Terlihat jelas dari kejauhan seorang gadis berpostur mungil duduk di rerumputan beralaskan tikar.di tambah tiupan angin yang membuat sebagian dari rambutnya seakan akan terbang seperti burung. Tak begitu pula wajah mulus nan cantik bak bidadari terkena sinar matahari yang akan kembali ke tempat asalnya di peraduan.
Gadis itu nampak tersenyum kecut kala mengingat kejadian beberapa tahun silam. Pahit rasanya harus tetap ia jalani.
Sedangkan dari kejauhan tampak seorang gadis lain berjalan menuju gadis yang tengah terduduk sembari menggandeng anak perempuan. Anak itu menghampiri gadis yang tengah terduduk itu setelah melepaskan pegangan tangannya pada gadis yang bersamanya tadi.
"Eomma .."
Suara anak perempuan itu membuat gadis yang tengah terduduk, tersadar dari lamunannya.
Gadis itu tersenyum sembari mengulurkan tangan nya untuk menyambut anak itu yang menghampirinya.
"Eomma .." panggil anak perempuan bicara layaknya anak kecil. Sembari dengan tangan yang memeluk erat anak itu.
"Kyo .."
Panggil gadis yang baru saja duduk tepat di sampingnya.
Sedangkan gadis yang di panggil Kyo hanya menoleh tak ada niat menjawab. Iya, dia adalah gadis malang itu Song Hye Kyo. Dan anak itu adalah min Jun putri dari Chang Wook dan juga Sora. Sedangkan gadis yang baru saja mendaratkan tubuhnya di samping Kyo adalah ji Hyun.
Tiga tahun lamanya kehidupan telah berlalu. Kepahitan semenjak kejadian itu masih terasa sampai saat ini. Rasa sepi menyelimutinya sepanjang waktu. Dan bahkan rasa takut dan juga rasa tak mampu membuat ia menjadi sosok yang jauh berbeda dari sebelumnya.
Saat ini satu satunya orang yang ia percaya hanya ji Hyun. Dia lah yang selalu ada untuk Kyo di saat ia merasa tak mampu akan segalanya ji Hyun selalu ada.
..
Sebuah mobil mewah terparkir di pekarangan rumah elit bak istana. Seorang pria turun dari dalam mobil dengan setelan jas merah maron dan sepatu hitam mengkilapnya. Lalu pria itu berjalan untuk membuka pintu mobil yang ada di sebelahnya. Nampak seorang wanita memakai high hells berwarna hitam namun tak terlalu tinggi, yang di padukan dengan mantel berwarna hitam, jeans panjang berwarna putih dan juga tak lupa dengan di tambah syal senada yang menambah cantik terhadap wanita cantik berambut panjang itu.
Baru saja mereka melangkahkan kakinya, seorang pelayan datang dengan tergesa-gesa.
"Tuan muda, tuan besar sudah menunggu kalian di dalam" pelayan itu berucap saat ia sudah sampai di hadapannya.
"Nde, gomawo .." lelaki yang di panggil tuan itu menjawab sebelum akhirnya ia menggandeng tangan wanita yang berada di sampingnya, lebih tepatnya mereka berdua adalah pasangan suami istri. Song Joong Ki dan juga park min young.
Sesampainya mereka di ruang keluarga. Tampak seorang lelaki paruh baya tengah berbincang dengan seorang wanita yang perkiraan seumuran dengan lelaki itu. Iya, Meraka adalah appa dan juga eomma Joong ki.
Entah apa yang mereka bicarakan yang pasti setelah mereka melihat kedatangan Joong Ki dan min young mereka melihat dengan raut muka yang tidak dapat di artikan.
"Apa yang sedang kalian bicarakan ?? Sepertinya serius sekali ?" Joong Ki bertanya saat ia dan min young telah mendaratkan di sofa tak jauh dari mereka berdua.
"Baiklah berhubung kalian sudah datang appa akan to the poin" ucap lelaki paruh baya yang memanggil dirinya sendiri appa.
Joong Ki hanya menautkan alisnya. Sedangkan wanita paruh baya yang ternyata eomma Joong Ki ia mencoba menahan suaminya itu dengan cara memegang lengan suaminya.
"Apa kau sudah menemukan gadis yang appa maksud ??"
Appa Joong Ki yang bermarga song tak menghiraukan istrinya ia tetap mengatakan apa yang ingin ia katakan.
