Jam berlalu dengan sangat cepat, tiap detik yang lewat seakan hanya angin lalu yang tidak terasa sejuknya. Hari juga sudah berganti dengan malam, langit biru berganti dengan gelap.
Keadaan saat ini semakin kacau setelah hingga sekarang ini kami masih belum mendapatkan informasi tentang keberadaan Luna, seluruh tim yang berkerja masih sibuk mencari petunjuk.
Sedangkan aku, masih sibuk mencoba menghubungi Gita. Ini mungkin panggilanku yang sudah ke sekian ratus kalinya, tapi tetap saja nomor Gita masih tidak aktif.
"Gimana Adrian?" tanya Ayah Luna masih penuh harap, aku hanya menggelengkan kepalaku lesu.
"Coba terus saja," ucap Ayah Luna yang aku jawab dengan anggukan.
Aku tidak habis pikir, bagaimana bisa Gita dan Anggi merencanakan kejahatan seperti ini, hati manusia memang sulit di t