Pintu terbuka dan tertutup dengan cepat menghasilkan suara yang keras. Pelakunya adalah Alan yang baru saja selesai dari ruangan pimpinan Doujav Corp, yakni Mr. Jazz Vranks yang terhormat.
Pembahasan yang rumit dengan banyak hal yang membuatnya jengkel. Belum lagi memakan waktu yang tidak sebentar. Setengah delapan ia dipanggil ke ruangan tersebut, mungkin Alan pikir hanya diajak berunding mengenai kompetisi robot buatannya. Iya benar, itu juga disinggung tapi, setelahnya ternyata masih memiliki buntut yang panjang.
Sekarang, kembali di ruangannya yang terpantau sudah sepi. Kubikelnya sendiri yang masih menyalakan lampu di antara kubikel lainnya yang gelap. Alan melirik waktu di sudut komputernya yang masih menyala.
“Jam sepuluh, astaga ...” keluhnya.
Alan mengusap wajahnya asal sa