebelum sampai ke skeatpark, Arjuna singgah di minimarket, untuk membeli air mineral dan roti sandwich. Ya sesuai dengan saran Ken..
Sampai di skatepark, Arjuna yang tetap kelihatan tampan walaupun dengan pakaian santai, menjadi pusat perhatian cewe-cewe yang sedang nongkrong, atau yang sedang bermain.
“ cara berdiri, dan wajah itu seperti gw kenal!” kata Sam, yang memang tanpa kacamatanya, sehingga dia untuk melihat jauh, dia kurang jelas.
Arjuna sedang berdiri di pinggir skatepark, dimana pengunjung sedang duduk menikmati permainan, tapi ada juga yang turun bermain. Sam mendekati sosok yang dikenalnya, sosok yang mencuri semua perhatian kaum hawa, yang berada di skatepark.
“ hai ganteng, kenalkan gw Rani.” Kata cewek, yang sedang duduk santai disitu.
Beberapa cewek datang mendekati Arjuna, ada juga yang memnadang kagum dengan kegantengan Arjuna. Bukan hanya ganteng, tapi mereka juga mengagumi tubuh Arjuna yang tinggi, tegap, dan sixpack itu terlihat dari baju kaos oblong yang membentuk badannya. Apalagi Arjuna juga terlihat keren, dingin, cuek dan penuh misterius.
“ apa semua perempuan gini ya? Gak bisa lihat cowok bening..” bathin Sam.
“ lagian ngapain juga tuh cowok datang kesini?”
“ ini pasti kerjaan kak Ken..
“ tadi kan kak Ken tanya alamat skatepark, dan cowok ini muncul..
“ huffttt…
Sam menatap Arjuna..
“ Sam!!” panggil Arjuna, yang mendekati Sam.
“ kak Arjuna ngapain disini?” tanya Sam, cuek.
“ gayanya tetap saja tomboy!” bathin Arjuna, yang menatap cara berpakaian Sam, dari atas sampai kebawa.
“ Ada apa kak? Apa ada yang aneh?’ tanya Sam dingin, dia tidak suka diperhatikan seperti itu.
“ gw suka gaya lo..
“ cantik!” puji Arjuna, tersenyum.
“ hufft…
“ mulai lagi ngegombalnya..” bathin Sam.
“ daripada sama si tomboy, lebih baik sama kita-kita aja.” Ajak cewe, disekitar situ.
“ Sam, giliran lo!” kata cowok, yang baru selesai bermain skeatboard.
“ oke, Elo.” Kata Sam, lalu dia turun.
Bermain skeatboard, di awal meluncur, lalu berganti diluncuran lain, lalu melompati pegangan tangan besi, lalu menaiki luncuran. Arjuna terpukau dengan permainan Sam..
“ itu calon istri gw..
“ jago kan..
“ hebat kan..
Arjuna tersenyum, memandang Sam yang selalu saja memberi kejutan dengan bakatnya. Lalu Arjuna melihat cowok lain ikutan bermain, dan beberapa cewek yang sama dengan Sam, yang bisa bermain ikut turun.
“ siapa laki-laki itu? Mereka dekat sekali.” Kata Arjuna kesal, tampangnya jutek.
Arjuna tidak sadar, kalau para wanita yang berdiri di sekitar dia, sudah mendekati dia, merapat ke tubuhnya, merapat ke d**a bidaknya.
“ astaga!!”
“ gak dikantor, gak diluar sama saja, tetap saja sifat playboynya keluar..” bisik Sam, yang menatap Arjuna.
“ Elo, guy’s nanti kita ketemu lagi..
“ gw balik dulu!” kata Sam.
“ oke Sam..” teriak mereka, bersam saat berada ditengah lapangan, mereka sudah biasa berkumpul ditengah lapangan, setalah masing-masing menunjukkan kemampuan.
Sam memajukan skeatboarnya, meluncur keatas, dan berjalan ke arah Arjuna berdiri. Wanita-wanita itu masih mendekati Arjuna, dan Arjuna masih belum sadar.
“ kak, apa kita bisa pulang sekarang?” tanya Sam, sehingga menyadarkan Arjuna.
“ Sam, siapa cowok ganteng ini?” tanya Reni.
“ gw bolehkan kenalan sama dia?” tanya Reni, lagi.
“ kenalan saja..!” kata Sam, datar.
“ kak, gw tunggu diparkiran!” kata Sam, datar lalu pergi.
“ ah… bisa-bisanya dia sodorkan gw ke teman-temannya!” kesal Arjuna, Arjuan menatap dingin ke arah wanita-wanita itu, lalu pergi meninggalkan para wanita, dan mereka kesal dengan perlakuan Arjuna.
Arjuna mendekati Sam, Arjuna manarik tangan Sam. Saat mereka saling berhadapan, Arjuna memajukan wajahnya ke depan wajah Sam. Sam tidak bergeming sedikit pun, dia tetap pada posisinya.
“ jangan sodorkan gw ke teman-teman lo!” kata Arjuna marah.
“ menyodorkan?” tanya Sam.
“ bukannya kak Arjuna yang menyodorkan diri sendiri?” tanya Sam lagi.
