Senja baru saja beres membantu salah satu pasien melahirkan, tidak ada rasa lelah karena Senja sangat menikmati pekerjaannya bahkan rasa lelah Akan hilang ketika mendengar suara tangis Bayi yang lahir dengan selamat dan juga Normal.
" Dok, di ruangan ada yang mencari " Kata Suster kepada Senja
Senja mengerutkan keningnya " Mencari ku, Siapa? "
" Saya kurang tau Dok " Jawab suster itu
" Oh baiklah kalo begitu, Saya ke sana dulu ya " Kata Senja yang langsung berjalan kearah Ruang kerjanya untuk melihat siapa yang datang.
Langkah Senja terhenti ketika melihat seorang Pria paruh baya sedang duduk di sofa ruangan kerjanya " Om Ivan "
Om Ivan langsung melirik kearah Senja " Senja " Om Ivan langsung berdiri dengan senyumannya
" Om Ivan, ngapain kesini? tumben sekali " Kata Senja yang tidak biasa om nya datang ke rumah sakit
" Om ke sini karena ingin mengajak kamu makan malam di rumah, Tante kamu sudah masak masakan kesukaan kamu bukannya hari ini adalah hari ulang tahun mu " Ucap Om Ivan tersenyum
Senja duduk di Sofa dengan wajah yang masih heran namun ia menepis pikiran kotornya " Om ingat jika hari ini Aku ulang tahun " Kata Senja yang merasa senang ternyata Om Ivan masih ingat hari ulangtahun nya
" Om tentu ingat, hanya saja tahun-tahun kemarin Om terlalu sibuk makanya tidak pernah mengucapkan kepadamu " Kata Om " Semalam Tante mu mengingatkan Om jika Hari ini adalah hari ulang tahun mu dan kebetulan juga Om sedang tidak ada kesibukan makanya Om ke sini ingin mengajak kamu untuk makan malam di rumah, Maaf jika Om tidak memberikan kabar terlebih dahulu kepadamu soalnya Handphone milik Om hilang " Kata Om Ivan sambil menunduk
Senja membuang napasnya pelan lalu ia mengelus lengan Om Ivan " Yang sabar ya Om, Nanti jika Senja ada rejeki Senja janji akan membelikan Handphone baru untuk Om "
Om Ivan langsung menoleh kepada Senja " Terimakasih Nak, Terimakasih sebelumnya. jadi Kamu akan datangkan nanti malam? "
Senja menganggukkan kepalanya " Iyah, Senja akan pulang ke rumah untuk makan malam bersama Om dan juga Tante " Jawab Senja
Om Ivan terlihat senang karena Senja akan pulang nanti malam " Baiklah kalo begitu Om pulang dulu, Nanti kamu harus datang ya jangan lupa bawakan Om Buah-buahan kebetulan Om sudah lama tidak makan buah-buahan " Ucap Om Iva
senja tersenyum " Iyah Om, Nanti Aku akan bawakan buah untuk Om dan juga Tante " Jawab Senja
Setelah kepergian Om Ivan, Senja langsung siap-siap untuk pulang ke kosannya karena jam kerjanya sudah habis.
" Sus, Aku pulang duluan ya soalnya nanti malam ada acara keluarga " Kata Senja kepada Suster
" Baik Dok, Hati-hati ya " Kata Suster yang di balas anggukan oleh Senja
Senja langsung menaiki Motor metic miliknya tidak lupa ia juga menggunakan helm, Jalanan yang tidak terlalu macet membuat Senja cepat sampai di Kosan miliknya.
Senja langsung menaruh Tas dan langsung membuka pakaian yang ia kenakan karena ia harus segera mandi dan bersiap untuk pergi ke Rumah Om nya.
La la la.. la.. la la....
Di dalam kamar mandi senja bersenandung ria
byur... byurrr.. byurrrr
Senja mengguyur tubuhnya dengan Air dingin. Maklum kosan senja masih kosan biasa jadi belum ada air panas.
Bukan karena senja tidak bisa pindah ke kosan yang lebih elit namun senja tidak ingin membuang-buang uang hanya karena ingin terlihat mewah oleh orang lain, senja lebih senang menabung dari pada harus terlihat wah oleh orang lain.
