Alana pun penasaran, siapakah yang mengunjungi nya malam ini, Ale pun katanya tidak tau,tapi kata Ale dia laki -laki.
cklek...
pintu terbuka
"wahh bro ternyata kau memang lagi di Yogya juga " ucap seorang laki - laki yang tiba -tiba menjabat tangan Lana.
"oh ternyata kamu Delvin... apa kabar bro, gimana karier mu?" tanya Alana.
"alhamdulilah baik na, ini juga aku udah keterima jadi chef di resto bintang lima" ucap Delvin menyombongkan diri.
"wehh udah sombong nih yaa" ucap Lana.
mereka duduk di kursi rotan di depan villa itu.
" ga ah bro... kamu gimana udah sukses?" ucap Delvin.
"udah dong bro" ucap Alana.
" trus hubungan kamu sama Bryan gimana?, udah punya momongan belum?, maaf ya aku ga datang pas pernikahan mu 1 tahun lalu" ucap Devin.
"ah gapapa... Sans aja lagian itu cuma perjodohan kok bro, masalah momongan... bukan nya na ga mau tapi yaa kamu tau sendiri Bryan orang nya gimana kita udah kenal dia dari SMP bukan?, apalagi sekarang dia udah balikan sama Mira" ucap Alana sendu.
" hahh!... what !! , maksud nya Mira mantan nya dulu itu?, dia selingkuhin kamu bro??... wah... wah... wahh ga bener nih ini kudu di adukan ke orang tua kalian nihh" ucap
Devin.
"udah gausah, ayah nya Bryan sudah tau kok semua kelakuan Bryan mulai dari Bryan sering ke hiburan malam dengan Mira, Mira yang pernah datang ke rumah ku, trus Kelly bilang kalau Bryan sedang kerja sama dengan Abi untuk proyek pembuatan rumah untuk Bryan yang tak jauh dari kebun karet Apak(ayah) ku" ucap Lana.
"trus kamu masih pengen bertahan sama dia?, aku aja kalau istri aku kaya gitu mungkin aku udah ceraikan dia" ucap Devin.
" istri mu kan cewe bukan cowo,atau jangan - jangan kau kaya masa SMP dulu lagi yaa?" ucap Alana menaik turun kan alis nya sambil tersenyum jahil.
"maksud nya na?" tanya Delvin.
"yahh udah ga inget padahal lu pernah bilang ke gw ga salah pas SMP lu pernah bendera pelangi" ucap Alana pada Delvin.
"yaa itu kan hanya b... bercanda bro, ah iyaa bercanda" ucap Devin.
"Btw nanti datang ke resto tempat ku bekerja yaa, atau berkunjung ke rumah ku" ucap Delvin.
"iya kalo sempat gw bakal ke sana kok bro, ngomong - ngomong anak mu udah usia berapa bro?" ucap Alana.
"ah dia masih 2 tahun, namanya Raka" ucap Delvin.
"oo anak lu laki - laki?" tanya Lana.
"iyaa... btw aku pulang dulu yaa. ini lokasi rumah ku udah ku share ke grup alumni, mana tau temen - temen yang lain ada yg bakal berkunjung " ucap Delvin.
"ok Vin... hati - hati di jalan yaa titip salam ku buat Caca istri mu" ucap Lana.
"iyaa bro" ucap Delvin.
Sekedar info, Delvin adalah teman dekat Alana sewaktu SMP.
Jadi mereka itu dulu satu circle 5 cowo dan 6 cewe, dan salah satu dari mereka yaa Delvin dan Kelly.
sedangkan circle anak kelas sebelah, ah lebih tepat nya circle Bryan ada 4 cewe dan 8 cowo termasuk itu ada Abi di sana.
Bryan side...
saat ini, bryan pulang dari kantor nya. Ia terlihat lelah, ia masuk ke dalam rumah, ia pulang sendiri hari ini.
