Setelah selesei adegan kamar mandi usei di dalam apartemen Raka
Menjadikan pengalaman pertaman bagi tiyara bercinta dengan laki laki
Setelah sore itu tiyara di antar Raka untuk pulang sebelum sang nenek juga kembali dari tempat kerjanya
" mas bro ngak duduk dulu di rumah to
" kenapa ? apa kamu mau cium mas lagi
" ya kalau mas bro mau tiyara cium sini
Tiyara mulai berani menggoda raka
" ya maulah
Akirnya Raka pun turun dari mobilnya dan duduk di teras bersama tiyara sambil makan camilan yang mereka beli saat di jalan tadi
Dan beberapa menit berlalu mobil jemputan yang biasa antar jemput nenek pun datang
Semua yang berada di mobil pun melihat keberadaan Raka
Dan semua pada kagum dengan ketampanan Raka yang benar benar sempurna di mata mereka
Bahkan di desa itu tak akan ada yang bisa menyainginya meski anak orkay di desa itu
" nek bakal cucu mantumu ya gantengnya kaya Arjuna
" kalian ini ada ada saja, dia pemilik lahan di depan itu
" apa ! jadi dia anak pemilik lahan yang akan dibuat Fila itu, pantes anaknya orang kaya raya Yo gantengnya ngak ketulungan.
Nenek pun meninggalkan mereka yang masih terkagum kagum sama peraupan wajah Raka yang memang ganteng banget
" nek nanti hadir kan di pengantin anak pak bos
" kalau ada teman e
" nanti lho di jemput sama joni
" iya to Jon
" iya nenek tadi kan bos udah memerintahkan gitu pokoknya jam 6 harus udah dandan jadi aku datang tak usah nunggu lama
" ya udah kalo gitu buruan kalian sana pulang !
Dan mobil itupun berbalik arah dan pergi dari hslaman rumah nenek tiyara
Melihat itu Raka pun menyapa nenek tiyara
" nenek !
" den Raka udah lama ?
" belum nek, baru aja
" kok kebetulan kalo gitu den Raka bisa temani tiyara dulu ya nanti, nenek ada undangan pengantin di pak Burhan bos nenek
" oh iya nek ,nek apa boleh tiyara saya bawa ke apartemen Raka di kota ?
" kalo tiyara nya mau ngak papa soalnya nenek nanti mungkin agak malam ,soalnya kalau diajak pasti tiyara Ndak mau juga
" nek tiyara udah besar, malu kan kalo ikut kondangan kayak anak kecil aja ,iya nek aku minta ijin ikut mas bro boleh kan ? lagian ujian udah selesei kok
" ya udah terserah tiyara ikut nenek apa ikut den Raka ?
Tiyara senang di perbolehkan sang nenek untuk pergi bersama Raka
" baik nenek ijinkan tapi ingat tiyara ngak boleh macam macam sama mas Raka ya apalagi merepotkan mas Raka
" ngak papa nek
" kalo gitu den Raka saya titip kan tiyara pada mas Raka
" baik nek
" kalau ada baik buruk tiyara den Raka yang bertanggung jawab
" iya nek Raka mengerti
Dalam hati Raka senang nya minta ampun tiyara di ijinkan ikut Raka malam itu dan setelah tiyara mandi Raka mengajak tiyara lagi pulang ke apartemen nya
" nek tiyara ke tempat mas Raka ya
" iya sayang hati hati ngak boleh nakal ya
" iya nenek
Raka dan tiyara pun berpamitan sama sang nenek untuk pergi sebelum nenek juga pergi
Raka mengendarai mobil mewah nya dengan pelan sebelum memasuki jalan beraspal di depan sana
Dalam mobil Raka menggenggam tangan Tiyara dan mencium nya
" sayang kamu mau kemana dulu ?
" kemana ? ngak tahu, eh mas bro kok hujan
" iya ! kita ke apartemen saja ya
" iya tapi tiyara belum makan malam lapar.
Raka membelokkan mobilnya untuk pesan Kentucky
" sayang Kentucky mau ?
" iya tiyara mau, enak ya
" emang kamu belum pernah makan ?
" belum !
" ya udah mas pesankan ya ,kamu di mobil aja.
Raka pun turun dari mobil sementara tiyara masih berada dalam mobil karena hujannya juga lumayan deras
Setelah dapat pesananya Raka pun kembali ke mobil sambil hujan hujanan
Mereka pun kembali meneruskan perjalanan ke apartemen Raka di kota
" mas bro hujannya kenapa deras sekali ya
" makanya kita ke apartemen aja
Mereka pun sampei ke tujuan dan hujannya malah semakin deras
Setelah sampei apartemen tiyara mengistirahatkan tubuhnya di sofa
" mas bro kok dingin sih
" tunggu mas lihat Ac-nya dan mas kurangi tekanan udaranya
Setelah hawa dingin berkurang mereka duduk bersama di sofa ingin memakan Kentucky tapi Raka merasa ngak nyaman dengan baju yang agak basah tadi karena kehujanan
" sayang mas ganti baju dulu ya kamu terusin makanya
" iya ,kenapa harus ganti sih mas bro ,lepas aja terus bajunya di keringkan
" kamu ya pengen lihat mas telanjang lagi ya
" apaan !
