Hujan turun deras disertai angin kencang dan petir. Selain ponsel, tidak ada alat elektronik yang sengaja dinyalakan bahkan termasuk TV.
Ning merebahkan diri di bangku sofa panjang sambil menatap ke arah rak buku. Ini bukan kamarnya, ini ruang keluarga yang entah berapa lama sudah tidak dipakai. Rumah Ning tidak sebesar rumah orang kaya bahkan tepatnya rumah Ning tidak ada apa-apanya dengan rumah para miliarder dunia. Hanya saja, jika dibandingkan dengan rumah-rumah milik tetangga sekitar, jelas jika rumah Ning yang paling besar. Halaman rumahnya dapat menampung 4 mobil sedan sekaligus dan masih ada sisa ruang untuk para tanaman kesayangan orang tuanya. Rumah Ning tidak memiliki garasi, tetapi hanya ada gudang sebagai penggantinya.
Itulah mengapa, sudah jelas kalau Ning adalah orang berada.
Namun, status Ning itulah yang membuat beberapa orang menilainya dengan buruk. Orang-orang berkata, bahkan jika Ning mendapat jodoh, mungkin jodohnya sengaja menikahi dia hanya untuk mengambil hartanya. Secara, Ning adalah satu-satunya pewaris keluarga Sumantri.
Apa benar sungguh tidak ada satu pun orang yang tulus di dunia ini?
Tentu saja ada. Mungkin Ning yang tidak pernah bertemu dengan orang seperti itu.
Di ruang keluarga, ada mama yang sedang bermain ponsel. Suara boom terdengar kencang dari ponsel dengan suara penuh itu. Hanya gim kuno yang sudah tidak banyak peminatnya, tetapi tetap seru. Sedangkan ayahnya memilih tidur karena sudah keburu mengantuk.
Hujan turun deras disertai angin kencang dan petir. Selain ponsel, tidak ada alat elektronik yang sengaja dinyalakan bahkan termasuk TV.
Ning merebahkan diri di bangku sofa panjang sambil menatap ke arah rak buku. Ini bukan kamarnya, ini ruang keluarga yang entah berapa lama sudah tidak dipakai. Rumah Ning tidak sebesar rumah orang kaya bahkan tepatnya rumah Ning tidak ada apa-apanya dengan rumah para miliarder dunia. Hanya saja, jika dibandingkan dengan rumah-rumah milik tetangga sekitar, jelas jika rumah Ning yang paling besar. Halaman rumahnya dapat menampung 4 mobil sedan sekaligus dan masih ada sisa ruang untuk para tanaman kesayangan orang tuanya. Rumah Ning tidak memiliki garasi, tetapi hanya ada gudang sebagai penggantinya.
Itulah mengapa, sudah jelas kalau Ning adalah orang berada.
Namun, status Ning itulah yang membuat beberapa orang menilainya dengan buruk. Orang-orang berkata, bahkan jika Ning mendapat jodoh, mungkin jodohnya sengaja menikahi dia hanya untuk mengambil hartanya. Secara, Ning adalah satu-satunya pewaris keluarga Sumantri.
Apa benar sungguh tidak ada satu pun orang yang tulus di dunia ini?
Tentu saja ada. Mungkin Ning yang tidak pernah bertemu dengan orang seperti itu.
Di ruang keluarga, ada mama yang sedang bermain ponsel. Suara boom terdengar kencang dari ponsel dengan suara penuh itu. Hanya gim kuno yang sudah tidak banyak peminatnya, tetapi tetap seru. Sedangkan ayahnya memilih tidur karena sudah keburu mengantuk.