'Kalau Anda memang dapat menghubungi mereka selama tiga tahun, mengapa baru sekarang?' Wartawan itu menurunkan sedikit alat rekamnya. 'Apakah pengakuan ini hanya karena video anak Anda sudah tersebar?'
Peter menunggu sampai pertanyaan selesai meskipun jawaban pembelaan telah muncul lebih dahulu dalam pikirannya. Ia dapat menyebut pertemuan yang dimulai sebelum foto beredar. Itu benar, tetapi tidak mengubah panjang waktu sebelumnya. Ia mengatakan komunikasi dengan keluarga telah mulai diusahakan sebelum gambar tersebut muncul, lalu berhenti sebelum kalimat itu berubah menjadi tuntutan agar orang menilainya lebih baik.
'Penyebaran itu membuat pertanyaan publik tidak dapat saya hindari lagi. Tetapi alasan saya terlambat menghubungi keluarga tetap karena saya menghindar. Saya malu, takut menghadapi kemarahan mereka, dan memilih menunda. Itu menjelaskan pilihan saya, bukan membenarkannya.'
Pertanyaan berikutnya menyebut Anne. Wartawan itu ingin mengetahui apakah mantan manajernya melarang pernikahan diumumkan dan apakah Peter kini hendak menyalahkan perempuan tersebut atas semuanya. Peter melihat beberapa orang mengarahkan alat rekam lebih dekat. Nama Anne dapat dengan mudah mengubah sesi menjadi perseteruan yang menarik, sementara Sabelle serta Shalter kembali menjadi alasan di belakangnya.
Ia menjelaskan bahwa Anne sudah tidak menangani pekerjaannya. Ada persoalan pengelolaan komunikasi yang telah diperiksa dan ditindaklanjuti. Namun Peter sendiri menyerahkan penguasaan teleponnya pada masa keberangkatan dan menerima jarak dari keluarganya sebagai jalan yang memudahkan dirinya. Setelah itu ia mempunyai sarana lain untuk menghubungi mereka. Tidak ada orang yang dapat dipakainya untuk menghapus tanggung jawab atas tiga tahun tersebut.
'Apakah berarti semua yang dikatakan Anne tentang perempuan yang mendatangi kantor itu salah?'
'Saya tidak akan membahas setiap kejadian pribadi Sabelle di sini. Yang perlu saya luruskan adalah anggapan bahwa dia orang asing tanpa hubungan dengan saya. Anggapan itu salah. Saya sudah mengatakan hubungan kami yang sebenarnya.'
Penghubung mengingatkan bahwa sesi tidak menerima pertanyaan tentang identitas anak. Seorang wartawan tetap bertanya apakah anak tersebut mengetahui bahwa Peter ayahnya sejak kecil. Peter menjawab singkat bahwa hubungan mereka bukan sesuatu yang perlu dibuktikan dengan menghadirkan putranya. Ia tidak menguraikan percakapan di rumah, panggilan yang pernah gagal, atau siapa yang dipanggil anak itu ketika sedang sedih.
Ada jeda ketika mikrofon dipindahkan. Peter mengambil air, meneguk sedikit, lalu meletakkan gelas tanpa menunggu tangan berhenti gemetar. Kini ia mengerti betapa mudahnya menjadikan sebuah kenangan kecil sebagai jawaban yang disukai orang. Cerita tentang pelukan akan terdengar hangat. Cerita tentang anak menunggu akan memperlihatkan penyesalan. Keduanya tetap bukan miliknya seorang untuk dijual sebagai bukti perubahan.
'Anda masih menyebut istri. Apakah sekarang tinggal bersama lagi?'
'Saya tidak mengumumkan pemulihan hubungan perkawinan. Kami mempunyai pembicaraan yang harus dijalani sendiri. Saya sedang berusaha memenuhi tanggung jawab kepada anak saya. Itu tidak membuat saya berhak menentukan keputusan Sabelle sebagai pasangan.'
'Jadi dia belum memaafkan Anda?'
'Saya tidak akan memberi jawaban atas nama perasaannya.'