Raka melepas baju dan celana begitu saja di hadapan tiyara dan hanya menyisakan celana dalam saja
Raka mendekati tiyara yang asik makan Kentucky
Raka malah mendekap tubuh tiyara dari belakang
" mas bro tiyara lagi makan
" ya terusin makanya mas bro akan bikin kamu tambah nikmat makanya
" Geli tahu
Raka terus menyesap leher tiyara dengan penuh nafsu sampei tiyara tak jadi makan
Dan malah menikmati setiap ciuman dari bibir Raka yang begitu nikmat bagi Tiyara
Tangan tiyara mencengkram erat rambut Raka yang terus menciumi lehernya sambil tanganya merambat ke bukit kembar tiyara
Tiyara semakin menggelinjang keenakan
Bibir nya terus mendesis seperti ular tak kala sebuah remasan terhadap bukit kembarnya terasa mengusiknya
Pelan tapi terus menerus hingga tak sadar baju Tiyara juga terlepas begitu saja,
Bahkan badan tiyara udah berada di bawah kungkungan tubuh Raka
Dan beberapa menit kemudian tubuh Raka udah berjongkok memakei lututnya di depan kedua paha tiyara yang terbuka tanpa sehelai benang pun menutupinya
Di tepian sofa wajah raka mulai terbenam dalam pusaran kenikmatan diantara kedua paha tiyara yang berada di atas sofa dengan mata terpejam
Karena sensasi nikmati rasa yang di berikan dalam setiap permainan lidah dan bibir Raka pada organ intimnya.
Kadang kadang tiyara menahan jeritan kenikmatan itu
Desahan demi desahan keduanya seperti tak terpengaruh oleh hujan yang begitu deras malam itu
Dan panggilan sayang dari Tiyara yang pelan dan manja tapi menggoda malah membuat Raka semakin ingin memuaskan sang kekasih pujaan hatinya
Satu desahan dengan tubuh mengelinjang tiyara pun mencapai puncaknya o*****e
Karena kenikmatan yang luar biasa itu tiyara semakin tak tahan ingin juga melakukan sesuatu yang belum pernah dia lakukan saat ini
Tiyara mendadak bangun dan mulai bereaksi untuk membalas permainan Raka yang semakin panas
Tiyara mengalungkan tangannya pada leher Raka dan mulai membalas ciuman demi ciuman bibir Raka yang sudah beralih pada bibir tiyara juga
Mendapat balasan dari sang kekasih membuat Raka juga semakin ganas dalam permainannya bahkan mereka saling mendominasi permainan sampei pada puncaknya
Bahkan Raka yang udah tanpa celana dalam pun membiarkan rudalnya Terlumat oleh bibir tiyara yang memaju mundurkan rudal Raka, di dalam mulutnya
Tiyara semakin lihai dalam permainan itu sampei Raka pun mendesah tak karuan menahan kenikmatan yang luar biasa yang di berikan dalam permainan karaoke tiyara
" Aaaauh....tiyara sayang mas tak tahan terus ...sayang !
Raka benar benar tak bisa menahan kenikmatan itu sampei junior nya menyemburkan lahar putih memenuhi rongga mulut tiyara
Tiyara yang memang belum mengerti apa itu yang keluar dari rudal raka malah merasakan mual
" Hoek...mos bro apa ini !
Raka yang melihat itu Langsung meraih baju tiyara yang saat itu berada dekat dengannya dan berusaha membersihkan cairan kental itu dari mulut tiyara yang mulai mual karenanya
" sayang kamu ndak apa apa ?
" mas bro ngak enak, uhuek !
" maaf sayang aku mengeluarkan calon anak kita di mulut mu
Raka memeluk tubuh tiyara dengan erat dan terus dengan menciumi rambut tiyara yg berderai indah
" mas bro kok bilang calon anak ,emang calon anak kaya gitu ya
" iya itu yang namanya s****a sayang kalau itu sampei masuk ke rahim kamu dan membelai sel telur yang ada dalam rahim kamu akan jadi embrio
" anak !
" iya
" oh gitu ,tapi tadi ada yang ke telan gimana ?
" ya ngak papa dia ngak jadi anak kalo masuk dari mulut karena tidak masuk dalam rahim kamu ,masuknya ke lambung kamu .
