Sarah mattew adalah mahasiswi semester 6 terbaik di universitas terkemuka dikotanya. dia keturunan eropa - jawa, tak heran parasnya yang menarik membuat teman lawan jenisnya berlomba mendapatkan hatinya.
meskipun memiliki prestasi yang baik di kampusnya, namun tak semulus kisah cintanya.
"pagi bu, hari ini sarah izin pulang terlambat ya". - kata sarah sambil mencium pipi ibunya dan duduk di meja makan. "kuliah sore lagi nduk?"
sarah menggangguk sambil membuka tudung saji dan mengambil makanan untuknya sarapan.
"nduk, tawaran untuk bekerja di perusahaan teman bapakmu gimana? apa kamu mau ambil?". "sarah pikir-pikir dulu ya bu, karena tugas kuliah juga masih banyak apalagi bentar lagi mau nyusun skripsi".
"yo wes, nanti kamu kabari bapakmu ya biar beliau yang menyampaikannya". "baik bu".
sarah anak kedua dari dua bersaudara, semenjak kakaknya menikah dan tinggal diluar kota, sarah menjadi harapan bagi orang tuanya untuk bisa menjadi tulang punggung keluarga.
- sesampainya dikampus sarah bertemu dengan teman-temannya yang akan mempersiapkan PKL di yogya.
" sar, nih jadwal pkl buat lo". "hah? apaan ni, kok gw sekelompok sama abizar dan miss perfect nycta, gak mau ah!". kata sarah sambil mengembalikan kertas ke restu.
"lah, lo gimana si. kemarin gw suruh lo nyari partner lo bilang ngikut aja, sekarang lo sewot sendiri lo tuh kenapa?" tanya restu lembut.
"ya emangnya gw gak bisa sekelompok sama lo aja tu? sama genta , fany, nico, tasya?".
"yaaah kan mereka beda lokasi sar, nah yang selokasi sama lo ya abizar dan nycta. lagian cuma buat 2 hari doank kok sisanya kan kita bisa kumpul lagi". kata restu menjelaskan.
dengan berat hati sarah setuju dan sarah pergi ke halaman belakang untuk minum coffee kesukaannya. saat sarah mau order minuman dia berpapasan dengan Bara yang secara tidak sengaja menyenggolnya dan menumpahkan minuman di jaket sarah.
"adooooooohhh, lo ini gimana si? jaket gw basah kan jadinya". "eehh sorry banget. ni ni gw elapin ya maaf gw tadi buru-buru". kata bara menenangkan.
"ya udah - udah gpp, gw bisa bersihin sendiri kok". "sekali lagi sorry ya, oya kenalin gw bara. gw anak ekonomi semester 6 boleh tau nama lo siapa?". "gw sarah, anak hukum semester 6 juga".
"ok deh sar, sorry ya sekali lagi". kata bara sambil pergi terburu-buru.
sara terus membersihkan noda bekas tumpahan minuman sampai dia baru ingat anak mahasiswa tadi. "laah mana tu anak, udah ngilang aja kaya jin". kata sarah bingung.
Bersambung