Mataku terbuka dengan kepala yang masih terasa berat, saat aku melihat jam yang berada di atas meja ternyata sudah pukul 7 pagi. Meski dengan sedikit paksaan aku berhasil duduk di kasurku, karena mimisan semalam kepalaku masih terasa sakit.
Sepertinya ayah sengaja tidak membangunkanku karena ingin aku beristirahat lebih, kubawa kakiku berjalan menuju kamar mandi. Pusing di kepalaku masih sangat terasa, aku membasuh wajahku beberapa kali. Pucat di wajahku, mungkin karena aku yang sedikit demam akibat hujan - hujanan kemarin.
Aku keluar dari kamar mandi setelah mengeringkan wajahku dan berjalan ke luar kamar. Aku tidak melihat kehadiran ayah di ruang tamu dan dapur, membuatku melangkahkan kakiku ke kamar ayah.
Pintunya kuketuk secara perlahan, beberapa ketukan sudah kulakukan tapi tidak