Sementara di kediaman Angela, gadis bertubuh ideal dengan warna kulit putih langsat itu tengah bersiap untuk mandi. Sudah sejak subuh ia bangun dan membereskan semuanya. Ayahnya sudah pergi lima belas menit yang lalu. Kini tinggal lah dia dan Selia di sana.
"Angel buruan mandinya, ada yang ingin mama sampaikan ke kamu." Ucap Selia sedikit berteriak.
Beberapa menit kemudian Angela muncul dari balik pintu kamar mandi.
" Ada apa ma? "Tanya Angela kepada ibu tirinya yang lebih suka dipanggil mama ketimbang ibu. Mungkin karena usianya yang masih tergolong muda.
" Besok Mas Lukman akan pergi keluar kota selama empat hari. Atasannya sedang berhalangan untuk hadir ke suatu meeting penting. Jadi meminta ayahmu yang menggantikan. Selama itu juga mama akan pergi ke rumah bibi di Yogyakarta. Ada acara keluarga. Kamu harus jaga rumah baik-baik. Jangan keluyuran." Demikian Selia berbicara panjang lebar.
Angela seperti mendapat angin segar mendengar penuturan ibu tirinya. Seolah membuat ia lupa akan kejadian kemarin sore yang sempat berfikir sesuatu yang buruk.
"Baik ma, Angel pasti jagain rumah baik-baik." Angela mengiyakan lalu bergegas untuk bersiap kuliah.
**
Seperti biasa Angela dan Ririn saling menunggu di parkiran sebelum masuk kelas. Hari ini Angela membawa sepeda motor mathic kesayangannya.
"Tumben Lo bawa motor? Biasanya naik taksi aja?" Suara seseorang mengagetkan Angela.
"Eh elo, bikin kaget aja pagi-pagi." Angela nyengir
"Habisnya melongo Mulu sih. Ngelamunin pacar?" Ledek Ririn
" Ya kali gue mikirin pacar. Nyinyir apa gimana sih? Pacar gue kan elo. Buktinya kemana-mana gue pasti sama Lo kan Rin?" Jawab Angela tak mau kalah.
" Yaelaaaah.. gini-gini gue wanita sejati kali Zer. Eh jawab dulu dong pertanyaan gue." Ririn mengembalikan topik.
" Gini. Tadi ibu gue bilang, besok dia mau kerumah bibinya. Sebagai ganti gue jagain rumah gue dibolehin bawa sepeda motor ke kampus." Terang Angela polos.
" Dih. Tumben banget tuh ibu tiri Lo? Kena lempar batu surga kali ya? Tiba-tiba baik gitu." Celetuk Ririn
"Huss nggak boleh ngomong begitu ah. Walaupun kadang ibu ngrepotin dia aslinya baik kok. Nyatanya ayah cinta." Elak Angela dan segera menarik tangan sahabatnya itu untuk masuk kelas.