"Bukankah aku telah memberitahu appa beberapa hari yang lalu ?"
Bukan nya menjawab Joong Ki malah bertanya kembali.
"Nde, appa ingat namun appa hanya ingin memastikan"ucap tuan song.
"baik lah aku mengerti" jawab Joong ki sembari memanggut-manggutkan kepalanya.
"Appa ingin kau membawa gadis yang appa maksud ke rumah ini"
"Akan ku coba besok"
Setelah Joong Ki menjawab, tak ada yang berbicara lagi di antara mereka. Sebelum akhirnya Joong Ki memutuskan ke kamar.
"jika tak ada yang perlu di bicarakan lagi aku dan istriku akan ke kamar terlebih dulu"
Joong ki berucap setelah ia bangkit dari duduk nya. Tak luput joong ki juga membantu min young untuk berdiri.
"Appa harap kau bisa menerima keputusan appa Joong Ki, terutama kau min young" ucap tuan song tegas.
Joong Ki yang mendengar penuturan appanya hanya menautkan alisnya dan menunggu apa yang di bicarakan selanjutnya. Sedangkan min young tampak biasa dengan penuturan mertuanya itu seakan tau arah pembicaraan dari mertuanya.
Flashback
min young tengah berjalan menuju dapur untuk sekedar mengambil air untuk di minum. ia berfikir lebih baik mengambil sendiri dari pada menyuruh pelayan. namun seketika langkahnya terhenti di depan ruang keluarga.
"Suamiku apa kau akan tetap dalam keputusanmu itu ??" Tanya nyonya song.
"Ya, aku harap Joong Ki maupun min young bisa menerima keputusanku" jawab tuan song setelah ia menyesap kopi yang telah di sediakan oleh istrinya.
"Tetapi mereka saling mencintai dan bahkan mereka telah tiga tahun berumah tangga, apa kau tetap dalam pendirian mu itu??"
"Aku tidak tau, yang aku tau hanyalah membalas jasa sahabatku park wong sang"
"Tapi bukankah kau tak perlu menyuruh Joong Ki untuk menikah dengan gadis itu, cukup kau memberinya kecukupan terhadap gadis itu, tapi jika kau masih kekeh dalam pendirian mu bukankah kita masih ada Chang Wook, kau bisa menikahkan dengan nya" ucap nyonya song panjang lebar.
Tuan song menggeleng sebelum akhirnya menjawab, "Jika bisa pasti aku akan melakukannya, lagi pula aku sudah memikirkan semuanya istriku, aku telah membuat perjanjian dengan wong sang, itulah alasanku melarang Joong Ki untuk menikah saat itu"
"Kau ingat kejadian tiga tahun silam, jika bukan karna dia mungkin sekarang aku tidak ada di sini bersamaku, aku ingat betul permintaan terakhirnya agar aku menikahkan Joong Ki dengan putrinya setelah tumbuh dewasa" lanjut tuan song.
"Aku mengerti maksudmu, apapun keputusanmu aku akan selalu mendukungmu tapi apakah Joong Ki akan melakukannya??"
"Joong Ki harus menerima keputusanku bagaimanapun caranya dan soal min young aku yakin dia akan mengerti dengan keputusanku karna menurutku dia adalah wanita bijaksana"
min young yang mendengar pembicaraan mertuanya itu ia tidak dapat lagi menahan sesak di dadanya. ia tidak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini.
"Appa ingin kau menikahi gadis itu joong ki_ya"
Deg..
Joong Ki tak menyangka dengan penuturan appanya yang menyuruh dia untuk menikah lagi dengan gadis yang tidak ia kenal dan bahkan appanya tau jika dia sudah punya istri.
Ya, walaupun awal pernikahan joong ki dan juga min young tidak di restui. Tapi setidaknya appanya tidak harus menyuruh dia melakukan hal seperti itu. Terlebih lagi di hadapan istrinya.
Sedangkan min young bersikap tenang meski pun dalam hatinya ia merasakan sakit.
"Appa bagaimana kau bisa menyuruhku melakukan hal itu bukan kah kau tau aku sudah mempunyai istri"
Joong Ki berucap setelah ia melihat ke arah min young yang sudah nampak berkaca kaca menahan tangisnya.