" terus kalau ke rahim lewatnya mana ?
" lewatnya dari sini !
Raka malah memegang alat organ intim tiyara dan meremas nya pelan dan membisikkan sesuatu
" gimana nikmat kan ?
Tiyara pun merasakan kenikmatan itu dengan menggigit bibirnya sendiri
" auhsss !
Dengan tanganya mencengkram rudal Raka yang kebetulan tepat di bawah tangan tiyara sambil berbicara pelan dengan sedikit desahan manja
" kenapa ndak masukkan ke rahim aku biar jadi anak
" sayang belum waktunya nanti kalo kita udah menikah baru mas masukan lewat sini tapi rasanya agak sakit tapi kamu ngak boleh menolak karena mas cuma ingin kamu yang jadi ibu dari anak anak mas nanti
Raka terus memeluk tiyara sambil mencium pipinya
Dan tiyara tak pernah menolak bahkan tiyara juga ikutan memeluk tubuh Raka
" sayang malam ini tidur sama mas ya soalnya hujannya belum berhenti mau kan ?
" iya tapi makan dulu sekarang Tiyara masih lapar mas Raka
" iya sayang ,tapi kita mandi dulu ya
Merekapun mandi bersama sebelum makan.
" mas bro ngak punya nasi ya aku pengen nasi masak Kentucky aja kan ndak kenyang tiyara.
" ok gimana kalo kita keluar cari makan di luar kamu mau
" tapi kan hujan mas bro !
" kita kan bawa mobil apa bisa kehujanan ,udah kamu pakai kaos mas dan celana dulu baru nanti mas belikan baju di mol
Tiyara pun tak menolak dan memilih baju Raka untuk dia pakai
Sementara celananya punyanya sendiri yang kebetulan tidak kotor
Dan Raka juga hanya memakei kaos oblong dan celana pendek
Setelah selesai berganti mereka pun menuju basemen untuk mengambil mobil sebelum berangkat menuju sebuah mol terbesar di kota itu untuk cari makan
" mas bro kita kemana cari makanya hujan gini apa ada yang buka ?
" Raka tak menjawab membuat tiyara keki dan mencubit paha raka pelan
" auh apa sayang ?
" mas bro ngapain mas bro melamun .
" sayang mas ngak melamun lihat di luar kayaknya akan ada banjir banyak genangan air di mana mana yang mulai naik tu lihat iyakan
Raka menunjuk ke arah jalanan
Tiyara pun melihati di luar mobil lewat jendela benar saja air di jalanan mulai meninggi
" mas bro gimana kalo banjir kita kemana ? kalo aku tahu akan banjir aku ngak usah minta nasi tadi .
Tiyara terlihat menyesali kemauannya tadi yang minta makan nasi
Raka yang paham omongan tiyara melihat tiyara tak tega
Raka Langsung meraih tangan tiyara dan di genggam erat dan mencium nya dan berkata
" sayang kamu jangan cemas mas tak akan biarkan kamu kenapa napa
" tapi mas bro
" ngak papa ,oh iya kita pulang aja ke rumah nenek gimana ? nanti nenek malah mencari cari kita, kasian kan
" iya deh pulang aja, kerumah nenek aja ,tapi ngak usah cari makan aja udah malam juga kan.
Akirnya Raka langsung tancap gas menuju desa tiyara yang juga terlihat hujannya masih deras sekali
" kayaknya disini juga hujan mas bro
" iya,
Raka terus melajukan mobilnya dan melewati jembatan yang terlihat airnya udah hampir melewati di atas jembatan
" mas bro lihat airnya udah mulai di atas jabatan
" iya sayang untung kita udah melewati nya
Tiyara dan Raka melintasi jembatan itu agak ragu ragu tapi Raka sebisa mungkin tenang agar tiyara tak ketakutan
Dan mereka pun udah melewati jembatan dan udah berada di jalan yang agak menanjak
Beberapa menit kemudian terdengar suara gemuruh seperti air bah
Dan benar saja air yang tidak terduga menyembur dari sungai yang mengalir seperti deburan ombak di pantai menyapu pesisir begitu cepat dan mengerikan
Jembatan yang baru saja dilewati mobil mereka terseret menerjang pepohonan di sekitarnya dan beberapa orang pengendara juga melihat itu
Raka menghentikan mobilnya karena terdengar suara warga di sekitar berteriak teriak
" mas bro apa yang terjadi
" ngak tahu sayang
Malam yang hanya terdengar suara hujan itu pun sekarang bertambah ramei orang orang yang berhamburan keluar rumah untuk melihat keadaan banjir bandang tersebut
Bahkan beberapa rumah juga ikutan hanyut terbawa air bah tadi
" sayang tuhan masih menyayangi kita, saat kita menyebrang tadi air belum sampei tiyara sayang.