Beberapa orang Centaurus memasuki rumah Feign dengan berapi-api. Di tangan mereka sudah terpegang beberapa busur panah yang siap dilepaskan kapan saja begitu mereka mendapatkan perintah dari atasan.
Nael maupun Feign tercengang seketika melihatnya. Feign bisa melihat pintu yang sangat dia hargai karena mendapatkannya saja penuh perjuangan harus terhempas ke tanah begitu saja.
Alias pintunya rusak seketika!
Namun yang membuat dia lebih tercengang ialah, mengapa Centaurus lainnya harus datang begitu saja tanpa pemberitahuan. Bukankah ini yang dinamakan penggerebekan?
Seketika keringat dingin mengucur keras di keningnya. Ada apa dengan para Centaurus ini?
Dia melihat ke arah Nael seketika. Nael tiba-tiba ada di rumahnya, bukankah itu patut dicurigai oleh tetua klan?
Itu justru membuatnya lebih panik lagi.
Nael membalas tatapan Feign dengan tidak berdaya, siapa yang mengira keberuntungannya benar-benar sedikit? Baru setelah dia bangun dari tidur panjangannya harus mengalami pengerebekan secara tiba-tiba.
Seluruh centaurus waspada seketika mereka menatap ke arah Feign dan Nael tanp ekspresi yang jelas. Tangan mereka masih setia mengacungkan panah dengan simbol khusus klan tercetak di sisi panah itu.
"Siapa yang mengira anak petinggi klan bahkan berani menyeludupkan seseorang dari luar secara tersembunyi?" Crux menatap tajam ke arah dua orang yang masih dalam kondisi linglung.
Feign mendongak melihat Crux masih dalam posisi siaga, Crux jelas merupakan centaurus dengan badan yang gagah. Terlihat menakutkan di saat bersamaan.
Crux merupakan salah satu ketua dari tim keamanan klan. Jelas saja posisinya saat ini hasil dari kerja kerasnya sebagai prajurit klan dalam waktu dua puluh tahun lebih. Karena itu pula Crux sangat dihormati sebagai ketua tim keamanan di klan.
Dan Feign tidak bisa menolak fakta bahwa seorang Crux memang hebat dan ahlinya strategi di klan ini! Kenyataan mengerikan tentang dia yang hampir membuat dirinya beberapa tahun lalu sangat sebal karena dibandingkan dengan orang itu!
"Apakah kamu tahu kejahatan apa yang kamu lakukan? Pelanggaran apa yang kamu lakukan hari ini, ini bukan sekedar sesuatu yang ringan. Jelas saja ini termasuk pelanggaran berat karena menyembunyikan seseorang di saat keadaan klan saja tidak baik-baik saja!" Crux maju beberapa langkah, menatap tajam ke arah dua orang itu dengan pandangan nyalang.
Beberapa hari yang lalu salah satu agennya mengaku melihat sesuatu yang mencurigakan sedang terjadi di salah satu rumah centaurus. Siapa yang mengira orang mencurigakan itu akan menjadi Feign anak salah satu petinggi klan?
Dia tidak menyangka saja ketika salah satu ajudannya memberi jalan ke tempat yang dia curigai itu akan menjadi tempat tinggal milik seorang Feign!
Tentu saja dia kekagetannya hanya bertahan sebentar saja. Hal selanjutnya justru membuatnya sangat marah! Ketika para prajuritnya mendobrak pintu dia bisa melihat satu orang tambahan di dalam ruangan!
Ini hanya membuat dirinya sangat ingin membenturkan kepala anak petinggi klan yang satu ini. Memasukan orang tanpa izin jelas yang dia sendiri tidak yakin sejak kapan seorang Feign menyeludupkan orang di luar klan ke dalam klan dengan sangat mulus, dan bahkan dirinya sendiri tidak tahu ada oramg yang diam-diam masuk ke sini tanpa sepengetahuan dirinya!
Apalagi di kondisi sangat serius, hutan mistis tentu saja bukan hutan biasa. Curx tahu dalam. Hatinya sendiri betapa berbahayanya hutan mistis ini. Pelatihannya sebelum menjadi ketua kemanan telah mengajarkannya betapa mengerikannya hutan ini sendiri.
Dirinya telah melihat banyak hal mengerikan di sini, semua makhluk yang tidak pernah dijumpai saja juga ada di sini. Semuanya memiliki wilayah mereka sendiri. Jadi membuat masalah dengan penghuni lainnya tentu saja itu bukanlah hal baik.
Dan beberapa bulan lalu munculah rumor mengerikan tentang sosok bertopeng yang berkeliaran disekitar hutan. Kebanyakan yang bertemu katanya tidak akan mudah melarikan diri alias mati!
Itulah kenapa klan membuat peraturan baru untuk tidak mengizinkan para centaurus keluar dari wilayah klan bahkan sesenti pun! Kondisi inilah yang menjadi perbincangan serius semua orang. Tim keamanan klan pun berusaha keras untuk berpatroli sepanjang gerbang gaib untuk memastikan tidak ada orang yang keluar ataupun masuk.