Jawaban pendek itu menimbulkan suara beberapa orang sekaligus. Penghubung meminta satu pertanyaan setiap giliran. Peter menahan keinginan menambahkan sesuatu supaya tidak terdengar dingin. Sabelle sudah mengatakan bahwa persetujuan pengakuan bukan persetujuan atas semua tindakannya. Ia dapat membawa batas tersebut ke ruangan ini tanpa membacakan percakapan pribadi mereka.
Seorang wartawan lain mengangkat soal pekerjaan. Beberapa promosi selama ini memakai gambaran Peter yang bebas dari hubungan keluarga. Apakah pihak yang bekerja dengannya telah diberi tahu, dan apakah ia siap kehilangan kerja sama? Pertanyaan itu membuat Peter memandang penghubung sesaat. Di luar ruangan, pembicaraan mengenai kewajiban pekerjaan masih berlangsung dan belum semuanya mempunyai hasil.
Ia mengatakan orang yang menangani pekerjaannya sedang menghubungi pihak terkait. Tidak semua keputusan dapat diumumkan sebelum pembicaraan selesai. Ia tidak menjanjikan seluruh kerja sama akan bertahan, juga tidak mengklaim semua orang telah menerima keadaan dengan baik. Bila ada informasi keliru yang diberikannya, ia harus ikut membereskan akibatnya melalui pembicaraan yang semestinya.
'Saya tetap ingin bekerja sebagai penyanyi. Saya juga tidak dapat melanjutkan pekerjaan dengan berharap keluarga saya kembali menjadi rahasia yang harus dijaga anak saya.'
Pertanyaan terakhir mencoba meminta foto pernikahan. Alasannya terdengar sederhana: bukti tersebut akan mengakhiri keraguan. Peter merasakan udara keluar lebih lambat dari dadanya. Ia telah membayangkan pertanyaan itu saat latihan, tetapi mendengarnya langsung tetap membuat penolakan terasa lebih berat daripada menyerahkan selembar gambar dan memperoleh kelegaan sementara.
'Saya tidak akan memberikan foto atau dokumen pribadi keluarga untuk disebarkan. Pernyataan tentang status saya dapat ditujukan kepada saya. Keraguan publik tidak otomatis memberikan izin membuka kehidupan orang lain.'
Sesi ditutup setelah penghubung memastikan tidak ada perubahan pada informasi keluarga yang disepakati. Peter berdiri tanpa tersenyum untuk deretan kamera. Tidak ada tepuk tangan yang diminta. Saat pintu ruang tunggu tertutup, ia duduk dan membiarkan kelelahan datang, sementara penghubung menyampaikan bahwa sejumlah permintaan wawancara lanjutan sudah masuk.
Salah satunya menawarkan percakapan panjang malam itu juga. Peter meminta rincian tertulis sebelum menyanggupi, termasuk pokok pertanyaan serta waktu yang diperlukan. Ia tidak ingin rasa lega karena telah bicara berubah menjadi kesediaan menerima setiap panggung, lalu kembali menyisihkan orang yang baru saja disebutnya penting.
Peter meminta agar tidak ada yang dijawab dengan menawarkan kehadiran Sabelle atau anaknya. Ia kemudian membaca ringkasan yang akan diteruskan melalui jalur keluarga. Nama depan disebut sesuai izin. Tidak ada identitas anak diberikan. Tidak ada pengumuman rujuk. Setelah memeriksa hal itu, ia menyetujui pengiriman kabar tanpa menyertakan pujian atau makian yang mulai memenuhi layar.
Sore itu Sabelle menerima ringkasan saat sedang membereskan pekerjaan. Ia membacanya sampai selesai, lalu menaruh telepon. Pengakuan telah benar-benar diucapkan. Ia belum tahu apa yang akan berubah esok, tetapi tidak harus menjawab semuanya hari ini. Di ruangan lain Peter membuka jadwal berikutnya, mencari waktu yang telah dijanjikan kepada putranya. Setelah sesi besar berakhir, tanggung jawab paling dekat tetap datang dalam bentuk janji kecil yang harus ditepati.