Bab 18: #Hujan ia tidak pernah ingkar janji tidak seperti mu, tidak pernah lupa kembali meski tau rasanya jatuh berkali kali. — Takdir Tuhan — dedenurhalimah 12 · Aksara
#Hujan ia tidak pernah ingkar janji tidak seperti mu, tidak pernah lupa kembali meski tau rasanya jatuh berkali kali.
Joong ki telah memarkirkan mobil nya di garasi. Ia turun dari dalam dan membukakan pintu untuk kyo. Yang langsung di sambut senyuman khas nya oleh kyo. Ia menggenggam tangan mungil itu. Dan berjalan beriringan menuju dalam mension.
Candaan dan tawaan mengiringi langkah mereka berdua. Namun seketika suasana menegang. Kala joong ki membuka pintu masuk. Dan tanpa di duga seorang wanita tiba tiba memeluk tubuh tegap suami nya itu.
Joong ki memberontak saat ada orang yang sangat berani memeluk diri nya di depan istri kesayangan nya. Namun seketika tubuh joong ki menegang kala mendengar kalimat yang keluar dari bibir wanita itu. Suara yang tidak asing bagi nya. Dan mungkin suara yang sangat ia rindu kan.
"aku merindukan mu" ujar wanita itu di sela sela pelukan nya.
Ahh bahkan kyo tak kalah terkejut nya. Kala melihat siapa yang memeluk tubuh suami nya. Apa lagi saat ia mendengar kalimat yang keluar dari bibir wanita itu. Dia, dia datang lagi. Kenapa ? Ahh mungkin ini memang TAKDIR TUHAN yang tak mungkin bisa kyo elak. Mungkin benar kebahagiaan tak berpihak pada kyo.
" apa kau sudah melupakan ku sayang sampai sampai kau tak pernah menyjenguk ku" ujar wanita itu kemudian melepaskan pelukan nya dan menatap joong ki lekat.
Sedangkan joong ki hanya diam tak bergeming dengan seribu bahasa nya. Ia bingung harus menjawab apa.
"min young " lolos sudah kata kata itu dari bibir joong ki.Ya hanya itu yang dapat keluar dari bibir joong ki.
Ia dia adalah park min young istri pertama dari joong ki. Kenapa ia ada di sini ?? Bukan kah ia di rawat??.
" iya, ini aku " seru min young yang masih tetap menatap wajah tampan suami nya yang ia rindukan." kau tau aku sangat merindukan mu " lanjut min young sembari memegang rahang kokoh suami nya.
Deggg..
Bagaikan di gurat sembilu kyo benar benar menahan sakit yang teramat. Baru saja ia merasakan kebahagian. Namun selalu saja ada halangan di saat dia merasa bahagia. Kyo berusaha mati matian menahan cairan bening. Agar tidak keluar dari pelupuk mata nya. Pemandangan di depan mata nya sungguh benar benar menyakitkan hati. Terlihat jelas joong ki melirik ke arah kyo. Yang tengah menatap mereka dengan penuh keterkejutan dan sakit secara bersamaan.
" kenapa kau ada di sini ?" seru joong ki bertanya. Ia tak mengindahkan ucapan min young.
" aku di sini tentu saja untuk mu " jawab min young.
" tidak maksud ku bukan kah kau masih koma tapi.."
" Dokter bilang aku sudah sembuh " ujar min youngvmemotong ucapan joong ki.
"benar kah ?" tanya joong ki tak percaya."bukan kah dokter bilang penyakit yang kau alami sangat mematikan" lanjut nya.
" itu memang benar tapi penyakit yang ku alami baru setadium awal sayang " tutur min young kemudian tersenyum. "apa kau tidak senang aku sembuh? " lanjut ji hyun bertanya.
" tidak aku senang kau sembuh " ujar joong ki tersenyum."bahkan aku teramat senang sampai aku tak tau harus berkata apa" lanjutnya.