Dan ternyata ada satu orang berhasil masuk tanpa sepengetahuan mereka!
"Ugh dia bukan orang yang berbahaya! Aku bisa memastikan itu!" Jawabnya berusaha keras.
"Beberapa mungkin sudah sering melihat Nael berkeliaran di sepanjang klan beberapa tahun lalu!" Ucapnya lagi buru-buru ketika melihat tatapan protes yang dilayangkan oleh Crux.
Crux menatap tajam ke arah Nael dengan pandangan menyelidik.
"Siapa dia? Tidak tahukkah betapa berbahayanya situasi hutan mistis keseluruhan? Berani menyelinap tanpa izin ketua penjaga gerbang jelas saja merupakan kejahatan besar paling serius"
Nael membelak lebar. Kejahatan apa?! Dia hanya datang ke sini karena lukanya saja hampir parah dan nyaris dirinya tidak selamat. Kenapa justru kali ini dia harus menanggung kejahatan yang dia sendiri tidak tahu di mana salahnya!
" Ku rasa ada kesalahpahaman di sini. Aku tidak berniat menyelinap" Ujarnya buru-buru. Nael tidak mungkin mengakui dirinya sendiri memang salah sebenarnya. Namun apa artinya itu? Dia hanya ingin beristirahat sementara di sini sebelum pergi ke gerbang luar hutan mistis dan menunggu yellow minibus datang dan selanjutnya dia akan pulang dengan selamat menuju kementerian!
"Lalu mengapa kami bisa menemukan kamu dengan mudah? Penjaga gerbang mana yang melihat kamu masuk ke sini tanpa izin dariku? Ayo sini katakan" Tantang Crux dengan nada keras.
Beberapa orang mengatakan dia terlalu galak dan mengerikan. Namun hanya Crux sendiri yang tahu betapa berbahayanya hidup di dunia fana ini. Apa yang dianggap teman belum tentu dia teman yang baik, dan Crux tahu itu.
Dia telah mengalami kekejaman dunia yang mengerikan di luar sana. Itu lah yang menyebabkannya sangat malas untuk hanya sekedar berbuat baik pada orang lain begitu mudah.
Apalagi manusia yang satu ini!
"Ugh begini...." Nael menggaruk rambutnya penuh kebingungan. Dia tidak tahu alasan apa yang akan dia gunakan! Karena hampir semua yang dikatakan orang ini sangat benar.
Feign buru-buru menyela, "Aku kira tidak perlu terlalu melakukan hal-hal tersebut! Nael sudah sering datang ke sini sebelumnya" Feign paling takut jika Curx akan langsung pergi dan mengatakan hal yang tidak-tidak kepada ayahnya.
Nael juga mengangguk segera, "Ya aku sering ke sini juga sebelumnya! Jadi aku sudah akrab tempat ini sebelumnya, dan tahu banyak jalan rahasia untuk menuju ke sini" Pungkasnya segera.
Dia sudah tahu banyak sebenarnya. Lebih baik untuk membuat Curx itu tahu dia sudah sangat akrab dengan tempat ini daripada mencurigainya sebagai seorang penyusup yang datang dengan maksud tertentu ke sini!
"Kamu juga tahu jalan rahasia?? " Curx memincingkan matanya ke arah Nael dengan pandangan menuduh, "Kamu bahkan memberi tahu orang luar tentang jalan itu dengan mudah! Wow sungguh beraninya kamu memberi rahasia pribadi klan pada orang yang belum tentu sebaik yang kamu pikirkan" Marahnya.
Curx baru kali ini melihat orang bodoh yang mengatakan apa yang termasuk rahasia dengan mudah pada orang luar!
Apalagi yang namanya jalan rahasia menuju klan, itu bukan lah sesuatu yang bisa disebutkan dengan mudah!
Feign panik seketika, matanya menatap seluruh prajurit yang di bawa oleh Curx dengan tatapan meminta pertolongan. Berharap saja salah satu temannya akan menyadari tataoan memohonnya!
Jangan biarkan Curx datang dengan mudah!
Lagi pula dirinya sangat tidak terima dengan peraturan itu! Nael temannya dan mereka telah mengenal lebih lama, dia sangat tahu bagaimana kepribadian sahabatnya itu.
"Nael tidak seperti yang kamu pikirkan kok!" Ucapnya dengan nada tidak terima.
"Dan kamu juga tidak punya hal lebih untuk mengatakan sesuatu dengan mudah! Pertimbangkan dulu apakah itu hanya menyangkut dirimu saja atau orang lain juga? Jika tidak jangan lakukan apapun yang merugikan klan di masa depan nanti"
Crux berkata dengan nada marah. Di satu sisi Feign merasa semakin tidak menyukai orang bernama Curx ini. Seakan semuanya berada dikendalinya dan harus selalu sempurna setiap saat!
Feign sangat membenci orang seperti itu!
