Mengurai rasa bosan, Aisyah membuka sosial media. Sedang asyik-asyiknya berselancar di dunia maya, bunyi bel pertanda adanya orang yang berkunjung datang ke rumahnya membuat Aisyah menghentikan aktivitas menekuri ponsel.
Gegas gadis berdarah Minang itu melangkah menuju pintu utama. Selarik senyum tercetak di wajah Aisyah kala mengintip dari jendela melihat siapa yang datang ke rumahnya. Rania.
Aisyah kemudian membuka pintu, menyambut Rania dengan tersenyum.
"Rania, ayo masuk," ajak Aisyah.
Rania dengan wajah ketusnya melangkah masuk ke dalam. Netra wanita itu memindai keadaan rumah Aisyah. Lalu, ia mengangguk-angguk.
"Besar juga rumah lo," ucap Rania sambil mengelus-elus perutnya yang buncit.
Aisyah tersenyum menanggapi ucapan Rania. Lalu, gadis berdarah Minang itu mempersilaka