“ gw tidak pernah menyodorkan diri, tapi mereka sendiri yang datang mendekati gw.” Jawab Arjuna, dingin.
“ lalu mereka minta kenalan, lo mengijinkan mereka..
“ iya gw melakukannya, mengiyakannya..
“ bukannya kak Arjuna bangga kalau didekati banyak wanita.” Kata Sam dingin.
Arjuna yang mendengar itu, cuma bisa bengong, tidak menyangka Sam bicara begitu padanya. Kata-kata itu, seperti pisau yang menghujamnya.
“ kenapa? Lo cemburu, karena kejadian kemarin diruanganku?” tanya Arjuna.
“ gak, terserah kakak mau lakukan apa!” jawab Sam.
“ o,, jadi terserah gw.. oke!” kata Arjuna, yang sebenarnya kesal dengan jawaban Sam.
Sam berjalan ke arah motor yang diparkir, lalu naik motor setelah memasukkan skeatboard ke dalam tas ranselnya. Sam memainkan gasnya, terdengar suara ribut dari motornya, lalu berjalan meninggalkan Arjuna. Arjuna kesal sama dirinya sendiri, entah apa yang dipikirkan Sam tentang dia.
“ brengsek..!!!” umpatnya..
_______________________________________
Dirumah, Sam sedang duduk diatas loteng, seperti biasa dia sedang melihat bintang, sambil dengar lagu di ponselnya.
“ kak Ken berikan alamat skeatpark ke kak Arjuna?” tanya Sam, yang melihat kakaknya duduk di sebelahnya.
“ iya kakak yang berikan..
“ kenapa? Lo gak suka dia datang kesana.” Tanya Ken.
“ gak kak.” Jawab Sam.
“ lo gak coba usir dia kan?” tanya Ken.
“ ya gak lah kak!”
“ gw juga gak sejahat itulah.” Jawab Sam.
“ gimana, sudah mulai suka sama Arjuna?” tanya Ken.
“ emang harus secepat itu suka sama kak Arjuna?” tanya Sam.
“ kan masih ada beberapa bulan lagi.” Tambah Sam lagi.
“ ya kali aja lo cepat suka, secara dia kan ganteng dan kharisma penggodanya ada.” Jawab Ken, bukan memuji tapi membuak aib sahabatnya.
“ hehehehe…
“ kak Ken ini memuji atau nyela kak Arjuna?” tanya Sam.
“ gak, cuma buka aib aja!” kata Ken ketawa..
Mereka berdua saling tertawa…
“ oiya kak, gw mau tanya sesuatu..
“ tanya aja…
“ kakak kan sahabat kak Arjuna, pasti tahu dong siapa cewek yang dia cintai?” tanya Sam
“ maksudnya cowok sekeren dan seganteng kak Arjuna, pasti punya pacar lah..” sambung Sam, sedikit penasaran.
“ jadi sekarang lo sudah mengakui kalau Arjuna keren dan ganteng..
“ ih… kak Ken gw serius tanya..
“ bukan maksud memuji tahu!!!” kesal Sam.
Ken tersenyum…
“ iya sih, dia pernah punya cewek yang sangat dia cintai..
“ waktu itu masa kuliah, teman sekampusnya, namanya Karina..
“ Arjuna itu dimana pun dia berada, dia tetap jadi pusat perhatian para wanita, begitu pun di kampus. Arjuna itu tetap playboy, gonta ganti cewek. tapi akhirnya ketemu Karina, sosok cewek yang bisa bikin Arjuna setia.” Kata Ken.
“ lalu sampai sekarang kak Arjuna masih berhubungan dengan cewek itu?” tanya Sam.
“ mereka putus, waktu lulus..
“ Karina menghilang, dan tidak tahu kabarnya” jawab Ken.
“ nama panjangnya siapa kak?” tanya Sam.
“ Karina Putri Tobing.” Jawab Ken.
“ o,, apa kak Arjuna gak cari cewek itu?” tanya Sam
“ gak, Arjuna marah karena diputuskan sepihak..
“ dia juga gak mau mencari Karina, padahal saat itu Arjuna sangat kacau, dia benar-benar patah hati.” Jawab Ken.
“ hm.. gw bantuin dia temukan cewek yang bernama Karina itu.” Kata Sam.
“ emang lo bisa?” tanya Ken.
“ bisalah kak, gak percuma kan punya teman seorang hecker..
“ bagi dia yang begituan gampang..” kata Sam.
“ tapi kakak rasa gak perlu lagi Arjuna ketemu dengan Karina..
“ dia kan sudah dijodohin sama Sam.” Kata Ken.
“ gak papa kak..
“ gw akan temukan cewek itu, dan gw mau lihat apa kak Arjuna tetap akan bertahan dengan perjodohan ini, atau tidak?” alasan Sam.
“ oke, terserah Sam saja.” Kata Ken, mengikuti kemauan adiknya.
Ken juga merasa harus memeberikan tes kepada sahabatnya, karena perjodohan ini berkaitan dengan adik kesayangannya. Arjuna memang belum menunjukkan tanda-tanda playboy nya, tapi bagaimana kalau cinta lama nya datang, apa dia sanggup menolak cinta yang sudah membuat dia patah hati.