Makan malam pertama di New York Michelle lewati dengan begitu menyenangkan. Suasananya begitu hangat dengan segala canda tawa yang diciptakan oleh Kai dan Ellisa. Makanannya juga lumayan memuaskan walau sejujurnya Michelle mengalami sedikit culture shock.
Baik, ini memang agak mengejutkan. Padahal Michelle lahir di negara ini dan sempat hidup dengan budayanya selama kurang lebih enam tahun. Harusnya ia tidak kaget lagi dengan segala fakta yang ditemuinya. Tapi tetap saja, ia lebih lama tinggal dan membiasakan diri dengan budaya orang Indonesia. Maka wajar bukan kalau ia mengalami beberapa culture shok?
Yang pertama terjadi ketika Michelle baru saja bangun tidur. Tenggorokannya terasa kering dan agak serak, ia butuh minum. Namun saat ia bertanya pada Ellisa di mana dia menyimpan penampung