“Kau gila, Sam! Kau tidak bilang kalau rencanamu dalam membebaskanku dari rutinitas konseling bersama Dokter Laurel adalah dengan jalan-jalan ke luar rumah. Ini bahkan lebih buruk asal kau tahu!” Winter berseru heboh di dalam mobil yang tengah dikemudikan Sam. Air mukanya terlihat jelas dia cukup marah, juga mulai dihinggapi rasa gelisah.
Sebetulnya Sam tidak tega melihatnya seperti itu. Winter tampak panik setiap melihat keramaian di sekitar, tatapannya selalu waspada dan takut akan setiap hal yang dilewatinya. Hal itu membuat Sam jadi merasa bersalah. Ia merasa telah menjadi orang jahat yang sedang menguji mental lemah Winter. Ini bisa beresiko besar bagi kestabilan emosi Winter.
Tapi kalau tidak begini, Winter tidak akan pernah mau keluar dari sangkar ternyamannya. Sampai kapan dia ak