“Kamu beneran mau pergi sendiri?” tanya Sheila untuk yang kedua kalinya.
Setelah sarapan, Layla memutuskan akan berziarah ke makam ibunya sendirian saja. Rencananya pukul 10 pagi nanti mereka akan berkendara mengunjungi Sukabumi. Sebelum pergi ke kampung halamannya, Layla ingin mengatakan beberapa hal kepada ibunya. Kebetulan ketika Gundar Hoesnadi—kakeknya meninggal makam ibunya dipindahkan ke Jakarta—berdampingan dengan makam Gundar dan Ratih—neneknya.
Layla merasa ingin memiliki waktu khusus bersama ibunya. Seandainya Layla ditemani oleh seseorang maka, Layla tak akan mampu menyampaikan beberapa hal.
Layla memberikan anggukan mantap. “Aku udah besar, lho. Aman kok pergi sendirian.”
“Noah enggak akan tiba-tiba datang tanpa sepengetahuan Kakak ‘kan?”
“Dia enggak akan mungkin berani k