Senja sudah berdandan begitu cantik bahkan sangat cantik, Senja menggulung Dress berwarna Navy yang panjang nya di di atas lutut, Senja yang memiliki paras cantik dan tubuh yang profesional membuat senja tidak kesulitan jika mencari pakaian yang pas di tubuhnya.
Senja tidak menggunakan Motor Metic miliknya, ia memilih untuk naik Taksi.
Tidak butuh waktu lama Senja turun dari Taksi dengan wajah yang ceria, Senja tidak sabar ingin segera bertemu dengan Om dan juga Tante nya.
" Hai senja " Sapa Tetangga
" Eh Tante " Sapa Senja kepada Ibu itu
" Kamu baru pulang? Tambah cantik saja ya " Kata Ibu itu
Senja tersenyum malu " Tante bisa saja, Lagian perasaan aku gini-gini aja Tan "
" Ah kamu suka merendah begitu, Oh iya Anak Tante sebentar lagi lulus S2 loh, nanti datang ya ke wisudanya " Pinta Ibu
" Hehehe.. iya gimana nanti saja, Jika aku sedang tidak terlalu sibuk pasti aku akan usahakan untuk datang " Jawab Senja
Ibu itu terlihat senang karena Senja akan datang ke acara wisuda putranya " Tante, Aku masuk dulu ya takut Om dan Tante sudah nunggu Aku " Pamit Senja sopan
" Ah iya... silahkan senja " Jawab ibu itu
Senja mengangguk lalu ia masuk kedalam rumah nya dan benar saja Om dan Tante nya sudah menunggu kepulangan senja
" Selamat malam, Om, Tante. " Sapa Senja
Om Ivan langsung menyambut kedatangan senja dengan ramah walaupun Tante Sarah memasang wajah yang sinis dan cemberut
" Senja kamu sudah datang Nak " Kata Om Ivan
" Iyah Om, Oh iya ini Aku bawakan buah-buahan untuk Om dan juga Tante " Senja memberikan parsel buah kepada Om Ivan
Om Ivan tersenyum senang " Terimakasih ya senja, Kalo begitu Ayo kita langsung makan saja Kamu pasti sudah lapar kan " Om Ivan menarik kursi meja makan dan membiarkan Senja duduk di sana.
" Mah " Tegur Om Ivan kepada Istrinya
" Hm.. " Jawab Tante Sarah judes
Om Ivan yang melihat itu langsung menggelengkan kepalanya " Ayo Nak, kita makan " Ajak Om Ivan
Senja langsung mengisi piring miliknya dengan berbagai macam makanan dan di ikuti oleh Om Ivan dan juga Tante Sarah.
Mereka sangat menikmati makanan yang di buat oleh Tante Sarah bahkan Senja berkali-kali memuji masakan Tante Sarah
" Tante, masakan Tante enak sekali kenapa Tante gak buat Warung nasi saja " Usul Senja
" Kamu pikir, Buka warung nasi itu gak pake modal " Ketus Tante Sarah
Senja langsung membuang napasnya pelan " Oh iya Senja, Ada yang mau Om katakan kepadamu " Kata Om Ivan yang memotong pembicaraannya Senja dan juga Tante Sarah
" Ada Apa Om, kelihatan nya serius sekali? " Tanya Senja
Di Ruang Tv Senja, Om Ivan dan juga Tante Sarah mereka duduk di sofa.
Om Ivan mengutarakan niatnya untuk menikahkan senja dengan seorang Pria kaya.
" Om, apa Aku tidak salah mendengar? " Tanya Senja terkejut
" Kamu tidak salah, Selama ini kamu sudah menyekolahkan kamu sampai kamu bisa seperti saat ini, jadi ini sudah waktunya kamu membalas Budi kepada kami dengan cara kamu menikah dengan Tuan Bisma " Ucap Tante Sarah
" Maafkan Om Senja, hanya kamu harapan Paman saat ini "
" Kalian Tega! " Ucap Senja yang langsung meninggalkan ruang Tv dan langsung masuk kedalam kamar miliknya yang dulu pernah ia tempati semasa sekolah.