Perlahan, jari tangan Marie bergerak dan ia mulai membuka tangannya. Setelah kehilangan kesadarannya, Jonathan membawa Marie ke rumah sakit. Para dokter yang memeriksa keadaannya terheran-terheran dengan apa yang membuat Marie pingsan. Jika itu adalah serangan jantung, namun mereka tidak menemukan penyumbatan apapun di dadanya.
“Astaga Marie, apa yang terjadi padamu...” ujar Nirmala yang begitu khawatir. Nirmala dan Charlie mendapatkan kabar ini dari Jonathan, begitu juga dengan kedua orang tua Marie yang sempat datang ke rumah sakit, namun saat itu Marie belum siuman juga.
Marie bisa melihat ada Nirmala, Charlie dan Jonathan yang sedang memerhatikan dirinya. Ia melihat Jonathan yang sedang menyeka air matanya,”Kau benar-benar membuatku begitu khawatir kalau kamu kenapa-kenapa,” Marie