Hari seperti berlalu dengan begitu cepatnya. Tidak terasa sudah petang saja, padahal rasanya tadi Zachary dan yang lainnya baru menyelesaikan santap sarapan mereka. Redd sudah kembali dari latihannya, ia terlihat begitu lelah setelah berlatih seharian. Redd memasuki rumah melalui pintu depan dan ia langsung menuju ruang tengah dan duduk di sana sambil melemaskan badan. Di ruangan tengah begitu sepi, tidak ada seorang pun ditambah perapian yang tidak dinyalakan. Namun, beberapa saat kemudian tiba-tiba Hans datang.
“Eh, kau sudah kembali juga?” tanya Hans sambil memegang segelas air.
Redd menelan ludahnya sendiri setelah melihat gelas yang dipegang Hans berembun. Sudah pasti gelas itu berisikan air dingin yang amat menyegarkan. “Iya, aku baru saja sampai. Apakah yang lainnya seperti kakakm