Jam sudah menunjukkan pukul 23.15 menit 6 jam lebih dari waktu Seharusnya aku pulang kerja, aku terpaksa Lembur karena semua rekan satu divisiku dihari berjamaah sepulang dari pesta ulang tahun ketua divisi yang tidak bisa kuhadiri kemarin, jadi mau tidak mau tugas mereka hari ini dibebankan padaku, benar-benar beruntung dan apes di waktu yang bersama akhirnya dokumen terakhir sudah kurampungkan tepat 5 menit sebelum tengah malam, aku langsung bergegas mengemasi barangku untuk segera pulang. kulihat sudah tidak ada lagi karyawan tersisa selain aku dan Pak Sapto yang aku temui di tempat parkir, beliau adalah satpam yang bertugas malam ini.
Tiba saat aku hendak menyalakan motorku Pak Sapto menghampiriku dan berkata
“Pak Nata yakin pulang naik motor jam segini?” tanyanya
“Yakin dong Pak, saya kan bukan orang yang takut sama hantu” jawabku santai
“lohhh kalau hantu saya percaya Pak nata gak akan takut tapi ini yang saya maksud begal Pak, Bapak lupa ya? kemarin lusa kan ada begal di jalanan arah Pak Nata pulang” kata Pak Sapto serius
“Oh yang ada korban jiwa itu ya Pak? ya ampun gara-gara capek lembur saya sampai lupa” sahutku
“Nahh benar yang itu pak, kalau saya boleh saran mending bapak naik bus aja deh selain lebih murah resiko di begalnya lebih kecil dibanding naik ojek atau taksi online kan Pa, toh haltebus dekat banget dari sini pak” usul Pak Sapto yang langsung kuiakan tanpa pikir Panjang
Di daerah ini tingkat kejahatan begal memang cukup tinggi dan bus yang beroperasi 24 jam ini adalah salah satu Solusi yang dilakukan pemimpin daerah untuk meminimalisir korban p********n meskipun jumlah armadanya sedikit tapi nyatanya sangat membantu terlebih untuk pekerja yang pulang di jam-jam rawan sepertiku.