Jam pulang kerja telah tiba, Naya keluar dari Life dan berjalan ke lobby, Naya tidak menghiraukan dengan omongan orang lain karena ia tidak tau kalo mereka itu sedang membicarakan dirinya.
" Lihat tuh si penggoda baru turun "
" Cantik sih tapi sayang penggoda "
" Percuma cantik tapi Ja***ng tidak tau malu "
Ya selentingan_selentingan itu yang di dengar oleh Naya, ia pun merasa heran kenapa orang pada melihat kepada diri nya, namun ia masa bodoh karena ia tidak merasa seperti itu
Setelah macet-macetan Naya pun sampai di kontrakan, Ia merasa lelah hari ini mungkin karena Hari ini hari pertama kerja makanya merasa lelah sekali, ia pun menjatuhkan badan nya di atas tempat tidur " Nyaman sekali "
" Nayaaaaaaa...... " teriak Dona
Naya yang mau memejamkan mata nya dia urungkan karena mendengar teriakan sahabat nya itu " Is apaan sih teriak_teriak "
" Kamu punya hutang penjelasan kepada ku " Ucap Dona sambil menghampiri Naya yang sudah duduk di tempat tidur
" Penjelasan apa. ? " Tanya Naya kepada Dona
" Tentang kamu naik jabatan, kamu baru sehari kerja tapi sudah naik jabatan, kau tau semua karyawan pada Menggosipkan kamu tau gak! Aku sampai budeg gedengerin nya " Ucap Dona panjang lebar
Naya membulatkan kedua bola matanya " Jadi yang mereka omongin itu aku.? " tanya Naya yang tidak percaya jika dirinyalah yang jadi bahan gosip mereka
" Dengerin ya Dona ku sayang, yang imut yang lucu dan yang demplon. Aku naik jabatan itu, aku di tes ulang oleh Tuan Daniel, ia di suruh Tuan Wiliam buat tes ulang aku karena ia mengecek ulang surat lamaranku, makanya Aku jadi asisten pribadi nya Tuan Wiliam, Awalnya juga aku heran kenapa aku di tes ulang tapi setelah di jelaskan ya aku tentu senang karena cita_cita aku kan pengen jadi sekertaris " ucap panjang lebar Naya kepada Dona
Sahabat nya pun mulai mencerna penjelasan Naya " Sukur deh kalo begitu, aku bener_bener kaget mendengar gosip para karyawan, Udah kamu jangan dengerin kalo mereka nyinyir kamu oke " Dona memang tidak percaya dengan ucapan karyawan itu namun ia juga ingin penjelasan dari Naya langsung, Dona memeluk Naya agar Naya kuat dan tidak sedih " Cukup beruntungnya nasib mu karena Tuan Wiliam sendiri yang memeriksa lamaran kerja, Nah aku " Tunjuk Dona kepada dirinya sendiri
Kalo ada yang nanya kenapa Dona tidak seperti Naya, itu karena pas Dona melamar kerja ia hanya menggunakan Ijasah sekolah menengah Atas dan lowongan yang ada juga cuman sebagai CS ( cleaning servis )
" Dona kamu coba cari kerjaan yang sesuai dengan ijasah kamu, apa kamu tidak sayang sekolah tinggi_tinggi hanya bekerja sebagai CS " nasihat Naya
" Iya nanti kalo misalkan ada lowongan di bidang yang sesuai ijasah aku, aku pasti bakalan melamar langsung, tenang aja " Jawab Dona dengan santai, Bukan tidak mau hanya saja memang agak sulit untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya tapi jika ada kesempatan Dona tidak akan menyia-nyiakan nya. Dona juga iri kepada sahabatnya karena nasib Naya lebih beruntung dari pada dirinya yang masih menjadi OB.
Naya tersenyum lalu mengelus lengan Dona " Itu harus Dona " Naya sangat sayang sama Dona ia ingin sukses bersama..
Dona ikut tersenyum lalu menganggukkan kepalanya " Udah ah ayok kita makan malam, perut aku udah keroncongan nih " Ajak Dona yang sudah kelaparan mendengar penjelasan dari Naya.
Dona dan Naya pun keluar dari kamar mereka berjalan ke dapur untuk membuat mie instan, mereka makan sambil bertukar cerita
" Dona apa kamu kenal dengan yang nama nya Engal ? " Tanya Naya
" Si nenek sihir itu.? "
" Nenek sihir, maksud nya? " tanya Naya bingung
" Iya siapa yang tidak tau dengan si nenek sihir, semua karyawan juga pada tau kalo dia itu nenek sihir yang berujud manusia " jawab Dona dengan emosi, karena Dona sering sekali di kerjain oleh Engel sampai-sampai ia harus mengepel lobby berkali-kali, Gara-gara Engel, Dona sampai di tegur oleh Kepala CS di sangka kerja tidak benar.
" Hahahah.. memang wajahnya seperti itu bahkan di hari pertama Aku kerja saja ia sudah ketus dan memberikan tatapan yang tajam setajam silet " Balas Naya
" Kamu harus hati-hati kepadanya karena dia itu terlihat sangat licik, Jika dia tidak suka sama orang pasti dia akan melakukan segala cara agar orang itu tidak betah bekerja di sana "
Naya yang sedang memakan mie instan nya langsung menganggukkan kepalanya " Baiklah, Aku pasti akan hati-hati kepadanya " Jawab Naya
" Dan satu lagi, jika besok kamu masih mendengar selentingan dari para karyawan lebih baik diam saja pura-pura tidak tau jangan di ladenin siapa tau saja itu juga rencana si Nenek sihir agar kamu keluar dari perusahaan itu karena sedari dulu dia menyukai Boss kita "
" Oh pantas saja dia suka berkata ketus kepadaku mungkin karena dia ingin mencari gara-gara kali ya sama Aku "
" Bisa jadi "
Naya melanjutkan memakan mie Instan buatannya sampai kandas, setelah makan malam usai Naya langsung kembali ke dalam kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya yang merasa lelah setelah seharian bekerja tidak lupa Naya juga menyetel ulang Alarm di handphone nya agar ia tidak bangun kesiangan.
Ting...
08212***** : Baca Email dan simpan no saya
Naya mengerutkan keningnya " No siapa ini? " Gumam Naya, lalu Naya membuka Foto Profil di aplikasi Chat " Tuan Wiliam " Naya menutup mulut nya karena yang mengirim pesan kepadanya adalah Tuan Wiliam " Ya ampun ada angin apa Tuan Wiliam repot-repot mengirim email kepadaku, bukanya itu tugas Daniel "
Naya pun langsung memeriksa Email yang masuk kedalam handphone miliknya lalu ia mempelajari berkas yang di kirim oleh Tuan Wiliam
Naya merentangkan kedua tangannya ke atas lalu ia memutarkan kepalanya ke kanan dan ke kiri " Ya ampun jam berapa ini " Ucap Naya yang langsung melihat jam yang ada di Handphone miliknya " Astaga jam sebelas malam, walah-walah aku harus cepat tidur kalo tidak bisa kesiangan bangun " Naya langsung mematikan lampu dan langsung memejamkan kedua matanya.
Tidak butuh waktu lama untuk Naya bisa tidur karena ia cukup terampil jika hal tidur hahaha...