Yang menjadikan gelar kepala rumah tangga ialah harus menjadi tulang punggung. Dimana fungsi tulang punggung menjadi penyokong tubuh agar dapat berdiri tegak. Sama halnya dengan Samesta yang setiap hari bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga. Agar setiap hari dapur mengepul, listrik, air, dan segala kebutuhan perpajakan rumah maupun kendaraan tetap berjalan, biaya membesarkan anak dari gizi sampai pendidikan harus tercukupi. Hal-hal berat itu anehnya tak menjadi beban berat ketika kita menjalankannya sepenuh hati.
Samesta tak merasa terbebani, meski terkadang ia kurang istirahat. Tetapi ketika pulang kerja disambut senyum istri, pelukan anak-anak, lelah itu menjadi lebih ringan. Letih di kedua pundak diangkat menjauh. Digantikan dengan kehangatan menyelimuti hati. Dari sana ia tahu, ke