Aku terdiam kaku, mama Adrian menatap Adrian dengan penuh kekecewaan, entah apa lagi yang akan terjadi setelah saat ini.
"Kamu pergi ke atas sekarang dan ganti pakaian, Mama akan tunggu di bawah."
Tanpa banyak bicara, Adrian mengikuti perintah dari mamanya lalu berjalan naik ke atas.
"Tante jangan marah ke Adrian," ucapku membuka suara setelah keheningan yang terjadi.
"Tante akan tanyai Adrian, kamu tetap di sini. Kita dengar bersama," ucap mama Adrian meyakinkanku.
Pelukan hangat dari mama Adrian aku terima, semoga saja apa yang sudah menjadi pilihanku saat ini adalah yang terbaik.
"Tante selama ini selalu anggap kamu sendiri sebagai anak Tante, jadi gak perlu sungkan. Kita akan cari tahu bersama," lanjut mama Adrian meyakinkanku.
Aku mengiyakan dan membalas pelukan hangat darinya