Ternyata Irene menyeret Anna hingga ke depan mading, melepaskan tangannya dari kaki Anna dengan kasar.
"Akui ini perbuatan lo, atau lo tunggu nanti malem, bawahan gue merkosa lo rame-rame." Ucap Irene.
"T-tapi itu bukan aku!" Percayalah bukan Anna yang menempelkan foto-foto Xaviora yang terlihat tengah menari di dance floor club, awalnya ia memang senang karena mengetahui ada juga yang membenci Xaviora, tapi bukan ia yang melakukan itu.
"Cepet akuin!" Desak Irene.
Anna memutar otak menghadapi Irene yang gila di depannya ini, jujur ia lebih takut jika berhadapan dengan Irene daripada Aura atau Alaia. Irene ini memiliki aura sederajat dengan Xaviora yang saat itu berubah, mengakibatkan dirinya tampak susah menghadapi Xaviora yang lebih tenang namun menakutkan.
Anna melirik kebelakang ta