"Appa harap kau bisa menerima keputusanku"
"Keputusan macam apa ini, appa menyuruhku untuk menikahi gadis yang sama sekali belum pernah aku lihat bahkan aku cintai, apa setidaknya kau bisa menghargai perasaan istriku dia telah melakukan banyak hal untuk mu untuk keluarga kita"
Min young yang berada di samping Joong Ki memegang tangan suaminya itu agar tenang.
"Jika itu mau appa aku akan menerima keputusanmu"
Min young yang sedari diam angkat bicara.
Ya, yang pasti pernyataan min young membuat joong ki tersentak kaget. Bagaimana seorang istri membiarkan suaminya menikah lagi.
"Min young apa aku tidak salah dengar" lirik Joong Ki sembari melepaskan pegangan tangan min young.
Min young tak menjawab ia hanya menatap suaminya dengan tatapan sendu. Karna ia tau saat ini suaminya tengah marah padanya.
"Jawab aku" sentak Joong Ki.
Min young menggeleng lemah sembari menahan sesak di d**a. Karna untuk pertama kalinya Joong Ki membentak dirinya. Sedangkan Joong Ki yang sadar dengan ucapan nya nampak mengatur emosi.
"Jawab aku sayang kenapa kau mengijinkan aku untuk menikah lagi ??"
"Oh apa mungkin appa yang menyuruhmu untuk mengijinkan ku menikah lagi, apa ini rencana mu juga, aku ingat beberapa hari yang lalu kau menyuruhku untuk menikah lagi, jelaskan padaku apa maksud semua ucapan mu"
Belum sempat min young menjawab namun Joong Ki telah melanjutkan ucapannya.
Min young hanya mampu menggeleng lemah. Apa yang di katakan Joong Ki memang bukan lah kebenarannya.
"Appa kenapa kau diam saja, jelaskan padaku apa kau yang menyuruh istriku untuk mengijinkan aku menikah lagi" Kali ini Joong Ki melihat ke arah tuan song tentu saja ia meminta penjelasan pada appanya itu.
Min young sedari tadi tak dapat mengeluarkan kata kata karna teramat menyesakan nya. Namun ia selalu berusaha menenangkan suaminya itu. Seperti saat ini ia kembali meraih tangan suaminya. Namun kali ini joong ki menepis tangan min young. Yang membuat min young tersentak kaget.
Sedangkan nyonya song nampak memegang tangan suaminya. Namun tuan song memberi kode bahwa semuanya akan baik baik saja. Ya, walau pun semua terjadi tidak seperti yang ia pikirkan.
"Apa aku harus menjawab pertanyaan mu itu Joong Ki_ya"
"Tentu saja harus"
"Istrimu jauh lebih bijak dari pada dirimu, appa tau istrimu akan mengerti dengan ucapan ku, namun satu hal yang harus kau ingat appa tidak pernah menyuruh min young untuk menyetujui nya karena appa pun baru memberitahukan semua ini padamu dan juga min young saat ini"
"Kau ingat tiga tahun silam appa telah melarang mu untuk menikah dengan nya karna appa tau semuanya akan seperti ini, appa tau min young wanita baik appa tidak ingin menyakiti perasaan nya itulah mengapa appa tak merestui kalian untuk menikah, namun kau terus memaksa untuk menikah dengan nya sedangkan appa bisa apa?? Appa tak menyalahkan mu ataupun min young karna appa tau kalian saling mencintai tapi seandainya saat itu kau mendengarkan appa semuanya tidak akan seperti ini" lanjut tuan song.
Setelah tuan song selesai mengatakan apa yang seharusnya ia katakan Joong Ki berlalu pergi begitu saja bahkan ia juga meninggalkan min young yang masih berdiri di depan tuan song dan juga nyonya song.
Sedangkan nyonya song bangkit dari duduk nya dan mendekati min young. Ia memeluk menantu kesayangan nya itu sesaat sebelum akhirnya menyuruh min young untuk duduk.
"Min young aku tau perasaanmu, aku pun seorang wanita sama sepertimu"
Min young hanya mengangguk tak bisa bersuara karna ia merasa tenggorokan nya masih terasa sesak.
"Tapi kita tidak bisa apa apa karna pernikahan Joong Ki sudah di tetapkan jauh sebelum kalian menikah, makannya appa Joong Ki melarang agar kalian menikah dulu, ini lah hal yang paling di takutkan nya min young"
# Thank you very much :)