Julian pun memasuki kamar Zachary. Di atas kasur terlihat Hans yang masih saja tertidur pulas padahal sang fajar sudah menampakkan cahayanya. Lalu Julian melihat jendela yang masih tertutup, ia pun berinisiatif untuk membukanya sehingga hangatnya cahaya matahari dapat memasuki kamarnya. Sekarang cahaya matahari dapat memasuki kamar Zachary. Hans pun mulai terganggu dengan cahaya yang menyilaukan tepat berada di matanya. Sama seperti saat ingin membangunkan Redd sebelumnya, Julian mencoba untuk membangunkan Hans dengan menepuk-nepuk bahunya. Tidak perlu menunggu lama, Hans langsung bangun dari tidurnya lalu ia mengambil minum pada meja kecil di samping kasurnya.
“Astaga, mengapa kau yang membangunkanku? Di mana kakakku?” tanya Hans sambal mengusap-usap matanya yang tampak lengket karena ba