Bibir Rianti mengatup rapat mulut Zahra, lalu dalam sekali hisapan yang kuat menyedot semua ludah kedalam mulutnya, membuat lidah Zahra ikut tersedot, masuk kedalam mulutnya. “Slluuurrpphhh,”
“Eeemmmyhaant,” wanita berjilbab itu terkaget, menatap wajah syahdu yang memancar birrahi. Lalu membalas bermain-main dimulut Rianti. Berlari dari lidah yang berusaha membelit, saling menghisap cairan yang ada dilidah mereka.
Setelah merasa paru-paru mereka kepayahan memasok oksigen, kembali mereka sepakat untuk melepas. Saling pandang, lalu tertawa bersamaan.
“Baru tau aku, ternyata mba ganas juga, pantes aja Mas Rangga mpe klepek-klepek, aku aja sampai merinding tauuu, hahahaa,”
“Hahahaa, jangan ngomong gitu ahh, bikin aku malu aja, kamu tuh yang ganas banget nyedotnya, coba kita lamaan sedikit