Namun tak bisa di pungkiri joong ki memang senang istri nya sembuh. Tapi bagaimana dengan kyo tentu saja joong ki juga memikirkan nya.
" benar kah ?? " seru min young bertanya.Kemudian min young memeluk suami nya lagi sekilas, ya hanya sekilas namun mampu mebuat hati kyo sakit.
"aku permisi dulu" ujar kyo angkat bicara. Pasal nya dari tadi kyo hanya diam di tempat. Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir nya. Karna mata nya terlalu sibuk menonton adegan yang menyakitkan.
"kau siapa ??" seru min young bertanya. Ia baru menyadari keberadaan kyo. Ahh bahkan sedari tadi kyo hanya di abaikan tak di hiraukan. " dia siapa sayang ?" ulang min young sembari melirik joong ki, pasal nya tak ada jawaban dari kyo jadi ia meminta jawaban dari suami nya.
" Dia.." joong ki bingung harus menjawab apa. Ia tidak ingin menyakiti hati kyo. Apalagi ia telah berjanji untuk tidak menyakiti nya lagi.
" kenapa dia di mension kita ?? ". belum juga joong ki menyelesaika ucapan nya lagi lagi min young bertanya.
"Apa dia.." ujar min young menggantungkan jawaban nya.
Kyo dan joong ki hanya diam mendengarkan penuturan min young selanjut nya.
"pelayan mension" lanjut min young. Dengan wajah tak bersalah nya ia mengelurkan kalimat yang mampu membuat hati kyo benar benar sakit.
Ahh mungkin benar apa yang di katakan oleh nya. Bahkan mungkin aku lebih cocok menjadi seorang pelayan dari pada istri dari Song joong ki. Benar benar memilukan.
Kyo terdiam karna ia sadar akan posisi nya. Hanya istri kedua dari suami nya. Yang bahkan memang kehadiran nya tak pernah di ingin kan suami nya. Sedangkan joong ki ia membulatkan mata nya kala mendengar penuturan istri pertama nya.
"iya kau benar nyonya" ujar kyo tiba tiba berucap. Ia bahkan tak menghiraukan hati nya yang terluka kala mengucapkan kata itu. Dan bahkan joong ki menatap tak percaya pada penuturan kyo.
"ahh.. nyonya apa kau tak cape berdiri terus, duduk lah aku akan mengambilkan minum untuk mu dan tuan song" tutur kyo sembari terkekeh.
"baik lah terima kasih" ujar min young kemudian melangkah kan kaki nya menuju kursi.
"apa yang kau ucapkan barusan" tanya joong ki berbisik pada kyo.
Kyo hanya diam menunduk tak menjawab. Sakit tentu saja sakit tak usah di tanya kan lagi. Tapi apa boleh buat ia tak mungkin merusak kebahagiaan orang lain. Hanya karna ingin diri nya bahagia.
Kyo mengangkat kepala nya berusaha menatap wajah suami nya itu. Menahan cairan bening yang benar benar akan menerobos meminta keluar dari tempat nya. Ia tersenyum sangat manis. Ahh bahkan ia melupakan rasa sakit di hati nya.
Namun joong ki melihat jelas kepedihan dari sorot mata indah itu. senyum yang indah namun kentara dengan kekecewan. Itu lah yang joong ki rasakan. Sebelum akhir nya kyo melenggang pergi dari hadapan nya.
"seperti nya kau benar benar melupakan ku sayang" ujar min young berbicara setelah melihat joong ki mendaratkan b****g lebar nya pada empuk nya kursi.
"aku tidak melupakan mu sama sekali sayang, percaya lah" tutur joong ki kemudian tersenyum. Tangan kekar nya terangkat dan mengelus pipi istri nya lembut. Yang membuat sang pemilik pipi tersenyum.
"aku sedih ketika aku bangun kau tak ada di samping ku, Apa kau terlalu sibuk sampai kau tak ada menjenguk ku sama sekali ?".