"Lupakan saja! Aku tetap merasa tidak salah! Lagi pula Nael memang sering datang ke sini, ini bukan pertama kalinya dia datang ke klan kita. Jadi aku membawanya masuk itu urusanku!" Balasnya dengan sengit.
Curx menatap datar orang didepannya itu. Tatapan matanya berubah menjadi sengit seketika. Bagaimana orang-orang ini masih berani menantang dirinya ketika tahu apa yang dilakukannya memang salah?!
"Aku tidak tahu bagaimana orang sepertimu masih pantas untuk tinggal di dalam klan?! Aku hanya mengatakan ini secara fakta saja, apa yang kamu lakukan itu sudah berada di ambang batas kesabaranku. Kamu tahu salah tapi masih tidak berani mengakuinya? Apakah menjadi anak petinggi klan membuat statusmu jadi tinggi?" Corx menghela nafas pura-pura tidak berdaya lalu melanjutkan,
"Kamu sungguh membuatku kecewa Feign. Bagiku sebuah kepercayaan adalah sesuatu yang mesti dijaga, dan aku menjaga apa yang tetua klan inginkan. Namun kini aku gagal, bukankah ini seperti tidak ada artinya lagi bukan"
Feign semakin marah mendengarnya. Tidakkah Curx tahu apa yang dia katakan tadi?! Tidakkah orang itu mengerti sesungguhnya semua yang dia lakukan jelas-jelas bukan sekedar membiarkan temannya bermain-main!
Kenapa kini kesannya seperti dia telah melakukan suatu kesalahan dengan dosa besar? Kenapa ini seperti dia memang orang tidak beradab yang berani membocorkan segala jenis rahasia klan tanpa pandang bulu?
Feign kecewa seketika. Kemanusiaan pun akan hilang demi mempertahankan sebuah status bukan?
***
Cygnus menatap pintu hutan mistis dengan tercengang. Mereka sudah sampai!
Berdiri tepat di gerbang barat hutan mistis dengan berbekal tas serta beberapa alat pertahanan diri yang sudah mereka siapkan sebelumnya.
Yellow minibusnya sudah berangkat kembali menuju kementerian lima menit yang lalu, yang berarti tidak ada lagi kesempatan bagi mereka untuk pulang menuju kementerian. Misi akan berjalan setelah ini, entah apakah mereka bisa bertahan lalu pulang dan memberikan informasi valid pada kementerian atau bisa saja mati terlebih dahulu sebelum bisa menyampaikan sesuatu yang berguna.
Canopus disebelahnya terus menerus berceloteh selama perjalanan tadi berlangsung. Canopus mengaku akan berbicara lebih keras apabila dia merasa dalam posisi gugup dan khawatir karena kecemasan berlebihannya.
Dia tidak berhenti hanya untuk sekedar mengatakan beberapa barang di sekitar nya. Cygnus dengan berat hati membalas semua pertanyaan Canopus yang tidak ada habis-habisnya! Padahal dia sendiri berada dalam posisi sangat gugup dan takut dalam waktu bersamaan!
"Ugh katakan di mana goblin yang menjadi supir yellow minibus milik Nael dan teman-temannya" Keluh Canopus setelah melihat bis berwarna kuning yang akrab bagi mereka berdiri beberapa meter sebelum gerbang hutan mistis.
Bis inilah yang digunakan Nael dan teman-temannya untuk pergi saat misi berlangsung beberapa hari yang lalu! Kini kondisinya tampak seperti bis yang jarang digunakan karena lapisan debu menumpuk di kaca bis tersebut.
Cygnus mengecek terlebih dahulu ke arah kemudi dan tidak bisa menemukan elf akrab yang biasanya menjadi supir bis ini. Justru keseluruhan seperti bis yang ditinggalkan!
"Kemungkinan besar mereka hanya akan muncul bila dipanggil saja" Cygnus menunjuk ke arah tombol back dalam mobil. Jika begitu maka artinya goblin elf sedang dalam masa liburan!
Umumnya ada dua jenis yellow minibus milik kementerian. Yang pertama bis akan segera pergi setelah mengantarkan orang dalam misi dan yang kedua bis akan tetap berada di tempat, namun bedanya goblin elf akan berteleportasi ke mana pun dia mau dan hanya akan mucul apabila disuruh kembali dengan cara memencet tombol back.
Dan bis ini jelas saja model kedua!
Kementerian cukup murah hati saat itu
"Apakah mereka benar-benar sedang dalam kondisi berbahaya di dalam sana?? " Tanya Canopus sembari berpikir keras.
"Tentu saja jika tidak kementerian tidak akan memutuskan untuk mengirim tim dadakan segera" Jawabnya.
Keduanya menatap gerbang dengan pandangan tidak dapat dijelaskan. Gerbang ini bahkan sudah terlihat mengerikan dari jarak sejauh ini. Terlihat suram tanpa kehidupan, penuh dengan aura mengerikan yang tidak dapat dijelaskan.
"Apakah kamu siap" Tanya Cygnus menoleh ke arab Canopus.
Canopus menatap depan lalu dia menghela nafasnya kasar, "Tentu saja harus bukan?"