Pagi harinya, sinar matahari menyelinap masuk melalui celah gorden. Aryana terbangun dengan rasa pegal di seluruh tubuh, tapi hatinya sangat bahagia. Ia menoleh, melihat wajah tampan Damian yang sedang tidur pulas. Untuk pertama kalinya, ia melihat Damian terlihat begitu damai dan tidak menyeramkan.
Tangan Aryana dengan gemas mengusap pipi suaminya. "Ganteng banget sih... padahal galak..." gumamnya pelan.
Damian perlahan membuka matanya. Saat melihat istrinya sudah bangun dan menatapnya, senyum tipis terukir di bibirnya.
"Pagi, Sayang..." suara Damian terdengar serak khas baru bangun tidur, yang justru terdengar sangat seksi di telinga Aryana.
"Pagi, Suamiku..." Aryana langsung menyundutkan badannya ke pelukan Damian. "Aduh... badan Aryana sakit semua nih..." rengeknya manja sambil memble.
Damian terkekeh pelan, suara tawa yang sangat jarang terdengar. "Itu konsekuensinya kalau manja semalam. Sini, aku pijitin."
Damian memeluk istrinya dengan sangat protektif. Sejak malam itu, sikap Damian berubah drastis. Ia tidak lagi dingin. Setiap pagi ia akan mencium Aryana sebelum berangkat kerja, dan setiap pulang, hal pertama yang ia cari adalah istrinya, Aryana. sudah pulang sayang, ucap Aryana ke suami Damian, tidak lupa Aryana yang manja langsung memeluk suami begitu juga Damian tidak lupa cium kening istrinya dengan lembut dan mesra. kini pasang tersebut sudah jadi suami istri yang romantis tidak lagi ada hubungan yang dingin seperti kemaren kemaren. sayang capek pasti pulang kerja, aku siapin makan dulu apa mandi dulu ucap Aryana kepada Damian. aku mandi dulu sayang ucapan Damian ke istrinya, tapi kamu temani aku mandi ya ucap Damian ke istrinya Aryana sambil mencolek hidup Aryana dengan nakal dan genit.
iiiihhhhh..... kamu nakal ucap Aryana sambil mengikuti suaminya ke kamar untuk siap siap mandi, setelah selesai Aryana dan Damian pun pergi ke ruang makan sambil bermesra mesraan layak nya orang yang lagi jatuh cinta dan berbunga bunga, dimejak Aryana dan Damian berbincang bincang sesekali sambil bercanda menggoda, sayang aku udah kenyang ucap Aryana ke Damian, ya Udah kamu dulu an kekamar ucap Damian ke istrinya Aryana, iya sayang aku dulu an aku dan capek juga, aku istri dulu ya