"apa kau sudah menikah lagi sampai kau melupakan ku ?? Apa kau sudah bahagia dengan istr..". Kalimat min young terhenti kala joong ki menempelkan jari telunjuk nya pada bibir min young.
"apa yang kau bicarakan" ujar joong ki. "aku menyayangi mu sampai kapan pun akan tetap menyayangi mu" lanjut joong ki.
Deggg..
Benar memang dia laki laki b******k. Tak menghiraukan perasaan kyo. Kenapa ia berbicara seperti itu. Walau pun ia ingin menjaga hati istri nya. Bukan kah kyo juga istri nya kenapa dia tidak menjaga hati nya.
"aku yakin kau kuat" lirih kyo saat mendengar perkataan suami nya itu. Ahh bahkan ia memang harus sadar diri siapa diri nya. Tangan satu kyo terangkat untuk menghapus air mata nya. Menghilangkan jejak agar tidak ketahuan menangis.
Kyo berjalan menghampiri mereka di ruang tamu. Dengan membawa nampan 2 gelas jus jeruk dan beberapa cemilan ringan. Ia menaro nya di meja depan pasangan suami istri itu.
"aku berjanji tidak akan mengulangi nya lagi pegang lah kata kata ku"
"aku tidak akan membiarkan air mata itu jatuh lagi"
Seklebat kalimat itu tiba tiba terngiang di otak nya. Janji yang baru saja di ucapkan nya beberapa jam yang lalu. Namun telah di ingkari nya terlebih dulu oleh suami nya itu.
"JANGAN PERNAH BERHARAP LEBIH PADA KU"
Bahkan kalimat yang menurut nya menyeramkan itu ikut terngiang di kepala nya. Hanya beberapa kata namun menyakitkan.
"kau kenapa ?? Apa kau sakit ??" tanya min young saat ia melihat kyo terdiam di tempat nya.
"ahh.. eumm.. se..seperti nya iya" jawab kyo gugup."aku permisi dulu" lanjut nya.
"Duduk lah di sini" ujar joong ki menghentikan langkah kyo.
Sedangkan min young yang mendengarkan penuturan suami nya. Mengangkat satu alis nya pertanda meminta jawaban.
"ahh.. saya tidak pantas untuk duduk bersama kalian" ujar kyo tersenyum. "saya hanya seorang pelayan tuan" lanjut kyo. Ahh kyo memang bakat berakting sampai sampai rasa nyeri di hati nya tak ia hiraukan.
namun seperti nya bukan karna itu. Tapi karna Ia tidak sanggup jika harus melihat adegan yang menurut nya menyakitkan. Namun apa maksud nya coba suami nya itu menyuruh untuk duduk bersama nya. Untuk apa?? Untuk menonton drama yang menyakitkan. Ahh dia memang benar benar tak berperasaan.
"tidak ada penolakan" ujar joong ki tegas.
"maaf tuan masih banyak pekerjaan yang belum saya selesaikan" tutur kyo tersenyum. "saya permisi" lanjut kyo. Kemudian melangkah kan kaki mungil nya untuk menjauhi mereka.
"sayang" panggil min young.
"hemmm". joong ki menjawab dengan hmm.
"seperti nya kau mengenal nya dekat"
"sudah lah tak usah kau bahas, lebih baik kau istirahat lah" ucapbjoong ki kemudian bangkit dari duduk nya dan menarik tangan mungil min youngvuntuk ikut berdiri.
Mereka menaiki anak tangga satu persatu untuk menuju ke kamar. Joong ki melihat pintu kamar nya terbuka. Dimana kyo ?? Kenapa pintu kamar nya terbuka ?? Apa ia tidak ada di dalam ??,b itu lah segala pertanyaa yang ada di benak joong ki.
min young berjalan memasuki kamar yabg biasa ia tempati bersama kyo. Bahkan joong ki pun ikut masuk. min young duduk di tepian ranjang dengan mata yang tak lepas memandang suami nya.