Bryan POV...
aku memasuki rumah ini, ku lirik ke arah ruang makan, meja kosong.
ah aku hampir lupa, Alana sudah berangkat ke Yogyakarta beberapa jam lalu.
ku lirik jam di dinding yang masih menunjukan pukul 20:45 wib.
ia berjalan menuju tangga berniat melangkah ke kamar tidur nya.
tiba - tiba terdengar suara bel rumah yang di bunyikan dari luar.
"siapa yang datang pukul segini" ucap ku.
Aku pun berjalan ke luar dan meletakan tas kerja ku yang tadi ku pegang di atas meja ruang tamu.
"maaf ada apa ya?" tanya Bryan pada tamu yang datang.
"maaf pak... tadi saya ingin meminjam sepeda bapak untuk pergi ke supermarket depan sana pak" ucap tetangga ku yang ternyata meminjam sepeda ku yang di berikan Mira sebagai hadiah ulang tahun ku tahun lalu.
"ah iya silahkan pak, tapi hati - hati ya pak" ucap ku sambil tersenyum.
"terimakasih pak Bryan saya pergi dulu yaa" ucap tetangga ku yang berlalu membawa sepeda ku.
aku pun menutup pintu,berjalan menuju ke ruang tamu mengambil tas kerja ku dan masuk ke kamar.
cilik...
Bryan membuka pintu kamar,serasa ada yang kurang di sini.
"biasanya perempuan itu selalu menunggu kepulangan ku sambil rebahan di sini, namun dia malah mengabaikan ku seminggu penuh. Dan akan ke Yogyakarta juga selama seminggu, kalau di hitung hitung sudah hampir 1 minggu aku jarang bertemu dengan nya" ucap ku yang meletakan tas kerja ku di bibir kasur,aku mengambil handuk dan mandi.
skip selesai mandi...
aku turun ke bawah menuju dapur berniat memeriksa kulkas perut ku sudah keroncongan sedari tadi, berharap Alana masih meninggalkan beberapa makanan di kulkas
"ah ternyata Lana membeli pasta instan kemarin,bahkan aku tidak tau" ucap Bryan karena kemaren dia makan dengan Mira di restoran.
Bryan tersenyum kecil melihat secarik kertas yang tertempel pada salah satu kemasan.
'aku tak yakin kau akan memakan masakan ku, jadi aku membeli beberapa makanan cepat saji untuk kau makan ,jikalau kau mau jika tak mau yasudah aku juga tak masalah, tetapi kau harus makan kalau kau sakit nanti kekasih mu itu akan datang juga ke rumah ku,aku muak melihat nya, ah iya kalau kau ingin memakan nya hangatkan lah dulu di microwave'(Alana).
"Ah diam - diam ternyata dia perhatian juga, tapi tunggu dia pasti cemburu kalau aku membawa Mira ke sini" ucap Bryan.
hey bry kau sungguh tak pernah berfikir. wanita mana yang Takan panas melihat suaminya membawa wanita lain ke rumah nya, mana rumah itu rumah istri nya lagi.
Bryan bingung mencari microwave. hahh ingat man ia tak terlalu sering ke dapur sekali - kali ke dapur yaa menuju kulkas saja untuk mengambil beberapa cola, dan buah.
Ia jarang bahkan mungkin tak pernah makan di rumah ini kecuali kemaren sewaktu dia memesan pizza.
Selebihnya dia akan makan di restoran ataupun warteg dekat sini, karena Bryan bukan orang yang ribet soal makan apalagi bibi nya ,adik dari ibu nya memiliki rumah makan nasi Padang di dekat kantor nya jadi ia sering ke sana tentu saja tanpa Mira. Bisa- bisa bibi nya itu curiga pada nya dan melaporkan itu pada bang izan, cukup kemaren dia mendapat amukan bang izan, ia tak mau bang izan kembali dari Jepang hanya untuk masalah rumah tangga nya itu.
Bryan POV end...
Di sisi lain.
"baik sayang aku akan ke sana menemui mu" ucap seseorang melalu panggilan telepon nya...