"istiraha lah aku akan pergi sebentar" ucap joong ki. Kemudian membantu min young berbaring dan menyelimuti nya. Tak lupa mengecup pucuk kepala istri nya. Ada perasaan beda di hati nya. Tak hangat seperti di saat diri nya mencium kyo.
"kau akan kemana ?"
"aku akan turun ke bawah sebentar " jawab joong ki kemudian ia melangkah kan kaki nya keluar. Langkah nya terhenti di depan pintu kamar berchat putih. Ia membuka kenok pintu itu.
Mata tajam nya langsung menangkap tubuh mungil di tepi ranjang yang sedang membelakangi nya. Ia berjalan mendekati kyo. Yang masih sama diam tak bergeming kala mendengar suara pintu di buka.
"untuk apa kau kesini ??" seru kyo bertanya dengan nada bergetar Saat joong ki sudah ada di depan nya.
Joong ki tak menjawab ia langsung mengambil alih jongkok di depan tubuh kyo. Menatap wajah ayu istri nya. Yang sudah di banjiri dengan air mata. Tangan nya terangkat untuk menghapus jejak jejak air mata itu. Terlihat jelas sembab di bawah pelupuk mata nya. Karna kebanyakan mengeluarkan cairan bening itu.
"Maaf" satu kata yang keluar dari bibir suami nya. namun mampu membuat kyo tersenyum.
Senyum menyimpan beribu luka yang ia berikan. Ahh bahkan luka yang dulu masih membekas. Namun sekarang ia menambahkan lagi kelukaan itu. Sungguh jahat suami nya itu.
" untuk apa ?? " seru kyo bertanya.
" karna telah membuat mu menangis dan mengingkari janji ku " tutur joong ki sembari kedua tangan nya menggenggam erat tangan kyo.
" Kau tak perlu minta maaf pada ku aku sadar aku siapa " ujar kyo berusaha menutupi kesedihan nya. "aku baik baik saja, lihat lah aku tersenyum bukan " lanjut kyo sembari tersenyum manis.
Ahh sayang nya air mata sialan itu terus mengalir. Tidak bisa di ajak kompromi. Bahkan air mata itu mengalir lebih deras kala ia mengatakan baik baik saja. Karna nyata nya ia tak baik baik saja bukan.
Sekuat apa pun kyo dia tetap lah wanita yang rapuh. Sekuat apa pun ia berbohong itu tidak akan membuat joong ki percaya akan kebohongan nya. Sekuat apa pun ia menahan air mata itu. Sayang nya air mata itu tetap keluar. Mungkin bibir kyo berbohong karna tidak ingin membebani suami nya. Lagi pula bukan kah ia sadar ia hanya istri kedua nya. Yang bahkan tidak ada orang yang tau selain keluarga song.
" aku tau kau berbohong " ujar joong ki kemudian bangkit dari jongkok nya. Dan duduk tepat di samping tubuh istri nya.
Merengkuh tubuh mungil istri nya. Dan meciumi kening istri nya sampai beberapa kali. Bahkan tubuh kyo sampai bergetar kala tangisan kyo pecah di pelukan nya.
"aku tidak berhak bahagia aku tau itu" lirih kyo. Namun masih bisa terdengar oleh joong ki. "aku tidak akan marah pada siapa pun" ujar kyo sesegukan masih dengan nada lirih nya.
" aku sayang pada mu percaya lah kau akan bahagia bersama ku " tutur joong ki yang masih memeluk tubuh istri nya.
" Namun sayang nya kebahagiaan itu hanya sebentar tak bertahan lama " batin kyo.
LIKE AND KOMEN JANGAN LUPA. KASIH MASUKAN JUGA GAK APA APA. 😊
SEDIH GA SIH MENURUT KALIAN ?? KOMEN YA.
EHH JUJUR NIH BAHKAN AKU SENDIRI YANG NULIS NANGIS LOH. ANEH YA ?? GA APA APA LAH GAJE SEDIKIT AUTOR NYA😁😆
BY. NURBIE LATUSYARIEF96